RadarBanyuwangi.id - Perasaan haru dan bahagia tak terlukiskan di hati Rikardus Rasawatu, seorang petani asal Desa Manusak, Kabupaten Kupang, ketika menerima undangan dari Menteri Agama RI untuk mengikuti Misa Agung bersama Paus Fransiskus di Jakarta.
Undangan tersebut tiba-tiba datang sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya sebagai umat Katolik yang aktif dalam pelayanan gereja.
Rikardus yang selama ini menjalani hidup sederhana bersama istri dan lima anaknya, tak pernah menyangka akan mendapatkan kesempatan istimewa ini.
Sehari-hari, pria berusia 55 tahun ini bekerja mengelola kebun dan sawah miliknya yang menghasilkan jagung, padi, dan sayuran.
Meskipun hidupnya penuh keterbatasan, Rikardus selalu mengutamakan pelayanan di gereja tanpa mengharapkan imbalan apapun.
Undangan itu menjadi jawaban atas doa-doa yang selama ini ia panjatkan, terutama untuk istrinya yang sedang menderita stroke.
Dengan penuh rasa syukur, Rikardus berharap bisa membawa intensi khusus dalam Misa bersama Paus Fransiskus, termasuk memohon kesembuhan untuk sang istri.
Rikardus telah berangkat ke Jakarta dengan semua biaya perjalanan dan akomodasi yang telah disiapkan oleh Ditjen Bimas Katolik.
Momen ini bukan hanya menjadi hadiah istimewa bagi Rikardus, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengabdian dan kebaikan hati yang tulus akan selalu mendapat balasan dari Tuhan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi