Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Udeng Banyuwangi Made In Kemiren Dikenakan Sri Paus Fransiskus

Syaifuddin Mahmud • Jumat, 23 Agustus 2024 | 15:31 WIB

KEJADIAN LANGKA: Romo Fadjar Soekarno memasangkan udeng kepada pimpinan tertinggi Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus di Vatikan pada Rabu lalu (21/8).
KEJADIAN LANGKA: Romo Fadjar Soekarno memasangkan udeng kepada pimpinan tertinggi Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus di Vatikan pada Rabu lalu (21/8).
Radarbanyuwangi.id - Udeng Banyuwangi produksi Desa Kemiren makin mendunia. Kali ini penutup kepala khas Banyuwangi itu dikenakan oleh pimpinan tertinggi Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus di Vatikan pada Rabu lalu (21/8).

Yang menarik, udeng tersebut dipasangkan oleh Romo Fadjar Tedjo Soekarno Pr yang pada tahun 2006 hingga 2012 pernah bertugas di Paroki Maria Ratu Damai Banyuwangi.

Saat memasangkan udeng tersebut, Romo Fadjar yang kini bertugas di Keuskupan Malang mengenakan pakaian khas Oseng warna hitam. Tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan bertemu Sri Paus, apalagi sampai bersedia mengenakan udeng khas Oseng.  

Saat Romo Fadjar bertugas di Banyuwangi, dia sangat diterima dengan tangan terbuka oleh komunitas Oseng di Desa Kemiren. Karena kedekatan ini, Romo Fadjar kerap terlibat dalam setiap kegiatan ider bumi dan dinobatkan sebagai warga kehormatan Kemiren.

Selama di Banyuwangi Romo Fadjar sangat dekat dengan Setiawan Subekti selaku pemilik Sanggar Genjah Arum, Kemiren. Iwan yang juga tester kopi internasional sangat peduli dengan budaya Oseng. Di sanggarnya itu, tamu-tamu penting dari level pusat kerap melepas penat untuk ngopi.

Tak sedikit para pejabat tinggi pemerintahan dinobatkan sebagai warga kehormatan Kemiren. Mulai Jenderal Dudung Abdurahman yang saat itu menjabat sebagai Kasad, Menko Marves Luhut Panjaitan, para menteri, hingga kapolda Jatim.

Iwan juga sangat dekat dengan Romo Fadjar yang saat ini bertugas di Keuskupan Malang. Nah, sebelum berkunjung ke Vatikan, Romo Fadjar menghubungi Iwan Subekti untuk menyiapkan udeng. ”Coba tanya ke Pak Iwan ya. Beliau yang paham soal udeng, saya masih sibuk,” ujar Romo Fadjar.

Iwan Subekti membenarkan kalau udeng yang dikenakan pimpinan tertinggi Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus di Vatikan berasal dari Kemiren. Udeng dipilih motif yang paling bagus dengan kualitas bahan yang bagus pula. Ada lima udeng yang dibawa Romo Fadjar ke Vatikan. 

”Saya sampai tidak tidur untuk menyiapkan udeng tersebut. Ini kejadian sangat langka, udeng khas Kemiren dikenakan oleh pimpinan tertinggi Gereja Katolik dunia. Selain dikenakan oleh Bapa Suci Paus Fransiskus, udeng juga dikenakan oleh Dubes Besar RI untuk Takhta Suci (KBRI Vatikan) Michael Trias Kuscahyanto,” ujar Iwan dihubungi tadi malam (22/8). 

Iwan merasa bangga budaya Oseng menggaung sampai level dunia. Setelah mengenakan udeng, Bapa Suci Paus langsung mengucapkan terima kasih untuk masyarakat adat Oseng.

”Kata Romo Fadjar, Bapak Suci Paus sangat tertarik dengan udeng khas Oseng. Sekali lagi ini kejadian langka. Bapa Paus sangat konsen pada manusia dan budaya maka beliau meminta saya untuk memasangkan udeng,” kata Iwan menirukan ucapan Romo Fadjar.

Pada Rabu (21/8) pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama menemui Sri Paus di Vatikan. Kunjungan bersejarah dilakukan ke Vatikan untuk memulai kampanye Dokumen Abu Dhabi.

Kunjungan dipimpin oleh Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin dengan melibatkan sejumlah pemimpin organisasi pemuda lintas iman lainnya.

Rombongan terdiri dari Ketua Umum Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat MP Sinurat, serta Ketua Umum Pemuda Hindu (Paradah) I Gede Ariawan. Hadir pula dalam rombongan Romo Fadjar Tedjo Soekarno Pr yang bertugas di Keuskupan Malang. 

Pada tanggal 3 September 2024 nanti, Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia. Kedatangan pemuda lintas agama ini seperti menjemput kedatangan Paus ke Indonesia.

Kunjungan pemuda lintas agama ke Vatikan ingin memperlihatkan kepada dunia mengenai pandangan umat beragama di Indonesia, bahwa lintas agama sudah berabad-abad bisa rukun dan damai. (aif/c1)

 

 

 

      

 

 

 

 

      

 

 



 

 

 

 

 

       

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Niklaas Andries
#udeng #Paus Fransikus #vatikan #paroki #romo #kemiren #banyuwangi #suku oseng #roma