RadarBanyuwangi.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini merilis prakiraan terbaru yang mengkhawatirkan mengenai potensi gempa Megathrust di Selat Sunda serta kondisi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat.
Pada Rabu (21/8), BMKG mengingatkan bahwa gelombang laut di perairan utara Jawa Barat masih tergolong aman dengan ketinggian 0,5 hingga 1,0 meter.
Namun, situasi di perairan selatan Jawa Barat jauh lebih kritis, dengan gelombang yang diperkirakan mencapai 3,0 hingga 4,0 meter.
BMKG memberikan peringatan kepada nelayan dan masyarakat pesisir untuk berhati-hati, karena gelombang setinggi itu berpotensi besar menimbulkan bahaya bagi kapal dan aktivitas di pantai.
Selain itu, ilmuwan Indonesia juga mengungkapkan kekhawatiran terkait potensi megathrust di Selat Sunda dengan kekuatan M 8.7, mengingat zona ini telah lama tidak melepaskan energi yang signifikan.
Dalam situasi ini, BMKG menekankan pentingnya pemantauan cuaca dan gelombang secara rutin sebelum melakukan aktivitas di laut, serta mempertimbangkan penundaan perjalanan demi keselamatan.
Wilayah-wilayah yang perlu mendapatkan perhatian khusus termasuk pantai di Banten seperti Anyer, Carita, Pandeglang, dan juga pantai selatan Jawa Barat seperti Pelabuhan Ratu, Pangandaran, dan Cilacap.
Meskipun belum ada indikasi langsung akan terjadinya gempa besar, BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas seismik dan pergerakan gelombang di wilayah tersebut. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi