RadarBanyuwangi.id - Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) resmi diluncurkan Senin (24/6).
Dengan mengusung tema baru, yakni "Nusantara Baru Indonesia Baru" Pemerintah Indonesia resmi melakukan peluncuran lewat Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI.
"Siang hari ini kita kumpul disini untuk me-launching logo HUT ke-79 RI di mana telah ditetapkan dan sudah ada keputusan Kemensetneg kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono dalam laman Setneg RI, dikutip Selasa (25/6).
" Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya luncurkan logo HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia," Lanjutnya.
Baca Juga: Peringati Dies Natalis Ke-18 Dan HUT RI Ke-78, SMKN 1 Kendit Gelar Kirab Budaya
Heru yang juga menjadi Ketua Panitia HUT ke-79 RI menuturkan logo tersebut dibuat atas kerja sama dari Kemensetneg, Kemenparekraf, dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia.
Tema "Nusantara Baru Indonesia Baru" menurut Heru, ditujukan untuk menggambarkan situasi transisi.
Peralihan yang dimaksud, merujuk pada kepindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN.
"Tema ini dipilih untuk menggambarkan transisi. Bukan hanya transisi kepindahan ibu kota negara tapi juga transisi yang berikutnya kepemimpinan bangsa dan negara kita," kata Heru.
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama dalam kesempatan ini menyampaikan tujuan diluncurkan logo dan tema HUT ke-79 RI ini.
"Alhamdulillah pak Kasetpres telah mengumumkan dari jauh-jauh hari, di bulan Juni ini, tujuannya agar teman-teman media untuk membantu mempublikasikan," ucap Setya Utama.
Baca Juga: Gelar Peringatan HUT RI dan Harjakasi, Bung Karna Suswandi Apresiasi RS Abdoer Rahem Situbondo
Setya Utama juga mengatakan Kemenparekraf akan membantu mensosialisasikan logo dan tema HUT ke-79 RI ini.
"Nanti mulai dari tanggal 26 Juni Kemenparekraf akan mensosialisasikan turunan dari logo ini, akan dipasang dimana dan harapannya teman-teman ADGI juga tolong disosialisaikan kepada masyarakat luas bukan hanya sebatas kementerian dan lembaga," ungkap Setya Utama (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin