RadarBanyuwangi.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, melakukan inspeksi ke berbagai stasiun kereta api untuk memantau situasi liburan panjang Hari Raya Idul Adha.
Tinjauan ini berlangsung pada Jumat (14/6) hingga Sabtu (15/6), dengan lokasi yang meliputi Stasiun Purwokerto, Kroya, Tegal, dan Semarang Poncol.
Selama periode libur Idul Adha, KAI telah mengoperasikan total 1.562 perjalanan kereta api, yang mencakup rata-rata 313 perjalanan per hari.
Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, KAI juga menambahkan 30 perjalanan kereta api tambahan.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan transportasi terbaik selama liburan.
Dari pantauan yang dilakukan, peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak Jumat (14/6).
Data pada Minggu (16/6) menunjukkan bahwa volume penumpang dari 14 hingga 16 Juni 2024 mencapai 511.115 penumpang.
Angka ini mencerminkan 110,4 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu 462.889 tempat duduk.
Perlu dicatat bahwa satu tempat duduk bisa terjual dua kali tiket, misalnya untuk relasi Jakarta - Surabaya, di mana penumpang dapat turun di Semarang dan kursi tersebut kemudian ditempati oleh penumpang lain menuju Surabaya.
KAI berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi, terutama pada momen-momen liburan panjang seperti ini.
Dengan berbagai upaya peningkatan layanan dan antisipasi lonjakan penumpang, KAI bertekad untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi semua pengguna jasa kereta api selama liburan Idul Adha ini. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi