RadarBanyuwangi.id - Setelah mengalami gangguan akibat insiden jatuhnya material konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), PT MRT Jakarta telah berhasil mengembalikan operasionalnya ke kondisi normal.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo menyatakan, mulai hari ini, Jumat (31/5), layanan MRT Jakarta telah kembali beroperasi sesuai jadwal normal.
PT MRT Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna layanan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat insiden tersebut.
Pratomo menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Sebelumnya, operasional MRT Jakarta sempat terhenti total setelah terjadi insiden jatuhnya material konstruksi dari proyek pembangunan Gedung Kejaksaan Agung di jalur kereta antara Stasiun ASEAN dan Blok M BCA pada Kamis (30/5) sore.
Meskipun terjadi insiden tersebut, PT MRT Jakarta memastikan tidak ada korban jiwa yang terjadi.
Dampak dari insiden ini membuat operasional MRT dihentikan sementara, dengan penumpang diberikan kemudahan untuk mengajukan pengembalian dana dari tiket yang telah dibeli.
Selain itu, pihak terkait, seperti PT Hutama Karya, juga telah melakukan penyelidikan dan pembersihan lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan dan keamanan lingkungan sekitar.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi karena besi alat berat (crane) jatuh dan sempat mengenai bagian depan kereta MRT Jakarta.
Namun, berkat tindakan cepat dan koordinasi yang baik, pihak terkait berhasil menangani situasi dengan baik sehingga tidak terjadi korban jiwa dalam kejadian tersebut. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi