Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Muncul Rumor Jumlah Kementerian Ditambah Jadi 40, Wapres Ma'ruf Amin Buka Suara

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 8 Mei 2024 | 17:51 WIB

 

KABINET MERAH PUTIH: Presiden Prabowo Subianto mengumumkan susuna kabinetnya
KABINET MERAH PUTIH: Presiden Prabowo Subianto mengumumkan susuna kabinetnya

RadarBanyungi.id - Baru-baru ini muncul rumor penambahan jumlah kementerian di kabinet presiden terpilih Prabowo Subianto. 

Prabowo, disebut bakal berupaya menambah jumlah kementerian dari 34 menjadi 40.

Tak pelak, rumor penambahan jumlah kementerian itu menjadi perbincangan banyak pihak, tak terkecuali Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. 

Ma'ruf Amin, tampaknya tak sependapat dengan upaya penambahan jumlah kementerian tersebut. 

Dikutip dari Antara via Jawa Pos, ia menuturkan jumlah kementerian saat ini sudah ideal.

"Jumlahnya kalau sekarang kan 34 (kementerian), ini ideal," katanya di acara halal bi halal MUI di Jakarta pada Selasa (7/5).

Meski demikian, ia tak memungkiri jika jumlah kementerian tersebut fleksibel dan menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintahan yang sedang berjalan. 

Sehingga ada kemungkinan bertambah atau berkurang dari yang saat ini.

Semuanya tergantung dari kebijakan presiden yang sedang memimpin.

Tak terkecuali terkait latar belakang menteri yang akan bertugas.

Baca Juga: Gerak Cepat, Satgas PPA Banyuwangi Siapkan Pendampingan untuk Korban Rudapaksa di Pantai Pulau Merah, Begini Wujud Perhatian yang Diberikan  

Menteri itu harus diisi dari profesional. Sosok profesional itu bisa jadi representasi dari partai politik atau murni profesional. 

Yang jelas, Ma'ruf menekankan dalam menjalankan tugasnya, menteri harus profesional.

Menteri yang dari partai politik sekalipun harus profesional dalam menjalankan tugasnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum MUI Anwar Iskandar juga menyampaikan posisi mereka terkait pemerintahan yang baru nanti.

"Kami juga akan terus mengayomi umat," katanya.

Anwar menjelaskan di MUI ada sekitar dari 80 ormas keagamaan Islam.

Terkait posisi mereka terhadap pemerintahan yang baru nanti, Anwar menegaskan memberikan dukungan. 

Ulama asal Banyuwangi itu juga mengingatkan supaya pemerintahan yang baru nanti menjauhi praktik korupsi.

"Indonesia harus bersih dari korupsi," ka katanya. (*) 

Editor : Salis Ali Muhyidin
#kementerian #ma'ruf amin #Rumor #indonesia #prabowo #subianto