Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jemaah Umrah dari Bandara Banyuwangi Harus Transit Dulu ke Negara Ini, Bupati Ipuk Minta Jangan Lama-Lama

Dedy Jumhardiyanto • Rabu, 31 Januari 2024 | 22:05 WIB
HARUS TRANSIT: Mulai tanggal 22 Februari nanti, jemaah umrah dari Sekar Kijang bisa berangkat umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi.
HARUS TRANSIT: Mulai tanggal 22 Februari nanti, jemaah umrah dari Sekar Kijang bisa berangkat umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani merasa lega rencana keberangkatan umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi bisa segera terwujud.

Dia mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman yang telah dilaksanakan, Selasa (30/1) bukan sekadar seremonial.

Menurut Ipuk, ada langkah konkret dan komitmen bersama agar bisa berjalan dengan baik.

”Kita memohon kepada Allah semoga ikhtiar ini dimudahkan dan dilancarkan,” kata Ipuk.

Pemkab Banyuwangi sangat berbahagia dengan terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jaho Mulya Sunjaya selaku pihak ketiga yang menyiapkan maskapai dengan PPIU di wilayah Sekarkijang.

”Dengan demikian tujuan memanfaatkan aset yang dimiliki pemerintah bisa berfungsi lebih. Tidak hanya penerbangan domestik, melainkan untuk penerbangan internasional,” paparnya.  

Ide yang sangat baik tersebut, kata Ipuk, berkat kolaborasi dan sinergi banyak pihak. Dia berharap agar penyelenggara layanan umrah dapat memberikan pelayanan terbaik.

”Niatkan tujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu Allah,” pesannya.

Ipuk juga berpesan agar layanan penerbangan tersebut tidak transit lama-lama di Malaysia yang justru akan menambah biaya bagi jemaah umrah.

”Kalau bisa transit sebentar saja dan langsung berangkat lagi ke Arab Saudi sehingga akan menjadi daya tarik bahwa berangkat dari Banyuwangi lebih dekat dan cepat. Semoga upaya bisa dilancarkan dan dimudahkan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, jika tidak ada aral melintang, penerbangan perdana umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi dimulai pada Kamis 22 Februari mendatang, dan pada Sabtu, 24 Februari 2024

Rencananya, penerbangan perdana akan menggunakan pesawat Airbus A-320 dengan kapasitas 170 seat.

Sebelumnya, penerbangan internasional dari Bandara Banyuwangi pernah dilakukan pada Januari 2019 silam.

Kala itu, maskapai Citilink membanderol tiket penerbangan Banyuwangi–Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur–Banyuwangi seharga Rp 250 ribu selama masa promo.

Penerbangan tersebut berangkat dari Banyuwangi pukul 08.20 dan tiba di Kuala Lumpur pukul 12.10 waktu setempat.

Untuk penerbangan dari Kuala Lumpur pukul 13.20 waktu setempat dan tiba di Banyuwangi pukul 15.10.

Jadwal penerbangan internasional rute Banyuwangi–Kuala Lumpur atau sebaliknya dilakukan tiga kali dalam seminggu, yakni pada Rabu, Jumat, dan Minggu.

Promo tersebut terbilang sangat menarik karena harga normal untuk penerbangan dari Banyuwangi–Kuala Lumpur senilai Rp 800.000 per orang.

Sayangnya, penerbangan internasional tersebut tidak berlanjut. (ddy/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#jemaah #transit #malaysia #Umrah #Ipuk Fiestiandani #bandara #banyuwangi