RadarBanyuwangi.id – Rencana pembangunan proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) berkapasitas 500 kilovolt (kV) di Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, terus berjalan.
Penentuan lokasi (penlok) pembangunan fasilitas listrik di Kalipuro, Banyuwangi, tersebut sudah final.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan, penlok untuk pembangunan GITET sudah memasuki tahap akhir.
Finalisasi disepakati dalam pertemuan antara stakeholder pembangunan GITET di Kecamatan Kalipuro, Selasa (10/10) silam.
”Kami (pemkab) bersama dengan PTPN dan PLN sudah sepakat. Tahap berikutnya pelaksanaan yang akan dilanjutkan oleh PLN dan PTPN,” kata Dwi Yanto.
Pemkab hanya ingin memastikan pelaksanaan pembangunan proyek bisa berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga. Nantinya, proyek GITET dibangun di atas tanah milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII.
Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Banyuwangi itu menjelaskan, sosialisasi pembangunan GITET sudah dilakukan cukup lama. Sehingga saat penlok dilakukan, tidak ada penolakan sama sekali dari warga setempat.
Dwi berharap, nantinya warga bisa dilibatkan dalam pembangunan proyek tersebut, termasuk setelah proyek tuntas. Diharapkan ada tenaga kerja atau pegawai yang bisa diambil dari warga sekitar.
”Mungkin tenaga sekuriti bisa direkrut dari warga lokal, mereka yang paham wilayah. Kita juga minta ada pelatihan SDM yang disiapkan kelurahan untuk pekerja lokal,” kata Dwi.
GITET 500 kV Kalipuro sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pasokan listrik. Selain itu, pembangunan instalasi ketenagalistrikan ini juga akan semakin memperkuat sistem kelistrikan Pulau Jawa, khususnya dalam fleksibiltas operasi di Jawa Timur. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin