RadarBanyuwangi.id – Tiga unit mobil pikap berjalan beriringan keluar kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (13/11).
Satu unit mobil bak terbuka memuat tumpukan kardus yang tampak menggunung, sedangkan dua unit boks memuat bahan pokok dan sandang.
Belakangan diketahui, barang-barang tersebut merupakan bantuan jajaran Pemkab Banyuwangi untuk warga Palestina.
Bantuan dikirimkan ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi untuk selanjutnya dikirim ke Palestina via Surabaya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan, bantuan telah diinformasikan sejak Jumat lalu (10/11).
Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah mengirimkan berbagai bantuan untuk segera dikirimkan ke Palestina melalui Lanal Banyuwangi.
“Kami kumpulkan untuk dikirim ke Lanal Banyuwangi. Ada beberapa kebutuhan pokok, air minum, pakaian, dan lainnya. Ada dua pikap dari SKPD, sedangkan satu lainnya dari Bupati Ipuk Fiestiandani,” imbuhnya.
Bupati Ipuk Fiestiandani juga menyalurkan sejumlah kebutuhan logistik untuk warga Palestina.
Antara lain 25 karton popok bayi berjumlah 100 bag, popok lansia sebanyak 8 karton atau 96 bag, pembalut wanita 15 karton atau 140 bag, galon air mineral berukuran 15 liter sebanyak 200 galon, dan 2 ribu lembar jilbab.
Sebelumnya, jajaran anggota DPRD Banyuwangi juga memberikan bantuan untuk warga Palestina. Ada beberapa jenis bantuan yang disalurkan. Di antaranya selimut, pakaian, dan sejumlah kebutuhan makanan seperti susu.
Sementara itu, Perwira Staf Potensi Maritim (Paspotmar) Lanal Banyuwangi Kapten Rianto mengatakan pihaknya bertugas dalam mengakomodasi bantuan dari DPRD Banyuwangi untuk Senin (13/11) dikirim ke Surabaya melalui Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso.
“Sedangkan bantuan dari SKPD dikumpulkan oleh BPBD yang langsung kami salurkan ke Surabaya," tandasnya. (rei/sgt)
Editor : Ali Sodiqin