Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sukses Atasi Konflik Tanah Perkebunan dan Warga, Polresta Banyuwangi Dapat Pin Emas dari Kementerian ATR/BPN

Bagus Rio Rohman • Jumat, 10 November 2023 | 13:00 WIB
BUAH KERJA KERAS: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa mendapatkan penghargaan pin emas dari Menter ATR/BPN Hadi Tjahjanto.
BUAH KERJA KERAS: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa mendapatkan penghargaan pin emas dari Menter ATR/BPN Hadi Tjahjanto.

RadarBanyuwangi.id – Polresta Banyuwangi mendapat penghargaan bergengsi berupa pin emas dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kapolresta Kombespol Deddy Foury Millewa didampingi Kasatreskrim Kompol Agus Sobarnapraja di Jakarta, Rabu (8/11) dalam rangkaian rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan penyelesaian tindak pidana pertanahan.

Seperti diketahui, konflik agraria di Desa Pakel, Kecamatan Licin, telah menyita perhatian Satreskrim Polresta Banyuwangi.

Konflik bertahun-tahun tersebut melibatkan warga Desa Pakel dengan pihak perkebunan PT Perkebunan dan Dagang Bumisari Maju Sukses.

Kesuksesan penanganan konflik tersebut tentunya tidak terlepas dari terbentuknya Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Sosial dan kerja sama antara Polresta Banyuwangi dengan Kepala BPN Banyuwangi terdahulu, Budiono.

Dalam kasus Pakel, empat orang dijatuhi hukuman maksimal. Ini membuktikan kalau Polresta Banyuwangi tidak main-main menangani perkara mafia tanah.

”Model pendekatan yang kami terapkan dinilai berhasil dan bisa menjadi role model di daerah lain,” ujar Kapolresta Deddy Foury Millewa.

Kasus lainnya berupa pemalsuan dokumen yang pernah dilaporkan Budiono ke Polresta Banyuwangi pada 18 April 2023 lalu.

Atas laporan tersebut, Polresta Banyuwangi langsung bergerak cepat mengusut laporan Budiono yang saat ini menjabat sebagai Kepala BPN Mojokerto tersebut.

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyebut, pengungkapan kasus mafia tanah tak lepas dari sinergisitas antara Kementerian ATR/BPN dengan aparat kepolisian dan kejaksaan.

”Semoga sinergisitas ini terus terjaga dengan baik dan bisa terus mengantisipasi adanya tindak pidana pertanahan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Kapolresta Deddy Foury Millewa merasa bersyukur atas penghargaan yang telah diterima dari Menteri ATR/BPN.

Dia berharap pin emas tersebut bisa menjadi pelecut semangat bagi personel di jajaran Polresta Banyuwangi.

”Kami merasa bangga apa yang telah diraih. Meski begitu, kami tetap harus meningkatkan kinerja dalam pengungkapan kasus di Banyuwangi,” ungkapnya.

Kasatreskrim Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi pengungkapan kasus tindak pidana pertanahan yang pernah diungkap.

Pengungkapan tersebut berkat kerja sama BPN Banyuwangi dan tentunya dukungan dari Pemkab Banyuwangi.

”Penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh personel Polresta Banyuwangi untuk terus bekerja keras dalam pelaksanaan tugas, peran aktif masyarakat, stakeholder, dan semua pihak akan sangat membantu petugas Polri dalam kelancaran pelaksanaan tugas,” kata Agus. (rio/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#tanah #ATR/BPN #Pin Emas #polresta banyuwangi #perkebunan #warga #konflik #agraria