Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kasad Dorong Percepatan Revitalisasi Inggrisan, Setuju Jadi Cagar Budaya, Aset Tetap Milik TNI AD

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 25 Agustus 2023 | 20:30 WIB
TURUN DARI TANGGA: Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Pangdam V Brawijaya Jenderal TNI Farid Makruf, serta Bupati Ipuk Fiestiandani meninjau gedung Inggrisan, Kamis (24/8).
TURUN DARI TANGGA: Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Pangdam V Brawijaya Jenderal TNI Farid Makruf, serta Bupati Ipuk Fiestiandani meninjau gedung Inggrisan, Kamis (24/8).

RadarBanyuwangi.id – Selangkah lagi revitalisasi bangunan bersejarah Inggrisan, Banyuwangi, terwujud.

Kamis (24/8), Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengunjungi kompleks Inggrisan sekaligus memberikan izin kepada Pemkab Banyuwangi untuk melanjutkan proyek revitalisasi.

Permintaan revitalisasi Inggrisan sebagai cagar budaya sudah berjalan sejak tahun 2017. Kala itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beberapa kali berkomunikasi dengan pimpinan Angkatan Darat (AD) untuk bisa merevitalisasi gedung Inggrisan.

Namun, baru kemarin progres untuk mewujudkan rencana tersebut bisa terealisasi setelah kedatangan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Tak hanya melihat kondisi Inggrisan, mantan Pangkostrad tersebut juga mendengarkan paparan dari Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Kepala Bappeda Suyanto Waspo Tondo Wicaksono terkait rencana pemugaran kompleks sisa kolonial Inggris itu.

Ke depannya, pemkab akan menata Inggrisan menjadi destinasi cagar budaya sekaligus destinasi wisata sejarah yang bisa dinikmati masyarakat.

Mendengar penjelasan Kepala Bappeda, Dudung langsung merespons positif rencana tersebut. Jenderal TNI AD dengan empat bintang di pundak itu mendorong agar proses revitalisasi Inggrisan bisa dipercepat.

”Kalau bisa dipercepat, proses administrasi nanti menyusul secara paralel,” tegasnya.

Dudung menceritakan bagaimana sebelumnya ide dari Bupati Banyuwangi, termasuk Menpan-RB, untuk memugar Inggrisan agar bisa menjadi aset pariwisata telah disampaikan kepadanya.

Dudung pun langsung menginstruksikan kepada anggota TNI AD yang masih bermukim di Inggrisan untuk pindah ke tempat yang sudah ditentukan.

Sebagai aset milik TNI AD, Inggrisan bisa menjadi tempat yang lebih bermanfaat. Dengan revitalisasi, nantinya diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi.

Mantan Pangdam Jaya itu mengungkapkan, ada beberapa aset milik TNI AD yang kini difungsikan untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya gudang peluru yang berdekatan dengan makam leluhur tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

”Banyak yang dari dulu tidak tembus, sulit administrasinya, tapi sekarang kita buat seminggu kelar. Ini sama-sama aset negara, demi bangsa dan negara,” jelas Dudung.

Namun, sebelum revitalisasi Inggrisan berjalan, Dudung berpesan agar pemkab bisa menyelesaikan beberapa hal.

Termasuk pemindahan koperasi Kodim 0823 Banyuwangi dan pembangunan hunian bagi eks penghuni Inggrisan yang saat ini tempat tinggalnya masih disewakan Pemkab Banyuwangi.

”Aset ini tetap milik TNI AD, tapi menjadi cagar budaya yang direvitalisasi Pemkab Banyuwangi. Kalau bisa prosesnya dipercepat lebih bagus,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Ipuk Fiestiandani Anas #Jenderal Dudung Abdurachman #Inggrisan #Kasad #pemkab banyuwangi #pangkostrad #revitalisasi #cagar budaya #wisata