Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ribuan Warga Banyuwangi Berburu Gas Elpiji 3 Kg di Operasi Pasar, Antre 3 Jam Baru Dapat 1 Tabung

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 25 Juli 2023 | 16:30 WIB
MENGULAR: Warga harus rela antre berjam-jam untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kg. Warga harus menyertakan fotokopi KTP.
MENGULAR: Warga harus rela antre berjam-jam untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kg. Warga harus menyertakan fotokopi KTP.

RadarBanyuwangi.id – Kelangkaan gas elpiji subsidi ukuran 3 kg makin dirasakan warga Banyuwangi. Sudah dua pekan ini, warga kesulitan mendapatkan bahan bakar gas.

Kalau toh bisa mendapatkan elpiji, warga harus menunjukkan fotokopi KTP. Satu KTP berlaku untuk satu tabung elpiji.  

Kelangkaan gas elpiji langsung direspons pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Dengan menggandeng Pertamina, pemkab melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop-UMP) Senin (24/7) menggelar operasi pasar murah elpiji dengan HET Rp 16.000 per tabung.

Operasi pasar dipusatkan di depan Gedung Juang 45 Banyuwangi. Syarat untuk membeli elpiji harus menyertakan fotokopi KTP. Satu orang hanya diberi jatah 1 tabung elpiji ukuran 3 kg.

Selanjutnya mereka didata oleh petugas agar mendapatkan kupon yang ditukar dengan gas elpiji ukuran melon. ”Saya mengantre lebih dari satu jam, tapi tidak apa-apa, daripada harus mencari ke mana-mana,” kata Iwan, 43, warga Kelurahan Lateng.

Pria yang bekerja sebagai penjual ayam tepung itu menambahkan, kelangkaan gas elpiji 3 kg sudah dirasakan sejak satu bulan terakhir. Setiap hari Iwan  harus berkeliling dari kios ke kios.

”Itu pun sulit, kadang ada kadang juga tidak. Padahal tiga hari sekali saya harus beli gas. Di sejumlah toko stoknya habis,” ujarnya.

Semakin siang antrean mendapatkan gas elpiji semakin banyak. Babinsa Kelurahan Kepatihan Serka Rachmat meminta petugas dari Diskop-UMP membuka stan pendaftaran baru di Taman Blambangan.

Titik pembelian kupon dibagi menjadi dua. Sedangkan pengambilan gas dilakukan di timur rumah dinas Kapolresta Banyuwangi.

Kepala Diskop-UMP Nanin Oktaviantie mengatakan, operasi pasar akan digelar selama sepekan di 12 titik. Hari pertama Senin (24/7) menyasar kota Banyuwangi dan Rogojampi. Dua lokasi tersebut sama-sama diserbu warga.

”Kami sediakan 1.200 sampai 1.600 tabung. Kalau kurang kami tambah, menyesuaikan dengan antrean warga,” kata Nanin.

Pembeli elpiji di pasar murah depan Gedung Juang 45 bukan hanya berasal dari Banyuwangi. Ada beberapa pembeli dari kecamatan lain seperti Giri dan Glagah. Mereka tetap diperbolehkan membeli selama melampirkan fotokopi KTP sebagai syarat yang diberikan Pertamina.

”Kami minta kuota tambahan dari Pertamina. Jumlah kuota yang di-ACC tahun ini jauh di bawah pengajuan kami. Pertamina beralasan kuota yang menentukan pusat,” imbuhnya.

Nanin mengungkapkan, penyebab kelangkaan elpiji ukuran 3 kg karena banyak yang beralih ke elpiji subsidi. Pihaknya juga meminta kepada Pertamina sebagai pengawas untuk memastikan elpiji melon benar-benar dinikmati masyarakat sasaran.

”Elpiji melon untuk masyarakat tidak mampu dan UMKM. Jangan sampai distribusi ini tidak tepat sasaran. Kami  meminta Pertamina untuk mengawasi,” tegasnya.

Sementara itu, kelangkaan gas elpiji subsidi di lapangan juga dibarengi dengan kenaikan harga di tingkat pengecer. Dari informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, harganya elpiji melon berkisar Rp 23 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung.

”Di salah satu minimarket dekat rumah sudah menembus Rp 30 ribu,” kata Dian, Warga Kelurahan Sobo yang ikut antrean pasar murah elpiji. 

Rahman, warga Kelurahan Kampung Melayu menambahkan, ada beberapa pengecer yang memilih tidak menjual gas elpiji kepada masyarakat umum.

Gas elpiji dijual hanya kepada kenalan dan keluarga saja. ”Tambah susah kalau seperti ini. Kita mau beli, bukan minta gratis,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#HET #elpiji #antrean #operasi pasar #3 kg #gas #ktp #kios #fotokopi