Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mako Brimob Banyuwangi Berlokasi di Muncar, Dilengkapi Persenjataan Modern

Syaifuddin Mahmud • Senin, 1 Mei 2023 | 21:32 WIB
TINJAU LOKASI: Dansat Brimob Polda Jatim  Kombespol Surya Sudarmadi bersama anggotanya mengecek lokasi untuk pembangunan markas Brimob di dekat Mapolsek Muncar, Sabtu (28/4). (Humas Polresta BWI untuk RaBa)
TINJAU LOKASI: Dansat Brimob Polda Jatim  Kombespol Surya Sudarmadi bersama anggotanya mengecek lokasi untuk pembangunan markas Brimob di dekat Mapolsek Muncar, Sabtu (28/4). (Humas Polresta BWI untuk RaBa)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi segera miliki markas komando (Mako) Brimob. Lahan seluas 5 hektare telah disiapkan untuk pembangunan markas Korp Brimob. Lahan tersebut berada persis di sebelah Mapolsek Muncar.

Namun, proses pembangunan markas pasukan elit Polri tersebut masih menunggu keputusan Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto. Sebelum itu, Dansat Brimob Polda Jatim Kombespol Surya Sudarmadi memantau langsung lokasi yang akan dijadikan maskas Brimob.

Selama meninjau lokasi, Kombespol Surya Sudarmadi Brimob membawa sejumlah pasukan untuk melakukan survei lokasi. Sejumlah perlengkapan dan kendaraan taktis ikut dikerahkan.

Rencananya, di maskas baru tersebut akan ditempatkan 1 batalyon pasukan. Bukan hanya itu saja, sejumlah kelengkapan dan persenjataan juga disiagakan untuk keperluan para personel. "Rencana pembangunan Mako Brimob di Banyuwangi memang sudah cukup lama, hingga saat ini juga masih menunggu keputusan secara resmi," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Iptu Agus Winarno.

Agus mengatakan, jika rencana pembangunan maskas besar korps Brimob tersebut sejak tahun 2015. Lahan seluas 5 hektare masih berstatus milik Polresta Banyuwangi. "Lokasinya berada di sebelah Mapolsek Muncar," katanya.

Photo
Photo
Grafis: Reza Fairuz/Radar Banyuwangi

Sebelum dibangun, jelas Agus, nantinya dilakukan pengalihan kepemilikan lahan terlebih dahulu. Dari semula berstatus milik Polresta Banyuwangi, nantinya harus berubah menjadi milik Brimob. "Nantinya secara resmi, baik lahan atau apapun, menjadi aset Brimob," tuturnya.

Berdirinya markas Brimob akan menunjang kinerja personel Polresta Banyuwangi sehingga, dapat membantu pengamanan dan keamanan wilayah Kabupaten Banyuwangi. "Tentunya tugas dan fungsinya sama, menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten paling ujung Pulau Jawa," ungkapnya.

Di markas tersebut, akan ditempati oleh 100 hingga 150 personel serta sejumlah perlengkapan penunjang, baik kendaraan maupun persenjataan. "Mobil taktis  tentunya juga ada serta kelengkapan maupun fasilitas lain untuk menunjang kinerja personel Brimob," jelasnya.

Agus berharap, dengan adanya personel Brimob di Banyuwangi akan menambah tingkat keamanan dan kondusivitas wilayah Bumi Blambangan. Selain itu bisa menekan angka tindak pidana di Kabupaten Banyuwangi. "Semoga Banyuwangi semakin kondusif dan aman," harapnya.

Sementara itu, usai meninjau lokasi untuk markas Brimob, Kombespol Surya Sudarmadi didampingi Kapolresta Kombespol Deddy Foury Millewa juga bersilaturahmi di kediaman Menpan-RB  Abdullah Azwar anas di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsasri. Kebetulan Sabtu kemarin (28/4) mantan Bupati Banyuwangi itu pulang kempung.

Anas membenarkan kalau di Banyuwangi bakal ditempati markas Brimob. Rencananya groundbreaking akan dilakukan pada bulan Juli 2023 nanti. ”Persenjatan yang dimiliki personel Brimob nanti lebih canggih. Kementerian PAN-RB ikut menata kebutuhan personel Polri,  sisi manajemen mulai dari manajemen sumber daya manusia (SDM), money atau anggaran, material atau logistik dan metodenya,’’ kata Anas.

Sebelumnya pada 13 Maret 2023 lalu, Menpan-RB Abdullah Azwar Anas menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri Tahun 2023 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Menteri Anas mendorong Brimob untuk melahirkan inovasi dalam meningkatkan keamanan bagi masyarakat.

Anas juga meminta kepada jajaran Polri dalam hal ini Brimob untuk mulai bertransformasi kepada digitalisasi. Tidak perlu aplikasi baru, namun ia menitikberatkan agar aplikasi yang sudah ada dapat diintegrasikan. ”Harapan kami di tubuh Brimob juga sama melakukan terobosan dengan target kinerja diinternal yang terukur, dalam rangka meningkatkan reformasi birokrasi untuk pelayanan publik termasuk memberikan pelayanan terkait dengan keamanan dan kenyamanan rakyat," kata Anas. (rio/aif) Editor : Syaifuddin Mahmud
#polisi #polda jatim #banyuwangi #Mako Brimob