Atlet tersebut yakni Yara Fayza Alaina. Pelajar yang membawa medali emas untuk Banyuwangi di ajang Porprov Jatim VII di Bondowoso itu, kembali menang di Pra-Popnas yang digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Yara menang telak atas petinju NTT, Angelina D. Dodo.
Sejak ronde pertama, Yara terus mengejar lawannya. Dia pun akhirnya berhasil mengalahkan Angelina. Siswi SMAN 1 Giri Taruna Bangsa itu dinyatakan lolos dan berhak mewakili Kontingen Jawa Timur ke ajang Popnas.
Pelatih Sasana Mirah Boxing Camp Sudiro Husodo mengatakan bahwa pasca gelaran Porprov, Yara terus dipoles. Yara sempat berlaga di ajang Kapolres Bondowoso Cup dan menjadi juara di kelas 52 kilogram putri. ”Setelah dari Kapolres Cup, Yara tanggal 29 Agustus mengikuti pemusatan bersama Pengprov di Ngawi. Setelah itu berangkat ke Pra-Popnas,” terangnya.
Sudiro menambahkan, sejak awal Yara diyakini bisa melaju lebih jauh. Bukan tanpa alasan, selama berlatih, dia melihat jika potensi Yara cukup besar. Untuk teknik, Yara cukup menguasai counter boxer yang membuatnya bisa bertahan dan menyerang sama baiknya. Teknik itu jugalah yang membuatnya cukup beringas sehingga bisa menguasai kelas 52 kilogram putri di berbagai ajang.
Sudiro menambahkan, dirinya ingin Yara benar-benar menjadi yang terkuat di kelasnya. Karena itu, dia pun mempertahankan kondisi atletnya tersebut agar tetap bertahan lama di kelasnya. ”Dari Jatim ada tiga petinju yang mendapat emas, Yara salah satunya. Saya berharap ke depannya akan banyak dukungan dari masyarakat untuk olahraga tinju,” pungkasnya. (fre/afi/c1) Editor : AF Ichsan Rasyid