Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dampak PMK Menurun, Pasar Hewan Glenmore mulai Ramai Pengunjung

Agus Baihaqi • Minggu, 24 Juli 2022 | 22:09 WIB
WASPADA PMK: Petugas dari Puskeswan Glenmore menyemprotkan cairan desinfektan pada kendaraan yang memuat hewan ternak di Pasar Hewan Glenmore, Jumat (22/7). (Irham Muzaki/Radar Genteng)
WASPADA PMK: Petugas dari Puskeswan Glenmore menyemprotkan cairan desinfektan pada kendaraan yang memuat hewan ternak di Pasar Hewan Glenmore, Jumat (22/7). (Irham Muzaki/Radar Genteng)
GLENMORE, Jawa Pos Radar Genteng - Sudah sebulan Pasar Hewan di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, kembali buka setelah tutup dua pekan karena maraknya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Awal dibuka lagi, pedagang dan pembeli enggan datang hingga membuat pasar hewan terbesar di Banyuwangi itu sepi.

Memasuki minggu ke empat pasar hewan itu kembali dibuka, pedagang dan pembeli mulai berdatangan. Bila Jumat (15/7) lalu hanya 60 ekor sapi yang datang, Jumat (22/7) ada 90 ekor sapi milik pedagang memenuhi pasar hewan itu. “Jumlah sapi yang masuk ada peningkatan sekitar 30 ekor,” jelas Koordinator Pasar Hewan Glenmore, Slamet Budiono.

Menurut Budi, peningkatan jumlah ekor sapi yang masuk di Pasar Hewan Glenmore itu, karena sebagian besar hewan ternak milik warga sudah mendapatkan vaksin. Sehingga, pemilik ternak mulai yakin hewan bawaanya bisa terhindar PMK. “Sudah ada 3000 ekor sapi lebih di Banyuwangi yang telah divaksin,” jelas Budi.

Salah satu penjual sapi, Muhtar, 58, asal Desa Cantuk, Kecamatan Singgojuruh, mengatakan tiga ekor sapi miliknya telah menerima vaksin dari pemerintah. Dia mengaku sedikit merasa lega karena bisa lebih bebas untuk transaksi secara langsung di pasar. “Kemarin-kemarin saya tidak berani bawa sapi ke pasar,” ujarnya.

Meski sapinya telah divaksin, Mukhtar tetap mendapatkan himbauan agar tetap waspada terkait wabah PMK yang masih ada di Banyuwangi. Menurutnya, kandang tempat hewan ternaknya selalu dibersihkan setiap hari sebanyak dua kali. “Setiap pagi dan sore, selalu saya bersihkan kandangnya,” ujarnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi
#Virus hewan #penyakit hewan #pmk #pasar hewan