BANYUWANGI - Grup band D’Masiv tampil mengentak Gesibu Blambangan, Minggu malam (27/3/2022). Bersama sederet musisi lain, mereka menghibur warga Bumi Blambangan dalam event bertajuk ”Seniman”. Padahal, dini hari sebelum tampil, tiga personel grup musik tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas.
Gedung Seni Budaya (Gesibu) Blambangan, Banyuwangi, riuh rendah, Minggu lalu. Ratusan atau bahkan seribuan orang asal lintas generasi berkumpul dan menikmati lantunan musik yang dibawakan sederet artis ibu kota.
Ya, setelah sekitar dua tahun nihil konser musik di Bumi Blambangan imbas pandemi Covid-19, Pemkab Banyuwangi menggeber event bertajuk Symphony Musik Lintas Zaman (Seniman). Sejumlah seniman musik lintas zaman, mulai Dedy Dhukun, Rita Effendi, Almafina, hingga grup band D’Masiv dihadirkan dalam event yang merupakan salah satu rangkaian Banyuwangi Festival (B-Fest) 2022 tersebut.
Konser diawali penampilan Rita Effendi yang membawakan sejumlah lagu hitnya, seperti Selamat Jalan Kekasih, Januari di Kota Dili, hingga Sebatas Mimpi. Rita mengaku sangat berbahagia bisa tampil menghibur penonton setelah dua tahun terkena imbas pembatasan demi mencegah penularan Covid-19. ”Terima kasih melalui B-Fest 2022 saya hadir di Banyuwangi,” ujarnya.
Rita kemudian memanggil Almafilia. Keduanya lantas berduet menyanyikan lagu Antara Anyer dan Jakarta. Meski mengaku tak sempat latihan, keduanya terlihat kompak. ”Kami tak sempat latihan. Tapi mudah-mudahan bisa membuat terhibur ya,” aku Alfamilia.
Selanjutnya, Rita Effendi dan Almafilia memanggil Dedy Dhukun ke atas panggung. Ketiganya kemudian menghibur lagu medley Sakura dan Cinta Adalah Kenangan. Dedy Dhukun juga mengajak penonton bernyanyi bersama lagu yang dipopulerkan grup band Padi, yakni Kasih Tak Sampai.
Sementara itu, konser lantas dilanjutkan dengan penampilan grup band D’Masiv. Namun, saat tampil di atas panggung, beberapa penonton dikejutkan dengan kondisi sang vokalis, yakni Rian Ekky Pradipta. Sebab, dia membuka kacamata hitam yang awalnya dia kenakan, terlihat jelas bahwa matanya lebam.
Ya, sebenarnya tidak sedikit penonton yang telah mendengar kabar bahwa sebelum tampil di Gesibu Blambangan, mobil yang ditumpangi sejumlah grup band D’Masiv mengalami kecelakaan. Peristiwa itu terjadi di jalan raya di wilayah Asembagus, Situbondo pada Minggu dini hari. Akibat kecelakaan itu, tiga personel D’Masiv mengalami luka-luka.
Meski baru saja mengalami kecelakaan, namun grup band D’Masiv tetap tampil menghibur penonton. Grup musik yang satu ini membawakan lima lagu hits, yakni Merindukanmu, Pergilah Kasih, Sinema, Cinta Ini Membunuhku, serta lagu sarat pesan moral, yakni Jangan Menyerah. ”Sudah mendengar kabar tadi (kecelakaan, Red)? Sesuatu yang tak kita inginkan terjadi. Tapi, kenapa kita tampil ke sini? Karena kami bersyukur karena kita selamat,” ujar Rian.
Rian lantas memohon doa kepada para penonton agar dia dan rekan-rekannya segera pulih. ”Kami mohon doa segera pulih. Ini masih terasa njarem di badan. Semoga Rama (gitaris) jahitannya cepat kering dan drummer kita juga tidak sesak napas lagi,” pungkasnya.
Editor : Ali Sodiqin