RadarBanyuwangi.id – Kambing saanen adalah salah satu jenis kambing yang sangat produktif dalam menghasilkan susu. Kualitas susu kambing ini sangat bagus dan memiliki rasa yang gurih serta lebih enak.
Sejatinya, kambing ini bukan merupakan jenis kambing lokal Indonesia. Kambing saanen ini disebut-sebut didatangkan dari lembah Saanen, Swiss bagian barat. Kambing ini menjadi salah satu ternakan yang cukup besar dan penghasil susu melimpah.
Meskipun bukan jenis kambing lokal, namun kambing saanen telah banyak dipelihara oleh peternak tanah air. Hanya, kambing ini memiliki kelemahan tersendiri yaitu cukup peka terhadap kondisi cuaca dan iklim tropis.
Karena itulah, banyak upaya untuk mengawinsilangkan kambing ini dengan kambing lokal supaya mendapatkan jenis kambing yang lebih tahan cuaca. Contohnya adalah perkawinan saanen dengan peranakan etawa (PE) yang menghasilkan kambing sapera.
Kambing saanen ini memiliki tubuh yang padat dan berisi. Bagian badannya berwarna putih atau krem dengan bulu yang pendek. Di bagian hidung, telinga, dan kelenjar susu terdapat sebuah titik berwarna hitam.
Kambing ini juga memiliki muka berbentuk segitiga dengan hidung yang lurus. Telinganya tak terlalu panjang dan tegak lurus ke depan. ”Kambing saanen ini memiliki tanduk yang menarik karena berdiri tegak melengkung ke belakang,” ujar Saiful, seorang peternak kambing saanen di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
Kambing ini kakinya tampak kurus namun kuat dan kokoh. Ekor kambing ini pendek dan tipis. Bagian lehernya panjang dengan bahu yang agak lebar, perut besar dan terlihat gemuk. Karena berasal dari daerah dengan suhu yang dingin, Kambing saanen memiliki daya tahan tubuh yang cukup rendah terhadap sengatan sinar matahari. Makanya, kambing ini banyak disilangkan dengan jenis lain supaya lebih mudah beradaptasi.
Saanen sangat sensitif terhadap sinar matahari karena itu mereka tidak bisa digembalakan layaknya kambing lokal. Pemeliharaan kambing ini sebaiknya dilakukan di dalam kandang saja demi kenyamanannya. ”Meskipun mereka memiliki tanduk panjang, kawanan kambing ini jarang sekali bertengkar dan berkelahi,” jelas Saiful.
Kambing saanen adalah jenis kambing perah yang menghasilkan susu berlimpah. Setiap hari susu dapat dipanen hingga sebanyak 3,8 liter. Jumlah ini banyaknya 3 kali lipat dibandingkan dengan kambing etawa.
Kualitas susu kambing saanen juga sangat baik. Kandungan lemaknya lebih rendah yaitu sekitar 2,5 sampai 3 persen saja. Inilah sebabnya mengapa susu kambing ini disukai oleh orang-orang yang mengalami kolesterol tinggi. (ddy/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin