JawaPos.com – Penampilan duta pelajar kontingen dari SMPN 1 Glenmore tampil memukau dalam gelaran Banyuwangi Culture Everyday (BCE), Minggu (4/8) malam.
Kontingen seni menampilkan sejumlah atraksi seni tari dan olah vokal. Bahkan, sekolah juga membawa produk unggulan karya siswa seperti kain batik, lukisan kaus, gaun recycle, dan seluruh produk unggulan hasil karya pelajar.
Kepala Sekolah SMPN 1 Glenmore Wahyu Handayani mengatakan, duta seni SMPN 1 Glenmore menampilkan atraksi seni unggulan yakni jaranan buto yang menjadi ciri khas SMPN 1 Glenmore.
Tidak sekadar menari, para kontingen duta seni yang berjumlah 12 orang ini juga mengisahkan cerita kolosal jaranan buto dalam melawan kejahatan atau angkara murka.
Tari lain yang disuguhkan yakni tari sri ganyong dan tari sorote lintang. ”Kami sengaja membawa semua kemampuan siswa kami untuk kami tampilkan. Sebagai bukti jika sekolah kami baru saja menerima anugerah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dari sekolah model ke sekolah mutu,” jelasnya.
Rombongan kontingen SMPN 1 Glenmore berangkat lebih awal dengan menggunakan satu bus dan lima mobil pribadi. Maklum jarak perjalanan dari Glenmore menuju Banyuwangi memakan waktu 1,5 jam perjalanan. ”Kami sangat mendukung kegiatan ini, hanya saja pengerahan penonton khusus sekolah yang letaknya jauh dari kota juga perlu diperhatikan,” tandasnya.