Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kalajengking

Ali Sodiqin • Sabtu, 12 Mei 2018 | 02:03 WIB
kalajengking
kalajengking

Pesawat Garuda jurusan Amsterdam dengan nomor GA 974 menjadi saksi wafatnya pejuang HAM sekaligus pendiri Kontras Munir yang oleh Institut Forensik Belanda dinyatakan akibat racun arsenik dengan jumlah dosis yang fatal.

Sebagai zat padat, cair atau gas, racun adalah material yang dapat mengganggu kehidupan suatu organisme melalui jalur oral (mulut) maupun topikal (permukaan tubuh) yang oleh Bapak Toksikologi, Paracelsus dinyatakan bahwa segala sesuatu adalah racun, hanya dosis yang membuat sesuatu menjadi bukan racun.

Untuk yang dihasilkan dari proses biologi disebut toksin yang salah satu produknya berbahan metaloid dengan tiga bentuk alotropoik berwarna kuning, hitam, dan abu-abu yang jamak disebut arsenik.

Kemudian untuk cairan yang dihasilkan dari sekresi hewan selama proses pertahanan diri atau syahwat menyerang hewan lain dengan gigitan atau serangan disebut bisa yang salah satunya dimiliki oleh kalajengking.

Dalam dunia perbintangan, kalajengking menjadi simbol rasi bintang yang berada di antara Libra sebelah barat dan Sagitarius di sebelah timur serta berada di belahan selatan dekat dengan pusat bima sakti yang dalam khazanah mistik Jawa disebut Banyakangrem.

Mengatasi sengatan kalajengking, Nabi SAW memberi panduan dalam hadisnya. Dari Ali dan dia berkata, ”ketika Rasulullah Saw pada suatu malam melakukan salat lalu meletakkan tangan beliau ke tanah, tiba-tiba seekor kalajengking menyengat beliau, maka beliau meraihnya dengan sandal beliau lalu beliau membunuhnya”.

”Tatkala telah selesai beliau berkata  ’Semoga Allah melaknat kalajengking, ia tidak peduli orang salat atau tidak dan Nabi atau bukan’. Kemudian beliau meminta garam dan air lalu meletakkannya pada sebuah wadah kemudian menuangkannya pada jari beliau yang terkena sengatan, lalu beliau mengusapnya sambil mengidungkannya dengan dua surat mu’awwidzatain,” HR Baihaqi

Masing-masing kalajengking memiliki spesifikasi racun yang khas dan diakui oleh pakar serangga dari ITB Ramadhan Eka Putra sangat sulit pengolahannya karena hanya 10% dari bagian venom yang diketahui fungsinya.

Sigma Aldrich adalah salah satu perusahaan resmi penyedia racun kalajengking dengan harga per miligram berkisar enam belas juta rupiah yang konon mampu menyembuhkan kanker karena kelembutan molekulnya hingga bisa menembus jaringan otak.

Hebohnya jagat nasional dikejutkan dengan mimpi budi daya kalajengking sejumlah 5,5 miliar ekor konon mampu  menghasilkan racun kisaran 27,7 liter yang jika harga per liternya 145 miliar tentu bisa dipakai untuk melunasi utang negara senilai 4.000 triliun.

Bak selebriti papan atas, popularitas kalajengking sejatinya sudah menjangkau seluruh pelosok bumi saat dijadikan nama grup band Scorpions bermazhab heavy metal oleh sekumpulan musisi Jerman yang digawangi Rudolf Schenker dengan salah satu hits-nya ”Still Loving You”.

... If we'd go again. All the way from the start

I would try to change. The things that killed our love. Your pride has built a wall, so strong. That I can't get through. Is there really no chance. To start once again. I'm loving you.

Jika ruang imajinasi diperkenankan berimprovisasi, peran I’m dalam teks lagu di atas adalah sosok pemimpin dan You adalah rakyat, hingga narasi bebasnya adalah :

”Andai rakyat curahan segala kasih sayang, Ku tak kan rela sepotong kulitnya tersengat kalajengking. Kurobohkan tembok egoisku demi mendapatkan kembali simpatimu, rakyat, Aku mencintaimu”. (*)

Editor : Ali Sodiqin