RADAR BANYUWANGI — Suasana menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tak melulu soal mesin, kecepatan, dan persaingan di lintasan. Mario Suryo Aji justru membuat suasana pecah ketika berjoget dangdut di dalam angkot bersama Veda Ega Pratama dan sejumlah pebalap Eropa. Lagu “Kartonyono Medot Janji” milik Denny Caknan mengiringi aksi tersebut, sementara Veda terlihat lebih malu-malu.
Momen unik itu terjadi ketika para pebalap menjalani sejumlah agenda di Lombok menjelang MotoGP Mandalika 2026.
Video keseruan tersebut diunggah melalui akun Instagram Honda Team Asia dan The Mandalika GP. Dalam rekaman itu, Mario, Veda, serta sejumlah pebalap Eropa dari kelas Moto2 dan Moto3 terlihat menaiki kendaraan angkutan kota atau angkot.
Alih-alih menikmati perjalanan dalam suasana tenang, mereka justru dibuat bergoyang mengikuti irama dangdut Jawa.
Mario Aji Jadi Penggerak Suasana
Begitu lagu “Kartonyono Medot Janji” terdengar, Mario tampak paling antusias.
Pebalap Indonesia tersebut menggoyangkan tangan dan tubuh mengikuti irama lagu. Tidak berhenti di situ, Mario juga mengajak para pebalap Eropa yang berada di dalam angkot untuk mengikuti gerakannya.
Para pebalap asing tersebut tampak berusaha mengikuti aksi Mario meski tidak mengetahui lirik maupun arti lagu yang sedang diputar.
Perbedaan bahasa rupanya tidak menjadi penghalang untuk menikmati suasana.
Gerakan sederhana yang diperagakan Mario kemudian diikuti beberapa pebalap Eropa. Momen tersebut menciptakan suasana santai dan jauh dari ketegangan yang biasanya melekat pada akhir pekan balap.
Di tengah keriuhan itu, Veda Ega Pratama justru terlihat lebih kalem.
Veda tampak malu-malu ketika Mario dan pebalap lain mulai berjoget. Sikap tersebut kemudian menjadi bagian yang paling banyak disorot oleh netizen Indonesia.
Veda Ega Malu-Malu, Netizen Ikut Menggoda
Video tersebut dengan cepat mengundang reaksi pengguna media sosial.
Sejumlah netizen menyoroti perbedaan ekspresi Mario dan Veda. Mario terlihat lepas mengikuti musik, sedangkan Veda dinilai masih menahan diri.
“Semangat kali si Mario 😂,” komentar salah satu netizen.
Netizen lainnya bahkan mencoba mengenali pebalap Eropa yang berada di dalam angkot.
“Itu ad Almansa sama Munoz kalau nggak salah lihat. Veda malu-malu padahal mau joget 😂,” tulis pengguna lainnya.
Ada pula yang menggoda Veda karena dianggap menyembunyikan keinginannya untuk ikut bergoyang.
“Veda menyembunyikan jati dirinya 😂 nggak usah malu-malu, Ved,” tulis netizen lain.
Komentar-komentar tersebut menunjukkan bagaimana sisi lain para pebalap menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar. Di luar lintasan, mereka bisa tampil lebih santai dan berbaur dengan budaya lokal.
Dangdut Jawa Jadi Bahasa Universal
Ada hal menarik dari momen tersebut.
Para pebalap Eropa mungkin tidak memahami makna “Kartonyono Medot Janji”. Namun, mereka tetap bisa mengikuti irama dan gerakan yang diperagakan Mario.
Momen itu memperlihatkan sisi lain penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Para pebalap tidak hanya hadir untuk bertanding, tetapi juga mendapat kesempatan berinteraksi dengan suasana dan budaya Indonesia.
Bagi Mario dan Veda, agenda tersebut juga menjadi pengalaman menjelang memasuki akhir pekan balap yang sesungguhnya.
Setelah bersantai dan bergoyang di dalam angkot, perhatian mereka kembali harus tertuju pada lintasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
Sebab, seri ke-17 MotoGP 2026 segera dimulai.
Jadwal MotoGP Mandalika 2026
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
Balapan ini menjadi tahun kelima Mandalika menjadi tuan rumah ajang MotoGP.
Berikut jadwal lengkap MotoGP Mandalika 2026 dalam Waktu Indonesia Barat (WIB):
Jumat, 9 Oktober 2026
-
08.00–08.35 WIB: FP1 Moto3
-
08.50–09.30 WIB: FP1 Moto2
-
09.45–10.30 WIB: FP1 MotoGP
-
12.15–12.50 WIB: Practice Moto3
-
13.05–13.45 WIB: Practice Moto2
-
14.00–15.00 WIB: Practice MotoGP
Sabtu, 10 Oktober 2026
-
07.40–08.10 WIB: FP2 Moto3
-
08.25–08.55 WIB: FP2 Moto2
-
09.10–09.40 WIB: FP2 MotoGP
-
09.50–10.05 WIB: Q1 MotoGP
-
10.15–10.30 WIB: Q2 MotoGP
-
11.45–12.00 WIB: Q1 Moto3
-
12.10–12.25 WIB: Q2 Moto3
-
12.40–12.55 WIB: Q1 Moto2
-
13.05–13.20 WIB: Q2 Moto2
-
14.00 WIB: Sprint MotoGP
Minggu, 11 Oktober 2026
-
11.00 WIB: Race Moto3
-
12.15 WIB: Race Moto2
-
14.00 WIB: Race MotoGP
Dari Angkot ke Lintasan Mandalika
Aksi Mario Aji berjoget dangdut bersama para pebalap Eropa mungkin hanya berlangsung singkat. Namun, momen tersebut memberikan warna tersendiri di tengah atmosfer MotoGP Mandalika 2026.
Mario tampil sebagai penghidup suasana, sementara Veda menjadi sosok yang justru menarik perhatian karena ekspresinya yang lebih malu-malu.
Setelah tawa dan jogetan berakhir, keduanya harus kembali fokus pada tugas utama: menggeber motor dan bersaing di lintasan.
Dari angkot dengan iringan Denny Caknan, perjalanan Mario Aji dan Veda Ega kemudian berlanjut ke panggung sesungguhnya: Sirkuit Mandalika. (*)
Editor : Ali Sodiqin