Veda Amankan 5 Poin di Motegi, Kini Bersiap Hadapi Home GP Mandalika

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 17:00 WIB
Veda Ega Pratama finis P11 Moto3 GP Jepang 2026 setelah start dari P18. Raih lima poin, Veda kini bersiap menghadapi home GP Mandalika. (Foto: Instagram/@veda_54)
Veda Ega Pratama finis P11 Moto3 GP Jepang 2026 setelah start dari P18. Raih lima poin, Veda kini bersiap menghadapi home GP Mandalika. (Foto: Instagram/@veda_54)

RADAR BANYUWANGI – Start dari posisi ke-18 tak menghalangi Veda Ega Pratama untuk membawa pulang poin dari Moto3 GP Jepang 2026. Pembalap muda Indonesia itu mengakhiri balapan utama di posisi ke-11 setelah bertarung keras di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026).

Hasil tersebut mengantarkan Veda meraih tambahan lima poin pada seri ke-16 Moto3 musim 2026. Lebih dari sekadar tambahan angka di klasemen, finis P11 menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum Veda menghadapi balapan yang paling dinanti: GP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Veda harus memulai balapan dari P18 setelah mendapat sanksi grid penalty. Situasi tersebut membuat pembalap Honda Team Asia bernomor start 9 itu harus bekerja ekstra sejak lap pertama.

Sempat Kehilangan Posisi, Veda Bangkit

Balapan di Motegi tidak langsung berjalan sesuai harapan Veda.

Sesaat setelah start, pembalap asal Gunungkidul itu justru kehilangan beberapa posisi. Namun, Veda tidak membiarkan dirinya terlalu lama terjebak di barisan belakang.

Ia mulai melakukan sejumlah manuver overtake untuk memangkas jarak dengan rombongan di depannya.

Perlahan tetapi pasti, Veda mampu merangsek naik. Memasuki paruh kedua balapan, dia berhasil bergabung dalam rombongan besar yang bertarung memperebutkan posisi 10 besar.

Persaingan semakin ketat ketika balapan memasuki lap terakhir. Veda akhirnya mengamankan P11 dengan selisih 21,120 detik dari pemenang balapan.

"Saya cukup senang karena bisa finis di zona poin, terutama setelah harus start dari P18. Momen start tadi tidak sesuai ekspektasi saya, sehingga saya sempat kehilangan beberapa posisi dan harus bekerja keras sejak awal untuk memulihkannya," ujar Veda melalui keterangan resmi Honda Team Asia.

Lima Poin dari Motegi

Veda mengakui dirinya harus tampil agresif untuk mengejar posisi yang lebih baik.

Setiap peluang menyalip coba dimanfaatkan. Namun, di tengah persaingan ketat, dia tetap berusaha menjaga ritme dan menghindari kesalahan.

"Saya mencoba menyalip setiap kali ada kesempatan, bahkan beberapa kali menekan hingga batas maksimal," kata Veda.

Menurutnya, hasil P11 tetap memberikan banyak hal positif.

"Saya fokus pada diri sendiri, menghindari kesalahan, dan memanfaatkan setiap celah. Hasil P11 tidak buruk dan kami mendapat poin penting serta banyak pelajaran positif dari Motegi," lanjutnya.

Bagi Veda, lima poin tersebut menjadi hasil penting setelah harus memulai balapan dari barisan belakang.

Rekan Setim Veda Bernasib Kurang Beruntung

Sementara Veda mampu membawa pulang poin, rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani, justru mengalami balapan yang lebih sulit.

Pembalap Jepang tersebut sempat menunjukkan race pace yang menjanjikan. Namun, Mitani harus menjalani double long-lap penalty setelah dinyatakan melakukan jump start.

Hukuman tersebut membuat peluangnya untuk bersaing di posisi depan semakin berat. Mitani akhirnya harus puas finis di posisi ke-21.

Mandalika Menanti Veda

Usai menyelesaikan balapan di Jepang, rombongan Honda Team Asia langsung bersiap menuju seri berikutnya dalam rangkaian tur Asia.

Tujuannya adalah Indonesia.

Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan menjadi panggung berikutnya bagi Veda Ega Pratama.

Balapan tersebut memiliki arti khusus karena menjadi home Grand Prix pertama Veda sebagai pembalap reguler Moto3 World Championship.

Pembalap 19 tahun itu tidak hanya akan menghadapi lintasan yang sudah dikenal publik Indonesia, tetapi juga atmosfer dukungan langsung dari para penggemar Tanah Air.

"Sekarang kami menuju Indonesia, dan balapan ini sangat penting bagi saya karena ini akan menjadi Home Grand Prix pertama saya di Moto3," ujar Veda.

"Saya sangat antusias untuk membalap di hadapan para pendukung sendiri. Saya akan terus bekerja keras bersama tim dan memberikan yang terbaik di Mandalika pekan depan," imbuhnya.

Dari P18 di Motegi hingga finis P11, Veda sudah menunjukkan satu modal penting: kemampuan bangkit ketika balapan tidak berjalan sesuai rencana.

Kini, tantangan berikutnya menunggu di Mandalika. Lima poin dari Jepang sudah dikantongi. Berikutnya, Veda akan mengejar hasil terbaik di depan publik Indonesia sendiri. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 2026 Moto3 Jepang Honda Team Asia GP Mandalika veda ega pratama