RADAR BANYUWANGI – Kemenangan David Almansa di Moto3 Jepang 2026 mengubah peta persaingan papan atas klasemen. Pembalap Spanyol itu melesat ke posisi kedua setelah mengumpulkan 25 poin di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10), sekaligus menggeser Alvaro Carpe. Sementara itu, Maximo Quiles tetap tak tergoyahkan di puncak, sedangkan Veda Pratama kini mengoleksi poin sama dengan rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish.
Hasil balapan di Jepang menghadirkan sejumlah pergeseran penting. Almansa menjadi salah satu pembalap yang paling diuntungkan, Rico Salmela naik dua tingkat, dan persaingan di antara pembalap Asia semakin rapat setelah Veda berhasil menyamai perolehan poin Hakim.
Meski demikian, posisi teratas masih menjadi milik Quiles. Pembalap CFMOTO Aspar itu menambah 20 poin setelah finis kedua dan kini mengoleksi 326 poin, unggul 127 angka atas Almansa.
Almansa Geser Carpe dari Posisi Kedua
Sebelum balapan Moto3 Jepang, Almansa menempati peringkat ketiga dengan 174 poin. Dia hanya terpaut satu angka dari Carpe yang berada di posisi kedua.
Kemenangan di Motegi langsung mengubah situasi tersebut. Almansa mengamankan tambahan 25 poin sehingga total koleksinya meningkat menjadi 199 poin.
Sebaliknya, Carpe yang finis ketiga hanya memperoleh 16 poin. Koleksi poinnya kini menjadi 191 angka, tertinggal delapan poin dari Almansa.
Perubahan itu menjadi buah dari penampilan konsisten Almansa sepanjang balapan. Dia mampu mengambil alih posisi terdepan dan mempertahankannya hingga garis finis, meski mendapat tekanan dari para rival.
Brian Uriarte tetap bertahan di posisi keempat klasemen. Pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut menambah 13 poin di Jepang sehingga kini mengoleksi 187 poin.
Dengan demikian, persaingan di tiga besar semakin menarik. Almansa berhasil menyalip Carpe, tetapi jarak keduanya masih cukup dekat untuk membuat perebutan posisi kedua berlanjut pada seri berikutnya.
Quiles Makin Kokoh di Puncak
Tidak ada perubahan di posisi teratas klasemen Moto3 2026. Maximo Quiles tetap memimpin setelah finis kedua di Jepang.
Tambahan 20 poin membuat koleksi Quiles bertambah dari 306 menjadi 326 poin. Keunggulannya atas Almansa kini mencapai 127 poin.
Hasil tersebut menunjukkan konsistensi Quiles dalam mengumpulkan poin sepanjang musim. Meski gagal memenangi balapan di Motegi, finis kedua tetap menjadi modal penting untuk menjaga jarak dari para pesaing.
Dalam balapan, Quiles terlibat persaingan ketat dengan Carpe dan Almansa. Dia sempat berada dalam jarak sangat dekat dengan pemimpin lomba pada fase akhir, tetapi akhirnya harus puas finis di posisi kedua.
Dengan koleksi poin yang sudah mencapai 326, Quiles masih berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan keunggulan di klasemen.
Veda Pratama Samai Poin Hakim Danish
Perubahan menarik juga terjadi dalam persaingan dua pembalap Asia Tenggara, Veda Pratama dan Hakim Danish.
Sebelum GP Jepang, Hakim berada di peringkat ketujuh dengan 101 poin, sedangkan Veda menempati posisi kedelapan dengan 100 poin.
Namun, hasil balapan di Motegi menghapus selisih tersebut. Veda finis ke-11 dan memperoleh lima poin, sementara Hakim menutup lomba di posisi ke-12 dengan tambahan empat poin.
Kini, keduanya sama-sama mengoleksi 105 poin. Hakim masih berada di peringkat ketujuh, sedangkan Veda menempati posisi kedelapan karena urutan klasemen tidak hanya ditentukan oleh jumlah poin.
Perjalanan Veda di Jepang patut mendapat perhatian. Dia memulai balapan dari posisi ke-16, sempat merangsek ke posisi ke-10 pada lap ketujuh, lalu menutup lomba di urutan ke-11.
Hakim juga menunjukkan daya juang setelah sempat berada di posisi ke-19 sebelum akhirnya mampu finis ke-12.
Hasil tersebut membuat persaingan keduanya semakin menarik. Veda kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi klasemen pada seri berikutnya, sekaligus menjaga momentum setelah berhasil menyamai poin Hakim.
Rico Salmela Melonjak ke 10 Besar
Rico Salmela menjadi salah satu pembalap dengan kenaikan posisi paling mencolok setelah GP Jepang.
Sebelum balapan, pembalap Red Bull KTM Tech3 itu berada di peringkat ke-12 dengan 70 poin. Hasil finis kelima di Motegi memberinya tambahan 11 poin sehingga total koleksinya meningkat menjadi 81 poin.
Tambahan tersebut mengangkat Salmela ke posisi ke-10, naik dua tingkat dari klasemen sebelumnya.
Dia berhasil melewati Adrian Cruces dan Guido Pini. Cruces kini berada di peringkat ke-11 dengan 79 poin, sedangkan Pini menempati posisi ke-12 dengan 70 poin.
Pergeseran juga terjadi pada Joel Esteban. Pembalap LEVEL UP–MTA itu naik dua posisi ke peringkat ke-15 setelah memperoleh tujuh poin dari hasil finis kesembilan di Jepang.
Persaingan Rookie Ikut Memanas
Di antara para rookie Moto3 2026, Brian Uriarte masih menjadi salah satu pembalap dengan posisi terbaik. Dia menempati peringkat keempat dengan 187 poin.
Veda Pratama berada di posisi kedelapan dengan 105 poin, sedangkan Hakim Danish menempati peringkat ketujuh dengan jumlah poin yang sama.
Rico Salmela juga menunjukkan perkembangan positif setelah naik ke posisi ke-10. Sementara itu, Casey O’Gorman menambah satu poin di Jepang dan kini mengoleksi 70 poin di peringkat ke-13.
Perubahan lain terjadi di papan bawah. Leo Rammerstorfer kini mengoleksi empat poin di posisi ke-25, sedangkan Zen Mitani memiliki dua poin di peringkat ke-26.
Hasil Moto3 Jepang 2026 memperlihatkan bahwa persaingan bukan hanya berlangsung di barisan depan. Perebutan posisi tengah dan bawah klasemen juga terus bergerak seiring tambahan poin dari setiap seri.
Bagi Veda, hasil di Motegi menjadi modal penting untuk menjaga persaingan di papan tengah. Dengan koleksi 105 poin, dia kini sejajar dengan Hakim Danish dan berpeluang memperbaiki posisi pada balapan berikutnya.
Sementara itu, kemenangan Almansa membuat perebutan posisi kedua semakin terbuka, meski Quiles masih memegang kendali kuat di puncak klasemen.
Klasemen Moto3 2026 Usai GP Jepang
Berikut klasemen sementara Moto3 2026 setelah balapan di Sirkuit Motegi:
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Aspar | 326 | – |
| 2 | David Almansa | LM-D Intact GP | 199 | -127 |
| 3 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | 191 | -135 |
| 4 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 187 | -139 |
| 5 | Marco Morelli | CFMOTO Aspar | 146 | -180 |
| 6 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | 120 | -206 |
| 7 | Hakim Danish | A-M MSi Racing | 105 | -221 |
| 8 | Veda Pratama | Honda Team Asia | 105 | -221 |
| 9 | Matteo Bertelle | LEVEL UP–MTA | 96 | -230 |
| 10 | Rico Salmela | Red Bull KTM Tech3 | 81 | -245 |
| 11 | Adrian Cruces | CIP Green Power | 79 | -247 |
| 12 | Guido Pini | Leopard Racing | 70 | -256 |
| 13 | Casey O’Gorman | SIC58 Squadra Corse | 70 | -256 |
| 14 | Joel Kelso | GRYD–Mlav Racing | 67 | -259 |
| 15 | Joel Esteban | LEVEL UP–MTA | 66 | -260 |
| 16 | Eddie O’Shea | GRYD–Mlav Racing | 65 | -261 |
| 17 | Adrian Fernandez | Leopard Racing | 62 | -264 |
| 18 | David Munoz | LM-D Intact GP | 61 | -265 |
| 19 | Jesus Rios | Rivacold Snipers | 49 | -277 |
| 20 | Ryusei Yamanaka | A-M MSi Racing | 39 | -287 |
| 21 | Scott Ogden | CIP Green Power | 30 | -296 |
| 22 | David Gonzalez | LM-D Intact GP | 7 | -319 |
| 23 | Marcos Uriarte | LM-D Intact GP | 6 | -320 |
| 24 | Cormac Buchanan | CODE Motorsports | 5 | -321 |
| 25 | Leo Rammerstorfer | SIC58 Squadra Corse | 4 | -322 |
| 26 | Zen Mitani | Honda Team Asia | 2 | -324 |
| 27 | Ruche Moodley | CODE Motorsports | 1 | -325 |
| 28 | Kiattisak Singhapong | Honda Team Asia | 1 | -325 |
GP Jepang mengubah peta persaingan Moto3 2026. Almansa kini menjadi pesaing terdekat Quiles setelah naik ke posisi kedua, sementara Veda Pratama berhasil menyamai poin Hakim Danish. Dengan beberapa seri tersisa, perebutan posisi klasemen masih berpotensi menghadirkan kejutan. (&)
Editor : Ali Sodiqin