Veda Ega Pratama P14 di FP2 Moto3 Jepang, Tiket Q2 Sudah Aman

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:26 WIB
Hasil FP2 Moto3 GP Jepang. (MotoGP)
Hasil FP2 Moto3 GP Jepang. (MotoGP)

RADAR BANYUWANGI – Veda Ega Pratama menutup Free Practice 2 (FP2) Moto3 GP Jepang 2026 di posisi ke-14. Sementara itu, David Almansa menjadi pembalap tercepat sekaligus memecahkan rekor lap Moto3 di Mobility Resort Motegi, Sabtu (3/10).

Veda membukukan waktu terbaik 1 menit 55,906 detik. Pembalap Honda Team Asia tersebut tertinggal 1,161 detik dari Almansa yang mencetak 1 menit 54,745 detik.

Meski hanya menempati P14 di FP2, Veda tidak perlu melalui Q1. Tiket langsung menuju Q2 sudah diamankannya sejak Practice Jumat.

Saat itu, pembalap Indonesia berusia 17 tahun tersebut finis kedelapan dengan catatan 1 menit 55,597 detik. Veda hanya terpaut 0,317 detik dari Marco Morelli yang memimpin Practice.

Hasil tersebut membuat Veda masuk dalam kelompok 14 pembalap yang langsung lolos ke Q2.

Veda Datang dengan Kepercayaan Diri

Veda datang ke Motegi dengan kepercayaan diri yang membaik. Dalam pernyataan Honda Team Asia menjelang GP Jepang, dia mengaku semakin siap menghadapi rangkaian balapan Asia.

“Saya sangat antusias untuk pergi ke Jepang. Setelah balapan di Austria, saya merasa kepercayaan diri saya kembali pulih,” ujar Veda.

Motegi juga bukan sirkuit asing bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut. Dalam profil resmi MotoGP, Veda menyebut Motegi sebagai salah satu trek favoritnya karena karakter sirkuit yang menantang dan teknis.

Pengalamannya di lintasan Jepang itu cukup terlihat pada Practice Jumat. Veda mampu mempertajam waktu pada fase akhir hingga melompat ke posisi kedelapan.

Pada FP2, catatannya memang sekitar tiga persepuluh detik lebih lambat dibandingkan Practice. Namun, sesi Sabtu pagi tidak lagi menentukan tiket Q2. Karena itu, fokus pembalap lebih banyak tertuju pada penyempurnaan setelan, ritme balap, dan persiapan menjelang kualifikasi.

Almansa Cetak Rekor Baru Motegi

Perhatian terbesar pada FP2 tertuju kepada Almansa. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut melesat dengan catatan 1 menit 54,745 detik.

Waktu itu sekaligus menjadi rekor lap baru Moto3 di Motegi. Rekor sebelumnya, 1 menit 54,761 detik, dibuat Ivan Ortola pada 2024.

Almansa memangkas rekor tersebut sebesar 0,016 detik.

Hasil itu terasa semakin penting karena Almansa menjalani hari yang sulit pada Jumat. Dia mengalami tiga kecelakaan dan hanya menempati posisi kesepuluh pada Practice.

Situasinya berubah pada Sabtu pagi. Almansa langsung menjadi pembalap yang harus dikejar.

Quiles Tempel Almansa

Pemimpin klasemen Moto3 2026 Maximo Quiles menjadi pembalap yang paling dekat dengan Almansa.

Quiles mencetak waktu 1 menit 54,777 detik. Selisih keduanya hanya 0,032 detik.

Almansa dan Quiles menjadi dua pembalap yang mampu menembus catatan di bawah 1 menit 55 detik pada FP2.

Alvaro Carpe berada di posisi ketiga dengan 1 menit 55,141 detik. Brian Uriarte menyusul di P4, lalu Matteo Bertelle melengkapi lima besar.

Quiles datang ke Jepang dengan peluang pertama untuk mengunci gelar dunia Moto3 2026. Namun, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu memilih tetap fokus dari satu balapan ke balapan berikutnya.

“Saya tidak terlalu fokus pada itu. Saya ingin tetap melihatnya balapan demi balapan, seperti sepanjang tahun ini,” kata Quiles kepada AS.

Hasil FP2 Moto3 GP Jepang 2026

  1. David Almansa – 1:54,745
  2. Maximo Quiles – 1:54,777
  3. Alvaro Carpe – 1:55,141
  4. Brian Uriarte – 1:55,156
  5. Matteo Bertelle – 1:55,241
  6. Adrian Fernandez – 1:55,282
  7. Valentin Perrone – 1:55,361
  8. David Muñoz – 1:55,412
  9. Rico Salmela – 1:55,432
  10. Marco Morelli – 1:55,508

Veda Bidik Posisi Start Lebih Baik

Veda kini mengalihkan fokus menuju Q2. Posisi kedelapan pada Practice menunjukkan bahwa dia memiliki kecepatan satu lap yang cukup untuk bersaing lebih dekat dengan kelompok depan.

Di klasemen sementara Moto3 2026, Veda berada di posisi kedelapan dengan 100 poin. Hakim Danish berada satu tingkat di atasnya dengan 101 poin, sedangkan Matteo Bertelle mengikuti dengan 86 poin.

Musim debut penuh Veda juga sudah menghasilkan catatan bersejarah. Dia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix setelah finis ketiga pada Moto3 Brasil.

Karena itu, posisi P14 pada FP2 bukan satu-satunya tolok ukur peluang Veda di Motegi. Kesempatan berikutnya datang pada Q2, ketika dia akan berusaha mengamankan posisi start terbaik untuk balapan Minggu (4/10).

Sementara itu, duel Almansa dan Quiles menjadi sinyal bahwa persaingan di barisan depan bakal berlangsung ketat. Almansa membawa rekor baru Motegi, sedangkan Quiles terus mendekati kesempatan mengunci gelar dunia.

Editor : Lugas Rumpakaadi
David Almansa Moto3 Motegi Moto3 Jepang 2026 hasil FP2 Moto3 veda ega pratama