Rekor Motegi Pecah, Alex Marquez Pimpin Practice MotoGP Jepang 2026

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 15:08 WIB
Alex Marquez memacu Ducati Gresini. (Instagram/alexmarquez73)
Alex Marquez memacu Ducati Gresini. (Instagram/alexmarquez73)

RADAR BANYUWANGI – Alex Marquez langsung membuat gebrakan di hari pertama MotoGP Jepang 2026. Pembalap BK8 Gresini Racing itu menjadi yang tercepat pada sesi Practice di Mobility Resort Motegi, Jumat, 2 Oktober 2026.

Alex mencatat waktu 1 menit 42,811 detik. Bukan hanya membawa namanya ke puncak daftar waktu, catatan itu juga menjadi rekor lap baru di Motegi.

Rekor sebelumnya, 1 menit 42,911 detik, dibuat Francesco Bagnaia pada 2024. Alex mempertajamnya tepat 0,100 detik.

Persaingan di depan berlangsung rapat. Pedro Acosta finis kedua dengan selisih hanya 0,076 detik. Marc Marquez menyusul di posisi ketiga dengan jarak 0,100 detik dari sang adik.

Artinya, tiga pembalap teratas hanya dipisahkan sepersepuluh detik.

Hasil itu sekaligus membuktikan ucapan Marc sebelum akhir pekan dimulai. Dalam wawancara resmi MotoGP, Marc menegaskan persaingan tidak hanya terjadi di antara sesama pembalap Ducati.

“Kami sedang bersaing dengan pabrikan lain dan 3 pembalap,” ujar Marc.

Ucapan tersebut terlihat jelas di Practice. Ducati memang menempatkan Alex dan Marc di tiga besar, tetapi KTM lewat Acosta berada sangat dekat.

Acosta Nyaris Rebut Posisi Teratas

Acosta sempat berada di posisi pertama pada fase akhir sesi setelah membukukan 1 menit 42,887 detik. Namun, hanya beberapa detik berselang, Alex melintas dengan catatan 1 menit 42,811 detik.

Acosta sebenarnya mempunyai kecepatan yang sangat kompetitif. Berdasarkan gabungan sektor terbaiknya, pembalap KTM itu bahkan memiliki theoretical ideal lap 1 menit 42,780 detik.

Sebelum Practice, Acosta juga sudah mengingatkan bahwa Motegi tahun ini menyimpan banyak tanda tanya. Penyebabnya adalah permukaan lintasan baru dan karakter ban yang berbeda dibanding musim sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat data lama tidak sepenuhnya bisa dijadikan patokan.

Red Flag akibat Masalah Motor Ogura

Practice sempat dihentikan saat sesi baru berjalan sekitar delapan menit. Motor Ai Ogura mengalami masalah teknis dan meninggalkan cairan di lintasan.

Race Direction langsung mengibarkan red flag. Petugas kemudian membersihkan trek sebelum sesi dilanjutkan.

Ogura akhirnya kembali turun dengan motor keduanya. Namun, pembalap tuan rumah itu hanya mampu menempati posisi ke-15.

Drama lain muncul pada fase akhir. Diogo Moreira dan Johann Zarco sama-sama terjatuh ketika berburu waktu.

Meski demikian, catatan keduanya cukup untuk lolos langsung ke Q2. Moreira berada di posisi kesembilan, sedangkan Zarco menempati posisi kesepuluh.

Zarco bahkan hanya unggul 0,004 detik atas Fermin Aldeguer yang berada di posisi ke-11.

Lima Pabrikan Tembus 10 Besar

Hasil Practice juga menunjukkan persaingan antarpabrikan yang ketat.

Ducati menempatkan Alex Marquez, Marc Marquez, dan Fabio Di Giannantonio di 10 besar. KTM diwakili Pedro Acosta dan Enea Bastianini.

Aprilia meloloskan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Yamaha mengandalkan Fabio Quartararo, sedangkan Honda diwakili Diogo Moreira dan Johann Zarco.

Dengan demikian, lima pabrikan memiliki wakil di Q2.

Situasi itu membuat kualifikasi Sabtu berpotensi berlangsung jauh lebih terbuka.

Martin, Marc, dan Bezzecchi Aman ke Q2

Tiga pembalap yang berada dalam persaingan utama gelar MotoGP 2026 sama-sama berhasil lolos langsung ke Q2.

Marc menjadi yang terbaik di antara mereka dengan posisi ketiga. Bezzecchi menempati urutan keempat, sedangkan pemimpin klasemen Jorge Martin finis kedelapan.

Martin datang ke Jepang dengan keunggulan 12 poin atas Marc.

Menjelang akhir pekan, pembalap Aprilia tersebut juga menunjukkan respek terhadap rival utamanya.

“Suatu kehormatan bisa berada di sini dan bertarung bersama Marc,” kata Martin kepada MotoGP.

Dengan tujuh Grand Prix tersisa saat akhir pekan Motegi dimulai, kesalahan kecil dalam Sprint maupun balapan utama bisa berpengaruh besar terhadap perebutan gelar.

Bagnaia Terpuruk di P16

Situasi berbeda dialami Francesco Bagnaia.

Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut hanya mampu mencatat 1 menit 43,586 detik. Ia tertinggal 0,775 detik dari Alex dan menutup Practice di posisi ke-16.

Bagnaia pun harus memulai kualifikasi dari Q1.

Kondisi itu cukup mengejutkan. Apalagi, Motegi sebelumnya menjadi salah satu trek yang bersahabat bagi Bagnaia.

Di Q1, ia harus bersaing dengan Fermin Aldeguer, Brad Binder, Raul Fernandez, Franco Morbidelli, Ai Ogura, Luca Marini, Jack Miller, Somkiat Chantra, Alex Rins, Toprak Razgatlioglu, dan Maverick Viñales.

Hanya dua pembalap tercepat yang berhak melaju ke Q2.

Hasil Practice MotoGP Jepang 2026

  1. Alex Marquez – 1:42,811
  2. Pedro Acosta – +0,076
  3. Marc Marquez – +0,100
  4. Marco Bezzecchi – +0,218
  5. Enea Bastianini – +0,349
  6. Fabio Di Giannantonio – +0,386
  7. Fabio Quartararo – +0,419
  8. Jorge Martin – +0,464
  9. Diogo Moreira – +0,495
  10. Johann Zarco – +0,574
  11. Fermin Aldeguer – +0,578
  12. Brad Binder – +0,618
  13. Raul Fernandez – +0,674
  14. Franco Morbidelli – +0,716
  15. Ai Ogura – +0,768
  16. Francesco Bagnaia – +0,775
  17. Luca Marini – +0,877
  18. Jack Miller – +0,917
  19. Somkiat Chantra – +1,085
  20. Alex Rins – +1,493
  21. Toprak Razgatlioglu – +1,600
  22. Maverick Viñales – P22

Aksi MotoGP Jepang berlanjut Sabtu, 3 Oktober 2026. Q1 dijadwalkan mulai pukul 08.50 WIB, disusul Q2. Sprint sepanjang 12 lap akan berlangsung pukul 13.00 WIB.

Dengan jarak tiga besar yang hanya 0,100 detik, perebutan pole di Motegi masih sangat terbuka. Alex memang memegang rekor baru, tetapi Acosta dan Marc sudah berada tepat di belakangnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
MotoGP Jepang 2026 MotoGP Motegi 2026 hasil Practice MotoGP Jepang 2026 francesco bagnaia alex marquez