Mario Aji P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026, Gonzalez Tercepat

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:06 WIB
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, menjalani rangkaian Moto2 GP Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi. Mario menempati posisi ke-24 pada FP1 dengan catatan 1 menit 48,996 detik. (Instagram/mariosuryoaj1)
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, menjalani rangkaian Moto2 GP Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi. Mario menempati posisi ke-24 pada FP1 dengan catatan 1 menit 48,996 detik. (Instagram/mariosuryoaj1)

RADAR BANYUWANGI - Mario Suryo Aji membuka Moto2 GP Jepang 2026 dengan menempati posisi ke-24 pada sesi Free Practice 1 (FP1) di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10).

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu membukukan waktu terbaik 1 menit 48,996 detik. Mario tertinggal 1,445 detik dari Manuel Gonzalez yang menjadi pembalap tercepat.

Gonzalez membawa Liqui Moly Dynavolt Intact GP ke posisi teratas dengan catatan 1 menit 47,551 detik. Filip Salač menempel sangat dekat di posisi kedua. Jarak keduanya hanya 0,023 detik.

David Alonso melengkapi tiga besar dengan selisih 0,146 detik dari Gonzalez.

Hasil FP1 juga menjadi awal positif bagi Gonzalez dalam menghadapi putaran ke-16 Moto2 2026. Dia datang ke Motegi sebagai pemimpin klasemen dengan 245,5 poin, unggul 35,5 poin atas Izan Guevara.

Mario Lebih Cepat daripada Furusato

Meski masih berada di luar 20 besar, Mario mencatat waktu lebih baik daripada rekan setimnya, Taiyo Furusato. Pembalap Jepang tersebut berada di posisi ke-26 dengan waktu 1 menit 49,579 detik.

Artinya, Mario unggul 0,583 detik atas Furusato pada sesi pembuka.

Sementara itu, Ayumu Sasaki menjadi pembalap Jepang dengan posisi terbaik di antara ketiganya. Sasaki berada di urutan ke-20 dengan waktu 1 menit 48,794 detik.

Mario hanya berjarak 0,202 detik dari Sasaki. Selisih waktu yang kecil itu menunjukkan ketatnya persaingan di kelompok tengah.

FP1 sendiri belum menentukan pembalap yang lolos langsung ke Q2. Penentuan 14 pembalap terbaik dilakukan melalui sesi Practice pada Jumat siang.

Mario sebelumnya mampu menembus 14 besar saat Practice GP Austria. Karena itu, kesempatan untuk memperbaiki posisi masih terbuka.

Selepas balapan di Austria, Mario mengatakan ingin menjalani rangkaian balapan berikutnya dengan pendekatan yang lebih sederhana.

“Saya hanya ingin menikmatinya, memberikan yang terbaik, dan menikmati balapan di depan penonton,” kata Mario dalam pernyataan Honda Team Asia.

Pernyataan tersebut disampaikan sebelum GP Jepang dan bukan komentar atas hasil FP1 di Motegi.

Gonzalez Langsung Pimpin Persaingan

Di barisan depan, Gonzalez langsung memperlihatkan kecepatannya. Dia unggul tipis atas Salač, sedangkan Alonso berada tidak jauh di posisi ketiga.

Daniel Holgado menempati posisi keempat dengan selisih 0,273 detik. Tony Arbolino menyusul di posisi kelima, terpaut 0,300 detik.

Dengan demikian, lima pembalap teratas hanya terpisah tiga persepuluh detik.

Guevara, rival terdekat Gonzalez dalam perebutan gelar, berada di posisi keenam dengan selisih 0,399 detik. Deniz Öncü, Senna Agius, Barry Baltus, dan Ivan Ortola melengkapi sepuluh besar.

Gonzalez sebelumnya menegaskan bahwa targetnya setelah GP Austria adalah kembali ke barisan depan.

“Kami akan mencoba kembali berada tepat di barisan depan di Jepang,” ujar Gonzalez melalui laporan resmi Intact GP.

Target awal itu langsung terpenuhi pada FP1.

Namun, hasil sesi pembuka belum dapat menjadi patokan mutlak kekuatan untuk balapan. Selain program kerja setiap tim berbeda, kondisi lintasan Motegi tahun ini juga berubah.

Aspal Baru Jadi Tantangan

Mobility Resort Motegi telah mengalami pengaspalan ulang secara menyeluruh menjelang musim 2026.

Pirelli menyebut permukaan baru tersebut menjadi salah satu variabel terbesar pada GP Jepang karena tim belum memiliki banyak data mengenai tingkat grip, keausan, dan degradasi ban.

Perubahan itu juga membuat perbandingan waktu dengan musim lalu harus dilakukan dengan hati-hati.

Pada FP1 Moto2 Jepang 2025, Jake Dixon menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 49,067 detik. Catatan Gonzalez tahun ini lebih cepat 1,516 detik.

Selisih tersebut tidak bisa semata-mata dianggap sebagai peningkatan performa motor atau pembalap. Kondisi permukaan lintasan dan karakter ban juga turut memengaruhi catatan waktu.

Motegi dikenal sebagai sirkuit dengan karakter stop-and-go. Pengereman keras dan kebutuhan traksi saat keluar tikungan menjadi faktor penting dalam menentukan setelan motor.

Hasil 10 Besar FP1 Moto2 Jepang 2026

  1. Manuel Gonzalez — 1 menit 47,551 detik
  2. Filip Salač — +0,023 detik
  3. David Alonso — +0,146 detik
  4. Daniel Holgado — +0,273 detik
  5. Tony Arbolino — +0,300 detik
  6. Izan Guevara — +0,399 detik
  7. Deniz Öncü — +0,423 detik
  8. Senna Agius — +0,444 detik
  9. Barry Baltus — +0,509 detik
  10. Ivan Ortola — +0,535 detik

Mario Aji berada di posisi ke-24 dengan waktu 1 menit 48,996 detik atau tertinggal 1,445 detik dari Gonzalez.

Mario dan pembalap Moto2 lainnya selanjutnya menjalani Practice pada Jumat pukul 12.05 WIB. Hanya 14 pembalap tercepat yang langsung mengamankan tempat di Q2.

Balapan Moto2 GP Jepang dijadwalkan berlangsung Minggu (4/10) pukul 10.15 WIB selama 19 lap.

Bagi Mario, Practice menjadi kesempatan penting untuk memangkas selisih sekaligus memperbaiki posisi. Sementara itu, Gonzalez memulai akhir pekan di Motegi dengan modal kuat, meski selisih 0,023 detik dari Salač menunjukkan persaingan belum jauh dari kata aman.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Manuel González Moto2 Jepang 2026 hasil FP1 Moto2 Moto2 Motegi Mario Aji