Veda Ega Pratama Buka Moto3 Jepang 2026 di P16, Masih Bisa Kejar Q2

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 08:22 WIB
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, menjalani FP1 Moto3 GP Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10). Veda mengakhiri sesi di posisi ke-16 dengan selisih 1,067 detik dari Ryusei Yamanaka yang menjadi pembalap tercepat. (Instagram/veda_54)
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, menjalani FP1 Moto3 GP Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10). Veda mengakhiri sesi di posisi ke-16 dengan selisih 1,067 detik dari Ryusei Yamanaka yang menjadi pembalap tercepat. (Instagram/veda_54)

RADAR BANYUWANGI - Veda Ega Pratama mengawali Moto3 GP Jepang 2026 dari posisi ke-16 pada sesi Free Practice 1 (FP1) di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10). Pembalap Honda Team Asia itu terpaut 1,067 detik dari Ryusei Yamanaka yang menjadi pembalap tercepat.

Yamanaka mencatat waktu terbaik 1 menit 55,676 detik. Pembalap tuan rumah itu menggeser David Muñoz pada fase akhir sesi dengan selisih tipis 0,033 detik.

Alvaro Carpe menempati posisi ketiga. Valentin Perrone berada di urutan keempat, sedangkan pemimpin klasemen Moto3 2026, Maximo Quiles, melengkapi lima besar.

Bagi Veda, hasil FP1 menjadi pijakan awal untuk mencari peningkatan sebelum Practice, sesi yang menentukan tiket langsung menuju Q2.

Veda Sempat Terlempar ke P22

Veda tidak langsung menemukan ritme terbaik sejak awal latihan. Pembalap Indonesia tersebut sempat berada di kelompok belakang dan turun hingga posisi ke-22.

Catatan waktunya kemudian membaik. Veda naik ke posisi ke-17 sebelum akhirnya menyelesaikan sesi di urutan ke-16.

Selisih 1,067 detik dari Yamanaka menunjukkan masih ada jarak yang harus dipangkas. Namun, progres dari P22 ke P16 memperlihatkan adanya peningkatan sepanjang sesi 35 menit tersebut.

Sebelum turun di Motegi, Veda mengaku datang dengan kepercayaan diri yang lebih baik setelah tampil kompetitif pada GP Austria.

“Setelah balapan di Austria, saya merasa kepercayaan diri saya kembali pulih dan kami memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan,” ujar Veda dalam pernyataan prabalapan Honda Team Asia.

Keyakinan tersebut belum sepenuhnya tercermin pada hasil FP1. Meski demikian, Veda masih mempunyai kesempatan memperbaiki kecepatan ketika memasuki Practice.

Lima Besar FP1 Moto3 Jepang 2026

Hasil teratas FP1 Moto3 Jepang 2026:

  1. Ryusei Yamanaka — 1 menit 55,676 detik
  2. David Muñoz — +0,033 detik
  3. Alvaro Carpe
  4. Valentin Perrone
  5. Maximo Quiles
  6. Veda Ega Pratama — +1,067 detik

Sesi juga diwarnai dua kecelakaan David Almansa. Salah satunya terjadi di Tikungan 5.

Muñoz sebenarnya sempat berada di posisi teratas setelah membukukan 1 menit 55,709 detik. Namun, Yamanaka mampu mempertajam waktu pada menit-menit terakhir dan merebut posisi pertama.

Motegi Punya Kenangan Manis bagi Veda

Motegi bukan lintasan asing bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu pernah meraih hasil gemilang di sirkuit yang sama ketika masih berlaga di Idemitsu Asia Talent Cup.

Pada musim 2023, Veda menyapu dua kemenangan di Motegi. Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanannya meraih gelar Asia Talent Cup pada tahun yang sama.

“Saya mengenal trek ini karena pernah balapan di sana sebelumnya,” kata Veda menjelang GP Jepang.

Dalam profil resminya di MotoGP, Veda juga menyebut Motegi sebagai salah satu sirkuit favorit. Ia menilai karakter lintasan tersebut menantang dan teknis.

Pengalaman itu menjadi modal penting. Namun, level persaingan Moto3 jelas berbeda. Veda kini menghadapi pembalap terbaik dunia dengan selisih waktu yang sangat rapat.

Veda Hanya Terpaut Satu Poin dari P7

GP Jepang juga penting dalam persaingan klasemen. Veda datang ke Motegi dengan menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Moto3 2026.

Ia mengoleksi 100 poin, hanya satu angka di belakang Hakim Danish yang berada di posisi ketujuh.

Posisi tersebut cukup menjanjikan mengingat 2026 merupakan musim penuh pertama Veda di Kejuaraan Dunia Moto3.

Musim ini, Veda juga telah mencatat sejarah. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium dalam balapan Grand Prix setelah finis ketiga pada Moto3 GP Brasil.

Target jangka panjangnya pun tidak kecil.

“Saya ingin menjadi pembalap MotoGP Indonesia pertama dan menjadi juara dunia,” ujar Veda dalam profil resmi MotoGP.

Practice Jadi Ujian Berikutnya

Hasil FP1 belum menentukan siapa yang langsung lolos ke Q2. Karena itu, perhatian utama kini beralih ke sesi Practice.

Veda perlu memangkas selisih dari kelompok depan sekaligus menembus zona 14 besar agar tidak harus melalui Q1.

Karakter Motegi yang didominasi pengereman keras dan akselerasi keluar tikungan juga menuntut setelan motor yang tepat. Honda Team Asia masih memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian setelah membaca data FP1.

Practice Moto3 dijadwalkan berlangsung Jumat (2/10) pukul 11.15 WIB. FP2 digelar Sabtu (3/10) pukul 06.40 WIB, disusul kualifikasi mulai pukul 10.45 WIB.

Balapan Moto3 GP Jepang akan berlangsung Minggu (4/10) pukul 09.00 WIB.

Setelah membuka akhir pekan di P16, tantangan Veda, memangkas selisih 1,067 detik dan kembali mendekati kelompok depan di sirkuit yang pernah memberinya banyak kenangan manis.

Editor : Lugas Rumpakaadi
hasil FP1 Moto3 Moto3 Motegi Moto3 Jepang 2026 Ryusei Yamanaka veda ega pratama