RADAR BANYUWANGI – Persaingan Hakim Danish dan Veda Ega Pratama di klasemen Moto3 2026 memasuki fase krusial. Hanya terpaut satu poin, pembalap Malaysia itu bertekad memaksimalkan seri ke-16 di Sirkuit Motegi, Jepang, agar posisinya tetap berada di atas pembalap Indonesia tersebut. Danish kini mengoleksi 101 poin di peringkat ketujuh, sedangkan Veda membuntuti dengan 100 poin di posisi kedelapan.
Danish datang ke Jepang dengan modal penting dari seri sebelumnya di Austria. Pada balapan seri ke-15 dua pekan lalu, pembalap tim Aeon Credit–MT Helmets–MSi tersebut berhasil menyalip posisi Veda dalam persaingan klasemen.
Kini, tantangan berikutnya menanti di Motegi. Seri Moto3 Jepang menjadi pembuka rangkaian balapan di kawasan Asia dan Australia yang berlangsung sepanjang Oktober hingga November.
Danish Tak Ingin Posisi Klasemen Kembali Berubah
Jarak satu poin membuat persaingan kedua pembalap sangat terbuka. Satu hasil balapan dapat mengubah posisi mereka di klasemen.
Karena itu, Danish bertekad memanfaatkan seluruh rangkaian akhir pekan balap di Motegi untuk mengamankan tambahan poin.
Pembalap Malaysia tersebut menyambut positif kedatangan Moto3 ke Asia. Motegi menjadi seri ke-16 musim ini sekaligus menjadi awal rangkaian balapan di luar Eropa.
“Akhir pekan ini adalah pekan balapan untuk GP Jepang dan saya sangat bersemangat untuk memulai rangkaian putaran di Asia,” kata Danish, dikutip dari Berita Harian.
Bagi Danish, seri Jepang juga menjadi kesempatan untuk mempertahankan momentum setelah berhasil menggeser Veda pada seri sebelumnya.
Motegi Buka Rangkaian Balapan Asia-Australia
Sirkuit Motegi menjadi titik awal tur Moto3 di kawasan Asia dan Australia untuk periode Oktober-November.
Setelah Jepang, persaingan akan berlanjut menuju sejumlah seri berikutnya sebelum musim 2026 memasuki dua balapan terakhir di Portugal dan Valencia.
Rangkaian tersebut membuat setiap tambahan poin menjadi penting bagi pembalap yang masih berusaha memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi Danish dan Veda, perhatian tentu tertuju pada duel perebutan posisi ketujuh dan kedelapan. Selisih satu poin membuat hasil di Motegi berpotensi langsung memengaruhi urutan keduanya.
Persaingan Danish-Veda Memasuki Fase Penting
Hingga seri ke-15, Danish mengoleksi 101 poin, sedangkan Veda telah mengumpulkan 100 poin. Keduanya berada berurutan di papan klasemen Moto3 2026.
Dengan kondisi tersebut, seri Motegi bukan hanya soal mengejar kemenangan atau finis di posisi terdepan. Perolehan poin sekecil apa pun dapat berpengaruh terhadap persaingan kedua pembalap.
Danish kini memiliki target mempertahankan posisi ketujuh. Sementara Veda memiliki peluang untuk kembali melewati pembalap Malaysia tersebut apabila mampu meraih hasil yang lebih baik di Jepang.
Persaingan satu poin itu membuat GP Jepang menjadi salah satu seri yang patut diperhatikan dalam perebutan posisi klasemen menjelang fase akhir Moto3 2026.
Laporan ini menggunakan informasi yang tersedia dalam materi sumber hingga seri ke-15 Moto3 2026. (*)
Editor : Ali Sodiqin