Veda Ega Menggila dari Posisi 19, Tapi Penalti Ubah Hasil di Austria

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 22:00 WIB
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, bersiap menghadapi Moto3 GP Austria 2026 di Red Bull Ring. Veda mengincar kebangkitan setelah gagal meraih poin dalam dua seri sebelumnya. (Instagram/veda_54)
Veda Ega Pratama finis ke-13 di Moto3 Austria 2026 setelah mendapat long lap penalty. Maximo Quiles menjadi juara di Red Bull Ring. (Instagram/veda_54)

RADAR BANYUWANGI - Veda Ega Pratama gagal mempertahankan posisi empat besar pada Moto3 Austria 2026 setelah terkena long lap penalty di dua lap terakhir. Rider Honda Team Asia itu akhirnya finis ke-13 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026) sore WIB. Sementara itu, pembalap Aspar Team, Maximo Quiles, keluar sebagai pemenang.

Hasil tersebut tetap membawa Veda Ega menembus 100 poin di klasemen sementara Moto3 2026. Namun, jalannya balapan di Austria menjadi penuh perubahan bagi rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut.

Start dari Posisi ke-19, Veda Ega Melaju Cepat

Veda Ega mengawali Moto3 Austria 2026 dari posisi ke-19. Posisi terdepan ditempati David Alamansa dari Red Bull KTM Ajo.

Balapan berlangsung dalam 20 lap. Perubahan posisi mulai terjadi sejak lap-lap awal, termasuk ketika Alamansa mengalami kecelakaan pada lap kesembilan di Turn 2.

Crash tersebut membuat Alamansa tidak dapat melanjutkan balapan.

Momentum kemudian berpihak kepada Veda Ega. Pada lap ke-10, dia sudah merangsek ke posisi kelima dan mulai memburu David Munoz yang berada satu tingkat di depannya.

Satu lap berselang, jarak Veda Ega dengan Munoz tercatat 1,109 detik.

Sempat Naik ke Posisi Keempat

Pergerakan Veda Ega terus berlanjut. Pada lap ke-13, dia berhasil menyalip Munoz untuk merebut posisi keempat.

Namun, posisi podium masih cukup jauh. Veda Ega terpaut 9,804 detik dari Alvaro Carpe yang berada di urutan ketiga.

Di depan, Maximo Quiles menjadi salah satu pembalap yang konsisten berada di barisan terdepan. Quiles memimpin balapan hingga lap ke-14.

Memasuki lap ke-15, persaingan semakin ketat. Veda Ega harus menghadapi tekanan dari Joel Esteban dan Casey O'Gorman.

Dalam perebutan posisi tersebut, Veda Ega sempat terlibat senggolan dan kehilangan posisi.

Insiden dengan Munoz Berujung Penalti

Drama terbesar terjadi pada lap ke-16 ketika Veda Ega terlibat insiden dengan Munoz.

Di sebuah tikungan, Veda Ega menutup jalur balap Munoz. Pembalap Intact GP itu kemudian keluar lintasan dan menabrak pagar pembatas.

Insiden tersebut langsung masuk dalam investigasi steward balapan.

Hasilnya, Veda Ega dijatuhi long lap penalty.

Hukuman itu menjadi sangat menentukan karena Veda Ega saat itu masih berada di posisi keempat dan balapan tinggal menyisakan dua lap.

Long Lap Penalti Mengubah Posisi Akhir

Veda Ega menjalani long lap penalty ketika persaingan menuju finis memasuki fase krusial.

Setelah menyelesaikan penalti, posisinya merosot hingga urutan ke-13. Veda Ega bahkan sempat dinyatakan belum melintasi area long lap penalty dengan benar sehingga harus mengulang.

Kesempatan untuk kembali ke posisi depan pun praktis tertutup.

Veda Ega akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-13.

Di depan, Maximo Quiles mengunci kemenangan setelah menuntaskan 20 lap dengan waktu 33 menit 24,323 detik.

Veda Ega Tembus 100 Poin

Meski gagal mempertahankan posisi empat besar, tambahan poin dari finis ke-13 membuat koleksi Veda Ega di klasemen Moto3 2026 menembus angka 100 poin.

Sementara itu, kemenangan di Red Bull Ring semakin memperkuat posisi Quiles di puncak klasemen. Rider Aspar Team tersebut kini mengoleksi 306 poin.

Bagi Veda Ega, balapan Austria menyisakan dua catatan sekaligus: kecepatan untuk bangkit dari posisi start ke-19 hingga empat besar dan konsekuensi penalti yang membuat peluang finis tinggi terlepas pada penghujung balapan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 2026 Maximo Quiles Moto3 Austria Red Bull Ring veda ega pratama