Hasil Kualifikasi Moto3 Austria 2026: Veda Ega Pratama Start P19, Brian Uriarte Rebut Pole

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 18:58 WIB
Brian Uriarte mendapatkan pole position usai mencatat waktu tercepat di sesi kualifikasi Moto3 GP Austria, Sabtu (19/9). (MotoGP)
Brian Uriarte mendapatkan pole position usai mencatat waktu tercepat di sesi kualifikasi Moto3 GP Austria, Sabtu (19/9). (MotoGP)

RADAR BANYUWANGI - Veda Ega Pratama harus bekerja lebih keras pada balapan Moto3 Grand Prix Austria 2026. Pembalap Honda Team Asia itu akan memulai lomba dari posisi ke-19 setelah langkahnya terhenti di Q1, Sabtu (19/9).

Veda mencatat waktu terbaik 1 menit 41,359 detik di Red Bull Ring, Spielberg. Dia hanya terpaut 0,127 detik dari Guido Pini yang menempati posisi ke-18 sekaligus menjadi pembalap terakhir yang lolos dari Q1 menuju Q2.

Sementara itu, Brian Uriarte tampil paling cepat dalam perebutan posisi start. Rookie Red Bull KTM Ajo tersebut mencatat 1 menit 39,544 detik untuk mengamankan pole position.

Uriarte unggul sangat tipis atas David Almansa. Selisih keduanya hanya 0,064 detik. Alvaro Carpe melengkapi baris terdepan setelah membukukan waktu 1 menit 39,859 detik.

Veda Gagal ke Q2 Hanya 0,127 Detik

Perjalanan Veda menuju posisi start ke-19 tidak berlangsung mulus.

Dia sebenarnya membuka akhir pekan di Austria dengan hasil cukup menjanjikan. Pada Free Practice 1, pembalap Indonesia tersebut mampu menempati posisi kedelapan.

Situasi berubah pada sesi Practice. Veda hanya berada di urutan ke-18 dengan catatan 1 menit 40,773 detik. Hasil tersebut membuatnya gagal masuk 14 besar yang berhak langsung melaju ke Q2.

Veda pun harus berjuang dari Q1.

Pada sesi tersebut, dia membukukan waktu 1 menit 41,359 detik. Veda menempati posisi kelima di Q1. Dia hanya membutuhkan tambahan 0,127 detik untuk melewati Pini dan merebut tiket terakhir menuju Q2.

Empat pembalap yang akhirnya lolos dari Q1 ialah Eddie O'Shea, Valentin Perrone, David Muñoz, dan Guido Pini.

Margin Veda dengan pembalap di belakangnya juga tipis. Leo Rammerstorfer yang mengisi posisi ke-20 mencatat 1 menit 41,422 detik. Artinya, Veda hanya lebih cepat 0,063 detik.

Dibandingkan dengan catatan pole Uriarte, Veda tertinggal 1,815 detik.

Hasil tersebut menempatkan Veda di baris ketujuh grid.

Veda Sudah Menantikan Balapan di Austria

Sebelum akhir pekan balapan dimulai, Veda datang ke Red Bull Ring dengan optimisme. Dia mengaku menyukai karakter lintasan di Spielberg.

"Setelah akhir pekan yang sulit di Misano, saya sangat menantikan kesempatan berikutnya di Austria," kata Veda dalam keterangan tim yang dikutip sejumlah media Indonesia.

Pembalap berusia 17 tahun tersebut juga menilai Red Bull Ring dapat memberikan peluang untuk bersaing.

"Saya menyukai Red Bull Ring. Saya pikir sirkuit ini memberi kami kesempatan yang bagus untuk bertarung," ujar Veda.

Veda memang tidak asing dengan Red Bull Ring. Sebelum naik ke Kejuaraan Dunia Moto3, dia pernah merasakan podium di sirkuit tersebut ketika tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Pada Race 2 musim 2024, Veda finis ketiga. Setahun kemudian, dia meningkatkan pencapaiannya dengan finis kedua pada Race 2 musim 2025.

Pengalaman itu menjadi modal tambahan ketika Veda harus memulai balapan Moto3 Austria kali ini dari bagian belakang grid.

Uriarte Sudah Cepat Sejak Jumat

Berbeda dengan Veda yang harus melewati Q1, Uriarte sudah menunjukkan kecepatan sejak Jumat.

Pada sesi Practice, pembalap Spanyol tersebut berada di posisi kelima dengan catatan 1 menit 40,278 detik. Hasil itu membuatnya langsung mendapat tiket ke Q2.

Uriarte juga merasa memiliki modal yang cukup bagus untuk menghadapi balapan.

"Perasaan kami sangat bagus. Hari ini kami cukup cepat dan kecepatan kami untuk Minggu juga tidak buruk," kata Uriarte seperti dikutip laman resmi Red Bull KTM Ajo.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah sesi Jumat, sebelum kualifikasi digelar.

Uriarte juga menekankan pentingnya mendapatkan posisi start yang baik. Tujuannya jelas: mengurangi risiko pada lap-lap awal perlombaan.

Target itu bahkan terlampaui.

Pada Q2, Almansa sempat menjadi pembalap yang harus dikejar. Namun, Uriarte kemudian membukukan 1 menit 39,544 detik dan merebut posisi teratas.

Almansa akhirnya harus puas di posisi kedua dengan 1 menit 39,608 detik. Carpe berada di urutan ketiga dengan 1 menit 39,859 detik.

Pole di Austria merupakan pole kedua Uriarte pada musim Moto3 2026. Pole pertamanya diraih pada Grand Prix Jerman di Sachsenring, Juli lalu.

Ketika itu, Uriarte mengalahkan Marco Morelli dengan selisih hanya 0,024 detik.

KTM Kuasai Empat Posisi Teratas

Hasil kualifikasi di Red Bull Ring sekaligus menunjukkan dominasi KTM.

Empat posisi teratas seluruhnya ditempati pembalap dengan motor KTM. Uriarte berada di depan Almansa, Carpe, dan pemimpin klasemen Maximo Quiles.

Quiles mencatat waktu 1 menit 39,981 detik dan akan memulai balapan dari posisi keempat.

Matteo Bertelle berada di urutan kelima dengan 1 menit 40,317 detik. Scott Ogden menyusul di posisi keenam setelah mencatat 1 menit 40,327 detik.

Pembalap Honda terbaik adalah Joel Kelso. Rider Australia tersebut menempati posisi ketujuh dengan waktu 1 menit 40,511 detik.

Di belakangnya terdapat Joel Esteban dan David Muñoz. Rico Salmela melengkapi sepuluh besar.

Muñoz menjadi salah satu pembalap yang mencuri perhatian. Dia harus melewati Q1, tetapi kemudian mampu melesat hingga posisi kesembilan dalam hasil akhir kualifikasi.

Veda Masih Bertahan di Tujuh Besar Klasemen

GP Austria merupakan putaran ke-15 Kejuaraan Dunia Moto3 2026.

Menjelang balapan di Red Bull Ring, Veda berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 97 poin.

Posisinya belum aman. Hakim Danish berada tepat di belakang dengan 94 poin atau hanya terpaut tiga angka. Sementara itu, Valentin Perrone berada di posisi keenam dengan 114 poin.

Meski berstatus rookie, Veda sudah mencatat sejumlah hasil penting pada musim pertamanya di Kejuaraan Dunia Moto3.

Pencapaian terbesar datang di GP Brasil. Veda finis ketiga dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium dalam balapan Grand Prix kelas prototipe.

Veda juga beberapa kali menunjukkan kemampuan memperbaiki posisi secara signifikan saat balapan.

Di Catalunya, dia pernah melaju dari posisi start ke-20 hingga finis kedelapan. Di Brno, Veda juga mampu bergerak dari posisi ke-20 menuju posisi kelima.

Catatan tersebut tidak otomatis menjamin hasil serupa di Austria. Namun, setidaknya Veda sudah memiliki pengalaman menghadapi situasi ketika harus memulai balapan dari barisan belakang.

Start P19, Peluang Poin Masih Terbuka

Balapan utama Moto3 GP Austria dijadwalkan berlangsung Minggu (20/9) pukul 16.00 WIB.

Uriarte akan memulai lomba dari pole position. Almansa dan Carpe mendampinginya di baris pertama. Quiles memimpin baris kedua dari posisi keempat.

Veda berada jauh di belakang mereka.

Namun, selisih hanya 0,127 detik dari tiket Q2 memperlihatkan betapa rapat persaingan di kelompok tempat Veda berada.

Tantangan pembalap asal Indonesia itu kini bukan lagi mengejar satu lap cepat. Veda harus mengubah posisi start ke-19 menjadi peluang untuk kembali membawa pulang poin dari Red Bull Ring.

Editor : Lugas Rumpakaadi
hasil kualifikasi Moto3 Moto3 Austria 2026 Honda Team Asia veda ega pratama Brian Uriarte