RADAR BANYUWANGI - Marc Marquez menjadi yang tercepat pada Free Practice 2 (FP2) MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring, Sabtu (19/9).
Pembalap Ducati Lenovo Team itu membukukan waktu 1 menit 29,663 detik. Jorge Martin menempel ketat di posisi kedua dengan catatan 1 menit 29,865 detik.
Selisih keduanya hanya 0,202 detik.
Pedro Acosta juga belum jauh dari persaingan. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut menempati posisi ketiga dengan waktu 1 menit 29,889 detik atau terpaut 0,226 detik dari Marquez.
Fermin Aldeguer melengkapi empat besar. Dia mencatatkan waktu 1 menit 29,957 detik.
Artinya, empat pembalap teratas hanya dipisahkan 0,294 detik. Semuanya juga berhasil menembus catatan 1 menit 29 detik.
Persaingan menuju kualifikasi pun semakin terbuka.
Marquez Ambil Alih pada Menit Akhir
Hasil FP2 mengubah peta persaingan yang terbentuk sejak Jumat.
Sehari sebelumnya, Acosta menjadi pembalap paling menonjol. Dia memimpin FP1 dengan waktu 1 menit 29,851 detik, kemudian mempertajam catatannya menjadi 1 menit 28,381 detik pada Practice.
Acosta mengungguli Aldeguer dan Ai Ogura. Sementara itu, Marquez berada di posisi keempat dengan 1 menit 28,585 detik.
Martin menyusul di posisi kelima. Dia hanya tertinggal 0,018 detik dari Marquez.
Dominasi Acosta pada Jumat mendapat perhatian khusus dari para rival.
Marquez bahkan menilai pembalap KTM itu sebagai salah satu acuan utama pada akhir pekan di Austria.
“Untuk sementara, dia adalah favorit,” kata Marquez seusai Practice Jumat.
Marquez menegaskan Ducati tetap fokus memaksimalkan paket motor mereka sendiri, meski kecepatan Acosta terlihat sangat kuat.
MotoGP juga mencatat Marquez dan Martin memiliki pandangan serupa. Keduanya menilai Acosta tampil pada level yang berbeda selama rangkaian latihan Jumat.
Situasi kemudian berubah pada FP2.
Marquez mampu menempatkan dirinya di puncak klasemen waktu. Martin naik ke posisi kedua, sedangkan Acosta turun ke urutan ketiga.
Meski demikian, catatan 1 menit 28,381 detik milik Acosta pada Practice masih menjadi waktu tercepat sepanjang akhir pekan hingga FP2 selesai.
Marquez dan Martin Cuma Terpaut 0,202 Detik
Persaingan Marquez dan Martin bukan sekadar perebutan posisi tercepat pada FP2.
Keduanya datang ke Austria dalam persaingan ketat di klasemen MotoGP 2026.
Marquez dan Martin sama-sama mengoleksi 274 poin setelah rangkaian GP San Marino di Misano. Marquez berada di posisi teratas karena memiliki jumlah kemenangan Grand Prix yang lebih banyak.
Situasi tersebut membuat setiap sesi di Austria mempunyai arti penting bagi keduanya.
Namun, Marquez menegaskan tidak ingin mengubah pendekatan hanya karena berada di puncak klasemen.
“Rasanya sama saja, baik saya sedang memimpin maupun tertinggal beberapa poin,” ujar Marquez menjelang GP Austria.
Pernyataan itu menggambarkan pendekatan Marquez dalam menghadapi persaingan gelar. Fokusnya tetap pada performa di setiap sesi.
Di lintasan, jarak Marquez dan Martin juga terus tipis.
Pada Practice Jumat, keduanya hanya terpaut 0,018 detik. Pada FP2 Sabtu, Martin kembali menjadi pembalap terdekat dengan selisih 0,202 detik.
Kondisi Lengan Martin Mem2baik
Martin datang ke Austria dengan perhatian khusus terhadap kondisi lengan kanannya.
Masalah arm pump sempat mengganggunya pada balapan sebelumnya di Misano. Kondisi tersebut bahkan membuka kemungkinan tindakan operasi setelah rangkaian GP Austria.
Namun, Martin mendapat sinyal positif setelah menjalani latihan Jumat.
“Kondisinya bagus. Lebih baik daripada yang saya perkirakan dan lebih baik dibandingkan di Misano,” kata Martin.
Pembalap Aprilia Racing itu juga merasa mampu menjaga performa dengan cukup konsisten.
Meski masih terdapat beberapa area yang harus diperbaiki bersama tim, kondisi fisiknya tidak memberikan hambatan sebesar yang sempat dikhawatirkan.
Performa Martin kemudian meningkat pada FP2.
Dia mampu berada di posisi kedua dan hanya terpaut 0,202 detik dari Marquez.
Perkembangan tersebut menjadi modal penting sebelum kualifikasi, Sprint, dan balapan utama.
Acosta Masih Pegang Catatan Tercepat Akhir Pekan
Turun ke posisi ketiga pada FP2 tidak serta-merta menghapus Acosta dari persaingan.
Pembalap KTM itu masih memegang catatan lap tercepat akhir pekan dengan 1 menit 28,381 detik yang dibuat pada Practice Jumat.
Catatan tersebut lebih cepat 1,282 detik dibandingkan waktu terbaik Marquez pada FP2.
Namun, perbandingan itu tidak bisa dilakukan secara langsung. Kondisi lintasan serta program masing-masing pembalap berbeda di setiap sesi.
Acosta sendiri puas dengan awal akhir pekannya di Red Bull Ring.
“Mungkin ini Grand Prix yang kami mulai dengan kondisi terbaik sejauh ini,” ujar Acosta.
Dia menilai ritmenya menggunakan ban medium cukup baik. Potensi dengan ban soft juga terlihat menjanjikan.
Meski tampil dominan pada Jumat, Acosta tidak ingin cepat puas.
“Sekarang kami harus menjalani kualifikasi dengan benar,” katanya.
Kualifikasi memang menjadi salah satu bagian yang ingin diperbaiki Acosta setelah beberapa akhir pekan sebelumnya tidak berjalan sempurna.
Kecepatan pada latihan hanya akan memberikan keuntungan maksimal apabila mampu diterjemahkan menjadi posisi start yang baik.
Bagnaia Bangkit, tetapi Tetap Harus Lewati Q1
Francesco Bagnaia menunjukkan peningkatan pada FP2.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu menempati posisi kelima dengan catatan 1 menit 30,093 detik. Dia tertinggal 0,430 detik dari Marquez.
Hasil tersebut jauh lebih baik dibandingkan Practice Jumat.
Bagnaia hanya menempati posisi ke-18 pada sesi yang menentukan tiket langsung menuju Q2.
Karena itu, finis kelima pada FP2 tidak membuat Bagnaia otomatis lolos ke Q2. Dia tetap harus memulai kualifikasi dari Q1 berdasarkan hasil Practice.
Fabio Quartararo berada tepat di belakang Bagnaia dengan waktu 1 menit 30,240 detik.
Alex Marquez menempati posisi ketujuh, disusul Enea Bastianini dan Johann Zarco.
Raul Fernandez melengkapi sepuluh besar dengan catatan 1 menit 30,463 detik.
Persaingan pada FP2 sangat rapat. Sepuluh pembalap teratas hanya dipisahkan 0,800 detik.
Empat pembalap terdepan bahkan berada dalam rentang kurang dari tiga persepuluh detik.
FP2 Tidak Menentukan Tiket Langsung Q2
FP2 Sabtu memiliki fungsi berbeda dengan Practice Jumat.
Practice menjadi sesi yang menentukan sepuluh pembalap yang langsung lolos ke Q2.
Sepuluh pembalap tersebut adalah Pedro Acosta, Fermin Aldeguer, Ai Ogura, Marc Marquez, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, Brad Binder, Alex Marquez, Marco Bezzecchi, dan Fabio Quartararo.
Karena itu, posisi Bagnaia pada FP2 tidak mengubah statusnya.
Dia tetap harus bertarung melalui Q1 untuk mendapatkan tempat di Q2.
FP2 lebih banyak digunakan sebagai sesi terakhir untuk menyempurnakan setelan motor dan mengumpulkan data sebelum kualifikasi serta Sprint.
Hasil Lengkap FP2 MotoGP Austria 2026
- Marc Marquez – 1:29.663
- Jorge Martin – 1:29.865 (+0.202)
- Pedro Acosta – 1:29.889 (+0.226)
- Fermin Aldeguer – 1:29.957 (+0.294)
- Francesco Bagnaia – 1:30.093 (+0.430)
- Fabio Quartararo – 1:30.240 (+0.577)
- Alex Marquez – 1:30.270 (+0.607)
- Enea Bastianini – 1:30.414 (+0.751)
- Johann Zarco – 1:30.452 (+0.789)
- Raul Fernandez – 1:30.463 (+0.800)
- Fabio Di Giannantonio – 1:30.562 (+0.899)
- Pol Espargaro – 1:30.603 (+0.940)
- Brad Binder – 1:30.767 (+1.104)
- Ai Ogura – 1:30.909 (+1.246)
- Marco Bezzecchi – 1:30.953 (+1.290)
- Franco Morbidelli – 1:31.116 (+1.453)
- Takaaki Nakagami – 1:31.148 (+1.485)
- Luca Marini – 1:31.207 (+1.544)
- Diogo Moreira – 1:31.227 (+1.564)
- Toprak Razgatlioglu – 1:31.367 (+1.704)
- Jack Miller – 1:31.443 (+1.780)
- Alex Rins – 1:31.564 (+1.901)