Hasil Practice Moto2 Austria 2026: Filip Salac Tercepat, Mario Aji P11 dan Langsung ke Q2

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:13 WIB
Filip Salac menjadi pembalap tercepat di sesi Practice Moto2 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (18/9).
Filip Salac menjadi pembalap tercepat di sesi Practice Moto2 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (18/9).

RADAR BANYUWANGI - Filip Salac menjadi pembalap tercepat dalam sesi Practice Moto2 Grand Prix Austria 2026 di Red Bull Ring, Jumat (18/9).

Pembalap OnlyFans American Racing Team tersebut membukukan waktu 1 menit 32,402 detik, sedangkan Mario Suryo Aji tampil kompetitif dengan mengamankan posisi ke-11.

Mario mencatatkan waktu 1 menit 32,969 detik.

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu hanya terpaut 0,022 detik dari Alonso Lopez yang menempati posisi ke-10 dan berjarak 0,567 detik dari Salac di puncak klasifikasi.

Posisi ke-11 juga memiliki arti penting bagi Mario.

Dengan berada di dalam 14 besar pada sesi Practice, pembalap Indonesia tersebut berhak melaju langsung ke Q2 tanpa harus lebih dahulu mengikuti Q1.

Berdasarkan format kualifikasi Moto2, 14 pembalap teratas dari sesi Practice mendapatkan tiket langsung ke Q2.

Format yang sama sebelumnya mengantarkan Mario langsung ke Q2 ketika ia menempati posisi ke-13 pada Practice GP Jerman 2026, sebagaimana dilaporkan situs resmi MotoGP.

Hasil di Austria sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan Mario dibandingkan dengan sesi Free Practice 1 (FP1) yang digelar sebelumnya pada Jumat.

Mario Aji Melonjak dari P20 ke P11

Mario mengawali hari pertama GP Austria dengan menempati posisi ke-20 dalam FP1. 

Catatan waktu terbaiknya ketika itu adalah 1 menit 34,348 detik, tertinggal 1,274 detik dari Tony Arbolino yang memimpin sesi dengan waktu 1 menit 33,074 detik.

Berdasarkan hasil sesi yang dilaporkan BikeSport News, Mario kemudian mampu meningkatkan kecepatannya secara signifikan ketika kembali ke lintasan pada Practice.

Pembalap bernomor 64 tersebut mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 32,969 detik.

Dengan demikian, ia melaju 1,379 detik lebih cepat dibandingkan dengan catatan terbaiknya pada FP.

Perbaikan waktu tersebut juga membuat Mario melonjak sembilan posisi, dari P20 menjadi P11.

Performa itu sejalan dengan tekad yang disampaikan Mario setelah menjalani akhir pekan yang sulit pada putaran sebelumnya.

Dalam laporan resmi Honda Racing seusai GP San Marino, Mario mengatakan bahwa fokusnya adalah bangkit pada balapan berikutnya.

“Kami akan bekerja keras dan berusaha kembali lebih kuat di sana,” ujar Mario Aji dalam laporan resmi Honda Racing ketika membicarakan persiapannya menuju putaran berikutnya.

Setidaknya pada hari pertama GP Austria, peningkatan dari posisi ke-20 pada FP menjadi posisi ke-11 pada Practice memberikan hasil konkret dari upaya tersebut.

Mario Aji Ingin Kembali Bertarung di Barisan Depan

Musim 2026 bukan perjalanan yang mudah bagi Mario.

Ia sempat mengalami cedera fraktur servikal pada ruas tulang belakang C6 dan C7 yang memengaruhi sebagian perjalanan musimnya.

Setelah kembali membalap dan menjalani proses pemulihan, Mario menegaskan keinginannya untuk kembali kompetitif setelah jeda musim panas.

“Jadi, targetnya setelah jeda musim panas ini adalah bisa kembali kompetitif dan bertarung di barisan depan,” ujar Mario Aji kepada ANTARA.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Mario tidak sekadar menargetkan kembali turun ke lintasan, tetapi juga berusaha mengembalikan tingkat kompetitifnya di kelas Moto2.

Honda Racing mencatat musim 2026 sebagai tahun ketiga Mario di Moto2.

Ia naik ke kelas menengah Kejuaraan Dunia Grand Prix pada 2024.

Sementara itu, salah satu hasil terbaiknya sebelum musim ini adalah finis kesembilan pada GP Amerika 2025.

Menurut profil resmi Honda Racing, pencapaian tersebut menjadi hasil terbaik pembalap Indonesia di kelas Moto2 pada saat itu.

Kelolosan langsung ke Q2 di Austria juga bukan yang pertama bagi Mario pada musim 2026.

Berdasarkan catatan MotoGP, ia sebelumnya mampu menembus Q2 secara langsung dalam sejumlah seri, termasuk Thailand, Brasil, Jerman, dan Inggris.

Pada GP Inggris di Silverstone, Mario bahkan menyelesaikan sesi Practice di posisi kedelapan.

Filip Salac Ungguli Ivan Ortola dan Daniel Holgado

Di bagian teratas klasifikasi Practice GP Austria, Filip Salac memiliki keunggulan tipis atas para pesaingnya.

Ivan Ortola membukukan waktu 1 menit 32,499 detik untuk menempati posisi kedua.

Artinya, Salac hanya unggul 0,097 detik atas Ortola.

Daniel Holgado menyusul di posisi ketiga dengan waktu 1 menit 32,600 detik.

Tony Arbolino, yang sebelumnya menjadi pembalap tercepat pada FP1, harus puas berada di posisi keempat dengan catatan 1 menit 32,625 detik.

Izan Guevara menempati posisi kelima dengan waktu 1 menit 32,638 detik.

David Alonso melengkapi enam besar setelah mencatatkan waktu 1 menit 32,656 detik.

Salac datang ke Austria dengan membawa salah satu pencapaian penting dalam kariernya.

Pada Agustus 2026, pembalap asal Ceko tersebut memenangi GP Inggris di Silverstone dan meraih kemenangan pertamanya di kelas Moto2.

Berdasarkan laporan MotoGP, kemenangan tersebut juga membuat Salac menjadi pembalap Ceko pertama yang memenangi balapan Moto2 sejak Karel Abraham pada GP Valencia 2010.

Dalam pemberitaan Moto.it setelah kemenangan di Silverstone, Salac menggambarkan keberhasilan tersebut sebagai hasil dari perjalanan panjang dalam kariernya.

Ia juga berharap kemenangan itu bukan menjadi keberhasilan terakhirnya di Moto2.

Kini, sekitar satu bulan kemudian, Salac kembali memperlihatkan kecepatannya dengan memimpin sesi Practice di Red Bull Ring.

Mario Aji Hanya Terpaut 0,022 Detik dari 10 Besar

Persaingan pada sesi Practice Moto2 Austria berlangsung sangat rapat.

Alex Escrig yang menempati posisi ketujuh hanya tertinggal 0,272 detik dari Salac.

Manuel Gonzalez berada di urutan kedelapan dengan selisih 0,359 detik, sedangkan Celestino Vietti menempati posisi kesembilan dengan jarak 0,393 detik dari pemimpin sesi.

Alonso Lopez kemudian membukukan waktu 1 menit 32,947 detik untuk menempati posisi ke-10.

Mario berada tepat di belakangnya dengan catatan 1 menit 32,969 detik.

Dengan demikian, hanya 0,022 detik yang memisahkan Mario dari posisi 10 besar.

Jarak Mario dari batas terakhir kelolosan langsung ke Q2 juga cukup meyakinkan.

Jose Antonio Rueda menempati posisi ke-14 dengan waktu 1 menit 33,163 detik.

Mario unggul 0,194 detik atas Rueda.

Mario sekaligus menjadi pembalap terakhir dalam klasifikasi Practice yang mampu mencatatkan waktu di kisaran 1 menit 32 detik.

Senna Agius yang menempati posisi ke-12 membukukan waktu 1 menit 33,028 detik.

Persaingan tetap rapat hingga bagian bawah klasifikasi.

Adrian Huertas menempati posisi ke-27 dengan waktu 1 menit 33,807 detik.

Dengan demikian, Salac di posisi pertama dan Huertas di posisi ke-27 hanya dipisahkan 1,405 detik.

Selisih yang kecil tersebut memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di Moto2.

Kehilangan beberapa persepuluh detik saja dapat membuat seorang pembalap turun beberapa posisi.

Hasil 14 Besar Practice Moto2 Austria 2026

  1. Filip Salac — 1:32.402
  2. Ivan Ortola — 1:32.499
  3. Daniel Holgado — 1:32.600
  4. Tony Arbolino — 1:32.625
  5. Izan Guevara — 1:32.638
  6. David Alonso — 1:32.656
  7. Alex Escrig — 1:32.674
  8. Manuel Gonzalez — 1:32.761
  9. Celestino Vietti — 1:32.795
  10. Alonso Lopez — 1:32.947
  11. Mario Aji — 1:32.969
  12. Senna Agius — 1:33.028
  13. Daniel Muñoz — 1:33.152
  14. Jose Antonio Rueda — 1:33.163

GP Austria merupakan putaran ke-15 Moto2 musim 2026 dan berlangsung di Red Bull Ring pada 18–20 September.

Berdasarkan kalender resmi Honda Racing, balapan Moto2 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (20/9).

Editor : Lugas Rumpakaadi
Moto2 Austria 2026 Filip Salac hasil Moto2 Austria Practice Moto2 Austria Mario Aji