RADAR BANYUWANGI - Moto3 Mandalika 2026 bakal memiliki daya tarik berbeda. Veda Ega Pratama akan menjalani debutnya di Sirkuit Pertamina Mandalika pada Oktober 2026 mendatang, membawa modal 97 poin sekaligus pengalaman manis di lintasan yang sudah cukup dikenalnya.
Kehadiran Veda Ega menjadi salah satu momen yang paling dinanti pada Moto3 Mandalika 2026. Pembalap Indonesia itu tidak sekadar berstatus tuan rumah, tetapi juga tampil dengan catatan impresif sepanjang debutnya di kelas Moto3 musim ini.
Hingga saat ini, Veda Ega telah mengoleksi 97 poin. Torehan tersebut membuatnya menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu mengumpulkan poin sebanyak itu dalam keikutsertaannya di ajang Grand Prix.
Kini, perhatian publik Indonesia mengarah ke Mandalika. Aksi Veda Ega di hadapan penonton tuan rumah berpotensi menjadi salah satu daya tarik utama selain persaingan para pembalap Moto3 dan MotoGP lainnya.
Punya Rekam Jejak Manis di Mandalika
Veda Ega bukan wajah baru bagi Sirkuit Pertamina Mandalika. Sebelum tampil di Moto3, pembalap muda Indonesia tersebut sudah beberapa kali merasakan kerasnya persaingan di lintasan kebanggaan Nusa Tenggara Barat itu.
Salah satu pencapaian penting terjadi pada Asia Talent Cup 2023. Veda Ega sukses menjadi juara pada seri 1 dan seri 2 GP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika.
Setahun kemudian, Veda Ega kembali menunjukkan kemampuannya di Mandalika. Dia berhasil merebut posisi ketiga sekaligus menjadi runner-up pada kelas SSP600 dalam ajang Asia Road Racing Championship 2024.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi modal penting menjelang debutnya di Moto3 Mandalika.
Pengalaman berkali-kali berlaga di Mandalika membuat Veda Ega memiliki bekal untuk menghadapi karakter lintasan tersebut. Pengetahuan terhadap tikungan, pengereman, hingga ritme balapan bisa menjadi bagian penting dalam persiapannya menghadapi persaingan Moto3.
Dua Seri Jadi Ujian Sebelum Mandalika
Namun, perjalanan Veda Ega menuju Moto3 Mandalika masih cukup panjang. Sebelum tampil di depan publik Indonesia, dia harus melewati dua seri terlebih dahulu.
Seri pertama adalah Moto3 Austria pada 18–20 September 2026. Setelah itu, Veda Ega akan melanjutkan persaingan pada Moto3 Jepang yang dijadwalkan berlangsung 2–4 Oktober 2026.
Barulah setelah dua seri tersebut, perhatian Veda Ega akan tertuju ke Indonesia dan Sirkuit Pertamina Mandalika.
Dua balapan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Veda Ega untuk kembali menemukan momentum setelah hasil kurang maksimal dalam dua seri terakhir.
Sedang Kehilangan Poin
Veda Ega saat ini memang sedang menghadapi fase yang berbeda dibandingkan awal musim. Dalam dua seri secara beruntun, dia gagal mendapatkan poin.
Catatan tersebut menjadi yang pertama dialami Veda Ega sepanjang musim debutnya di Moto3.
Meski demikian, koleksi 97 poin tetap menjadi catatan penting dalam perjalanan debutnya di Grand Prix. Performa tersebut menunjukkan Veda Ega mampu bersaing di level internasional sekaligus mencatatkan sejarah bagi Indonesia.
Dua seri sebelum Mandalika kini menjadi panggung penting untuk memperbaiki momentum.
Mandalika Menanti Veda Ega
Moto3 Mandalika 2026 akhirnya bukan hanya tentang persaingan pembalap dunia. Ada satu cerita lokal yang membuat balapan tahun ini semakin menarik: debut Veda Ega Pratama di hadapan penonton Indonesia.
Dengan pengalaman dan prestasi sebelumnya di Mandalika, Veda Ega memiliki modal untuk menghadapi lintasan yang sudah tidak asing baginya.
Namun, tantangan tetap terbuka. Sebelum tampil di kandang sendiri, dia harus melewati Austria dan Jepang terlebih dahulu.
Jika mampu kembali menemukan performa terbaik, debut Veda Ega di Moto3 Mandalika berpotensi menjadi salah satu momen paling ditunggu penonton Indonesia pada Oktober 2026. (*)
Editor : Ali Sodiqin