Veda Ega Pratama Selamat dari Kejaran Hakim Danish di Klasemen Moto3 2026

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:30 WIB
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (Kiri) masih aman dari kejaran Hakim Danish dalam papan klasemen Moto3 2026 setelah seri San Marino. (Honda Team Asia)
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (Kiri) masih aman dari kejaran Hakim Danish dalam papan klasemen Moto3 2026 setelah seri San Marino. (Honda Team Asia)

RADAR BANYUWANGI – Veda Ega Pratama memang gagal mencuri poin dari Moto3 San Marino 2026, tetapi posisi pembalap Indonesia itu di klasemen sementara masih aman. Veda tetap berada di peringkat ketujuh dengan 97 poin, hanya unggul tiga angka atas rookie Malaysia Hakim Danish yang mulai mendekat setelah tampil impresif di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2026).

Hasil tersebut menjadi kabar yang sedikit melegakan di tengah akhir pekan yang sulit bagi Veda.

Pembalap berusia 17 tahun itu harus puas finis di posisi ke-18. Hasil tersebut bahkan lebih buruk daripada posisi start-nya yang berada di urutan ke-16.

Dengan finis di luar zona poin, Veda tidak mendapatkan tambahan angka.

Namun, ia juga belum kehilangan posisinya.

Sebab, rival terdekatnya, Hakim Danish, hanya mampu menambah empat poin setelah menyelesaikan balapan di posisi ke-12.

Danish memang tampil jauh lebih mengesankan. Ia memulai balapan dari posisi ke-25, tetapi mampu merangsek hingga finis P12.

Performa tersebut membuat jarak keduanya di klasemen semakin tipis.

Veda Masih di Atas Danish

Setelah Moto3 San Marino 2026, Veda tetap berada di peringkat ketujuh dengan 97 poin.

Sementara itu, Danish berada tepat di belakangnya di posisi kedelapan dengan 94 poin.

Selisihnya hanya tiga poin.

Artinya, posisi Veda belum sepenuhnya nyaman.

Satu hasil buruk pada seri berikutnya, ditambah Danish mampu mencetak poin besar, bisa membuat posisi kedua rookie tersebut bertukar.

Situasi ini membuat persaingan Veda dan Danish menjadi salah satu duel menarik di papan tengah klasemen Moto3 2026.

Bagi Veda, mempertahankan posisi ketujuh bukan lagi sekadar soal konsistensi. Ia juga harus segera menemukan kembali performa yang mampu menghasilkan poin.

Hari Berat di Misano

Moto3 San Marino menjadi salah satu akhir pekan yang ingin segera dilupakan Veda.

Start dari posisi ke-16, pembalap Indonesia tersebut tidak mampu memperbaiki posisinya secara signifikan sepanjang balapan.

Sebaliknya, ia justru harus turun hingga posisi ke-18 saat bendera finis dikibarkan.

Hasil tersebut membuat Veda pulang dari Misano tanpa tambahan poin.

Situasinya kontras dengan seri sebelumnya yang membuatnya tetap memiliki modal cukup kuat di klasemen.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, setiap poin menjadi sangat berharga.

Terlebih, Veda kini menghadapi tekanan dari pembalap yang berada tepat di belakangnya.

Danish Mulai Mengancam

Performa Hakim Danish di San Marino menjadi peringatan bagi Veda.

Start dari P25 tidak menghalangi rookie Malaysia tersebut untuk melakukan comeback. Danish berhasil melewati banyak pembalap dan finis di posisi ke-12.

Tambahan empat poin memang belum cukup untuk menggeser Veda.

Namun, hasil tersebut memangkas jarak menjadi hanya tiga poin.

Jika Danish mampu mengulangi performa seperti di Misano, ancaman terhadap posisi Veda akan semakin nyata.

Sebaliknya, Veda membutuhkan respons cepat pada seri berikutnya. Tidak harus selalu finis di depan Danish, tetapi mengamankan poin secara konsisten akan sangat penting untuk menjaga posisinya.

Persaingan Rookie Makin Panas

Persaingan Veda dan Danish juga berkaitan dengan posisi pembalap rookie terbaik Moto3 musim 2026.

Keduanya sama-sama menjalani musim sebagai pendatang baru, sehingga setiap hasil balapan memiliki arti ganda.

Veda saat ini masih unggul tiga poin.

Namun, selisih tersebut terlalu tipis untuk membuatnya merasa aman.

Moto3 dikenal dengan persaingan rapat di lintasan. Perubahan posisi klasemen dapat terjadi hanya dalam satu balapan ketika seorang pembalap mampu mendapatkan poin besar sementara rivalnya gagal finis atau berada di luar zona poin.

Itulah yang membuat hasil San Marino menjadi penting bagi Veda.

Ia gagal menambah poin, tetapi masih mempertahankan posisi.

Kini tantangannya adalah mengubah hasil buruk tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi seri berikutnya.

Veda memang masih selamat di peringkat ketujuh. Tetapi dengan Danish hanya berjarak tiga poin, alarm persaingan sudah berbunyi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 2026 klasemen Moto3 Moto3 San Marino hakim danish veda ega pratama