RADAR BANYUWANGI - Marc Marquez memenangkan Sprint MotoGP San Marino 2026 di Misano setelah menundukkan Marco Bezzecchi. Tambahan 12 poin membuat pembalap Ducati Lenovo Team itu memangkas jaraknya dengan pemuncak klasemen Jorge Martin menjadi hanya 14 poin.
Balapan sprint berlangsung selama 13 putaran di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Sabtu (12/9). Marquez yang memulai dari posisi kedua langsung mengambil alih pimpinan pada tikungan pertama setelah melakukan start dengan agresif.
Bezzecchi, pemegang pole position, harus merelakan posisi terdepan sejak awal. Marquez kemudian membangun keunggulan 0,353 detik pada akhir lap pertama. Di belakang keduanya, Fabio Di Giannantonio menempati posisi ketiga sebelum akhirnya disalip Jorge Martin pada lap ketujuh.
Marquez akhirnya menyentuh garis finis dengan catatan waktu 19 menit 48,519 detik. Ia unggul 1,068 detik atas Bezzecchi, sedangkan Martin finis ketiga dengan jarak 3,538 detik dari pemenang.
Bezzecchi Sempat Mendekat
Kemenangan Marquez tidak diraih dengan mudah. Setelah sempat memperlebar jarak hingga 1,118 detik pada lap keenam, Bezzecchi mulai mengejar pada paruh kedua sprint.
Pembalap Aprilia tersebut memangkas selisih menjadi 0,701 detik pada lap kedelapan, kemudian 0,581 detik pada lap kesembilan. Ancaman terbesar datang pada lap ke-10 ketika jarak kedua pembalap hanya 0,530 detik.
Namun, Marquez mampu merespons tekanan tersebut. Pada lap ke-11, ia mencatat waktu tercepat balapan, 1 menit 30,734 detik. Jarak kembali melebar menjadi 0,743 detik dan kemudian 1,108 detik pada lap ke-12.
Dengan keunggulan yang kembali aman, Marquez mampu mengendalikan lap terakhir dan memastikan kemenangan.
Catatan 1 menit 30,734 detik tersebut juga menjadi rekor putaran balap baru di Misano dalam data analisis yang diberikan. Catatan itu mengungguli rekor sebelumnya milik Francesco Bagnaia pada 2024, yakni 1 menit 30,877 detik.
Martin Tetap di Puncak Klasemen
Dampak kemenangan Marquez terasa langsung pada persaingan gelar MotoGP 2026.
Sebelum sprint, Martin mengoleksi 256 poin, sementara Marquez memiliki 237 poin. Tambahan 12 poin dari kemenangan membuat Marquez naik menjadi 249 poin. Martin juga mendapatkan tujuh poin setelah finis ketiga sehingga totalnya menjadi 263 poin.
Dengan demikian, jarak keduanya kini tinggal 14 poin. Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 241 poin, terpaut 22 poin dari Martin.
Bagi Marquez, hasil tersebut membuat persaingan perebutan gelar kembali semakin terbuka. Sementara Martin masih memegang kendali klasemen, keunggulannya tidak lagi terlalu lebar menjelang balapan utama.
Bagnaia Gagal Raih Poin
Di tengah keberhasilan Marquez, Francesco Bagnaia justru menjalani sprint yang sulit.
Memulai balapan dari posisi ke-14, Bagnaia hanya mampu finis di urutan ke-13. Ia tertinggal 17,763 detik dari rekan setimnya yang menjadi pemenang dan tidak memperoleh tambahan poin.
Posisi tersebut membuat Bagnaia semakin jauh dari puncak klasemen. Setelah sprint, ia berada di peringkat kedelapan dengan 143 poin, terpaut 120 poin dari Martin.
Sebaliknya, Alex Marquez tampil cukup kuat dengan finis kelima dan mendapatkan lima poin. Pedro Acosta berada di posisi keenam, sedangkan Raul Fernandez finis ketujuh. Luca Marini melengkapi sembilan besar sekaligus merebut poin terakhir sprint.
Drama Track Limits Warnai Sprint
Sprint Misano juga diwarnai sejumlah peringatan pelanggaran batas lintasan. Sebanyak 12 pembalap tercatat mendapat peringatan dari FIM MotoGP Stewards.
Toprak Razgatlioglu menjadi pembalap yang paling dirugikan. Ia secara fisik melewati garis finis di depan Jack Miller, tetapi mendapat penalti turun satu posisi setelah dinyatakan melanggar batas lintasan pada lap terakhir.
Akibat hukuman tersebut, Razgatlioglu secara resmi ditempatkan di posisi ke-18, sedangkan Miller berada di posisi ke-17.
Fabio Quartararo juga mengalami nasib kurang beruntung setelah terjatuh pada lap ketiga ketika berusaha mempertahankan posisinya. Ia dapat kembali melanjutkan balapan, tetapi akhirnya finis terakhir di posisi ke-21.
Aprilia Masih Memimpin Ducati
Meski Marquez membawa Ducati meraih kemenangan, Aprilia tetap memimpin klasemen konstruktor.
Aprilia mengumpulkan 399 poin, unggul 12 poin atas Ducati yang memiliki 387 poin. Hasil podium ganda Bezzecchi dan Martin menjadi penyumbang penting bagi posisi Aprilia tersebut.
Di klasemen tim, Aprilia Racing juga masih berada di posisi teratas dengan 504 poin. Ducati Lenovo Team dan Trackhouse sama-sama mengoleksi 392 poin.
Persaingan tersebut membuat balapan utama San Marino menjadi bagian penting dari perebutan gelar musim ini. Martin masih memiliki keunggulan di klasemen, tetapi Marquez sudah semakin dekat.
Balapan utama akan berlangsung selama 27 putaran. Data sprint menunjukkan posisi terdepan menjadi salah satu faktor penting di Misano, sementara pemilihan ban belakang diperkirakan akan memainkan peran lebih besar karena jarak balapan hampir dua kali lipat dibandingkan sprint.
Dengan Marquez yang sedang dalam momentum kemenangan dan Martin yang masih memimpin klasemen, perhatian kini tertuju pada pertarungan keduanya di balapan utama. Bezzecchi juga belum bisa diabaikan setelah menunjukkan kecepatan yang mampu menekan Marquez hingga fase akhir sprint.
Editor : Lugas Rumpakaadi