Veda Pratama Jadi Rebutan? 3 Tim Ini Berpeluang Menggaetnya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 06:14 WIB
Veda Ega Pratama dan Maximo Quiles berpotensi satu tim di Moto3 2027. (Foto: Instagram/@asparteam)
Veda Ega Pratama dan Maximo Quiles berpotensi satu tim di Moto3 2027. (Foto: Instagram/@asparteam)

RADAR BANYUWANGI – Masa depan Veda Ega Pratama di Moto3 mulai menjadi perbincangan menjelang musim 2027. Performa impresif sebagai rookie membuat pembalap 17 tahun itu berpeluang mendapatkan tempat di tim lain, dengan CFMoto Aspar Team, Liqui Moly Dynavolt Intact GP, dan Honda Team Asia menjadi tiga opsi yang paling menarik untuk diperhatikan.

Veda saat ini masih membela Honda Team Asia di Moto3 2026.

Namun, performanya sepanjang musim membuat posisi pembalap kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut semakin diperhitungkan.

Hingga seri ke-13 Moto3 2026, Veda berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 97 poin.

Jaraknya dengan Valentin Perrone di posisi keenam juga hanya enam angka.

Bagi seorang rookie, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menatap masa depan.

Apalagi Veda sebelumnya sudah menunjukkan kualitasnya di panggung internasional, termasuk ketika menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025.

Lantas, tim mana saja yang berpeluang menjadi rumah Veda pada Moto3 2027?

1. CFMoto Aspar Team

Nama pertama yang paling menarik perhatian adalah CFMoto Aspar Team.

Sinyal mengenai kemungkinan ketertarikan Aspar terhadap Veda sebenarnya sudah beredar sejak beberapa bulan lalu.

Pada pertengahan April 2026, pengamat MotoGP Hendry Wibowo mengungkap adanya bocoran mengenai salah satu tim papan atas Moto3 yang mulai mengincar Veda.

Menurut Hendry, informasi tersebut berasal dari seorang narasumber asal Indonesia yang memiliki kedekatan dengan tim-tim di Moto3, Moto2, dan MotoGP.

“Saya dapat bocoran kalau Veda sudah mulai diintip-intip oleh banyak tim papan atas di Moto3,” kata Hendry Wibowo dalam program Morning Zone yang tayang di YouTube Official Okezone pada pertengahan April 2026.

Narasumber tersebut, menurut Hendry, bahkan pernah memperlihatkan percakapan dengan salah satu bos tim Moto3.

Bos tim itu disebut tertarik dengan bakat Veda dan menilainya sebagai pembalap potensial.

Petunjuk lainnya adalah karakter tim yang disebut memiliki proyek di Moto3 dan Moto2 serta pernah berkompetisi di MotoGP.

Aspar kemudian menjadi salah satu nama yang paling masuk akal dalam spekulasi tersebut.

Rumor itu semakin menarik setelah akun Instagram resmi @asparteam mengunggah foto Veda bersama Maximo Quiles di Sirkuit Aragon.

“Dua orang ini ngapain di sini? Jawaban ngawur saja!” tulis akun tersebut.

Unggahan itu tentu saja memancing pertanyaan.

Apakah hanya kebetulan?

Atau ada pembicaraan yang lebih serius mengenai Moto3 2027?

Belum ada konfirmasi resmi bahwa Veda akan bergabung dengan Aspar. Namun, kemunculan foto tersebut membuat nama tim asal Spanyol itu semakin kuat dalam bursa spekulasi masa depan Veda.

Terlebih, Aspar sedang memiliki proyek yang sangat kompetitif di Moto3 2026.

Maximo Quiles menjadi salah satu bintang utamanya dan disebut berada di puncak klasemen sementara dengan 256 poin.

Jika Veda benar-benar merapat, kombinasi pembalap muda dengan proyek kompetitif bisa menjadi salah satu skenario menarik untuk Moto3 2027.

2. Liqui Moly Dynavolt Intact GP

Opsi kedua datang dari Jerman.

Nama Liqui Moly Dynavolt Intact GP juga dikaitkan dengan masa depan Veda Pratama.

Kabar tersebut muncul setelah David Almansa disebut akan meninggalkan tim untuk menghadapi Moto3 2027.

Situasi itu otomatis membuka peluang bagi hadirnya wajah baru.

Veda kemudian dikabarkan masuk radar tim tersebut.

Bahkan, muncul klaim bahwa pihak internal tim menilai Veda memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk mempertahankan daya saing.

“Kami melihat Veda memiliki kecepatan murni dan karakter petarung yang sangat dibutuhkan oleh tim untuk menjaga daya saing di level tertinggi,” ujar sumber internal tim seperti dikutip dalam informasi yang beredar.

Tak berhenti di situ.

Veda juga disebut mendapat tawaran kontrak fantastis yang nilainya mencapai Rp28 miliar.

Namun, bagian ini masih harus ditempatkan sebagai kabar yang belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Veda maupun Liqui Moly Dynavolt Intact GP.

Jika benar terealisasi, perpindahan ke tim Jerman tersebut tentu akan menjadi langkah besar dalam karier Veda.

Tetapi untuk saat ini, Honda Team Asia masih menjadi tim yang menaungi Veda.

3. Honda Team Asia

Opsi ketiga justru merupakan skenario paling sederhana: Veda bertahan bersama Honda Team Asia.

Meski rumor mengenai sejumlah tim lain terus berkembang, peluang Veda tetap bersama Honda juga sangat terbuka.

Honda memiliki peran besar dalam perkembangan karier Veda.

Pembalap muda Indonesia tersebut mendapatkan kesempatan berkembang melalui ekosistem Honda hingga akhirnya mampu menembus persaingan Moto3.

Keputusan untuk mempertahankan Veda juga masuk akal dari sisi pembinaan.

Sebagai rookie berusia 17 tahun, Veda masih memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang.

Musim 2026 pun dapat menjadi fondasi penting sebelum memasuki musim keduanya di Moto3.

Jika Honda Team Asia menilai progres Veda sesuai dengan proyek mereka, mempertahankan pembalap Indonesia itu untuk Moto3 2027 bisa menjadi pilihan strategis.

Apalagi performa Veda sejauh ini menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing di kelompok depan klasemen.

Tiga Pilihan, Satu Masa Depan

Bursa pembalap Moto3 2027 memang masih menyisakan banyak kemungkinan.

Veda bisa saja bertahan bersama Honda Team Asia.

Namun, jika ada tawaran yang lebih menarik, Aspar atau Liqui Moly Dynavolt Intact GP dapat menjadi alternatif.

Aspar memiliki daya tarik dari sisi proyek dan performa. Intact GP menawarkan peluang baru di tim Jerman. Sementara Honda memberikan kesinambungan dalam proses perkembangan Veda.

Ketiganya memiliki alasan masing-masing.

Yang jelas, performa Veda sebagai rookie telah membuat posisi tawarnya meningkat.

Dengan 97 poin dan berada di peringkat ketujuh hingga seri ke-13, Veda tidak lagi sekadar pembalap muda yang sedang mencari pengalaman.

Ia mulai masuk dalam radar tim-tim yang melihat potensi jangka panjang.

Kini pertanyaan besarnya bukan lagi apakah Veda mampu bersaing di Moto3.

Melainkan, di mana Veda akan melanjutkan langkah berikutnya pada Moto3 2027?

Jawabannya masih menunggu waktu.

Dan setiap unggahan, rumor, maupun perkembangan di paddock Moto3 akan menjadi potongan cerita yang menarik untuk diikuti. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Veda Pratama Aspar Team Moto3 2027 Intact GP Honda Team Asia