Veda Pratama Masuk Radar Aspar, Foto di Aragon Bukan Kebetulan?

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 18:00 WIB
Veda Ega Pratama dan Maximo Quiles berpotensi satu tim di Moto3 2027. (Foto: Instagram/@asparteam)
Veda Ega Pratama dan Maximo Quiles berpotensi satu tim di Moto3 2027. (Foto: Instagram/@asparteam)

RADAR BANYUWANGI – Foto Veda Ega Pratama bersama Maximo Quiles di Sirkuit Aragon mendadak membuka satu pertanyaan besar: apakah pembalap Indonesia itu mulai didekati Aspar Team untuk Moto3 2027? Unggahan akun Instagram resmi Aspar Team memang belum bisa disebut sebagai tanda transfer, tetapi kemunculan Veda bersama pembalap andalan CFMoto Aspar Team membuat rumor mengenai masa depannya kembali menguat.

Aspar Team melalui akun Instagram @asparteam mengunggah foto Veda dan Quiles yang sedang berbincang di Sirkuit Aragon.

Yang membuat unggahan tersebut semakin menarik adalah keterangan yang menyertainya.

“Dua orang ini ngapain di sini? Jawaban ngawur saja!” tulis akun tersebut.

Kalimat bernada teka-teki itu sontak mengundang respons dari penggemar Moto3.

Sebab, posisi Veda saat ini masih jelas. Pembalap muda Indonesia tersebut merupakan bagian dari Honda Team Asia di Moto3 2026.

Sementara Quiles merupakan salah satu pembalap utama CFMoto Aspar Team.

Pertemuan keduanya di Aragon sebenarnya bisa saja merupakan interaksi biasa di paddock. Namun, ketika foto tersebut justru diunggah oleh akun resmi Aspar Team dengan keterangan yang sengaja dibuat mengundang rasa penasaran, spekulasi pun sulit dihindari.

Bocoran Aspar Sudah Beredar

Menariknya, isu mengenai ketertarikan Aspar terhadap Veda bukan baru muncul setelah foto tersebut.

Pengamat MotoGP Hendry Wibowo sebelumnya pernah mengungkap adanya bocoran mengenai ketertarikan salah satu tim kepada Veda.

Dalam program Morning Zone yang tayang di YouTube Official Okezone pada pertengahan April 2026, Hendry menyebut mendapat informasi dari seorang narasumber asal Indonesia yang memiliki kedekatan dengan tim-tim Moto3, Moto2, dan MotoGP.

Menurut Hendry, ada bos tim Moto3 yang disebut tertarik dengan kemampuan Veda.

“Saya dapat bocoran kalau Veda sudah mulai diintip-intip banyak tim papan atas di Moto3.”

Hendry juga menyebut tim tersebut memiliki proyek di Moto3 dan Moto2 serta pernah tampil di MotoGP.

Jika merujuk pada karakteristik tersebut, Aspar menjadi salah satu tim yang masuk dalam spekulasi.

Namun, penting dicatat, informasi tersebut tetap berstatus bocoran, bukan pengumuman resmi mengenai kontrak Veda.

Aspar Sedang Menggila di Moto3

Rumor tersebut semakin menarik karena Aspar Team memang sedang memiliki proyek kuat di Moto3.

Salah satu ujung tombaknya adalah Maximo Quiles.

Dalam skenario hipotetis, jika Veda benar-benar masuk proyek Aspar, ia berpotensi bergabung dengan tim yang saat ini memiliki daya saing tinggi di kelas Moto3.

Quiles sendiri menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian sepanjang Moto3 2026.

Hingga data yang disebut dalam informasi tersebut, Quiles berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 256 poin, unggul 97 poin atas Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo.

Dominasi tersebut menunjukkan bahwa Aspar bukan sekadar tim yang sedang membangun proyek masa depan.

Mereka sudah memiliki paket kompetitif.

Dan di situlah rumor mengenai Veda menjadi semakin menarik.

Bukan Cuma Aspar, Tim Jerman Juga Disebut Mengincar

Di tengah isu Aspar, nama Veda juga dikaitkan dengan tim lain.

Liqui Moly Dynavolt Intact GP disebut tengah mempertimbangkan Veda sebagai kandidat untuk Moto3 2027.

Kabar tersebut muncul seiring rencana David Almansa meninggalkan tim untuk musim berikutnya.

Veda pun disebut masuk dalam radar sebagai salah satu calon pengganti.

Bahkan, muncul klaim mengenai nilai kontrak yang sangat besar, mencapai Rp28 miliar.

Namun, angka tersebut belum disertai konfirmasi resmi dari pihak Veda maupun tim terkait.

Karena itu, informasi mengenai kontrak fantastis tersebut sebaiknya ditempatkan sebagai kabar yang belum terverifikasi, bukan kepastian.

Posisi Veda Jadi Modal Penting

Di lintasan, Veda memiliki alasan kuat untuk menarik perhatian sejumlah tim.

Hingga seri ke-13 Moto3 2026, Veda berada di posisi ketujuh klasemen dengan 97 poin.

Jaraknya hanya enam angka dari Valentin Perrone yang menempati posisi keenam.

Performa tersebut menjadi bagian dari perkembangan Veda sejak memasuki persaingan Moto3.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman yang terus bertambah, Veda menjadi aset menarik bagi tim yang ingin membangun proyek jangka panjang.

Maka, foto bersama Quiles di Aragon bisa saja hanya menjadi momen biasa.

Tetapi dalam situasi ketika nama Veda sudah dikaitkan dengan sejumlah tim untuk musim 2027, unggahan Aspar Team tentu memiliki daya tarik berbeda.

Transfer atau Sekadar Guyonan?

Pada akhirnya, belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa Veda akan meninggalkan Honda Team Asia dan bergabung dengan Aspar Team.

Tidak ada pengumuman kontrak.

Tidak ada pernyataan resmi mengenai transfer.

Yang tersedia saat ini adalah sebuah foto, sebuah unggahan bernada teka-teki, serta bocoran mengenai ketertarikan sejumlah tim terhadap Veda.

Itulah yang membuat bursa Moto3 2027 mulai menarik untuk diikuti.

Jika benar Aspar sedang membuka pintu untuk Veda, foto di Aragon bisa menjadi salah satu potongan kecil dari cerita yang lebih besar.

Namun jika ternyata tidak ada agenda transfer, maka unggahan tersebut tidak lebih dari momen santai dua pembalap yang kebetulan bertemu.

Satu hal sudah pasti: nama Veda Pratama mulai semakin diperhitungkan dalam peta persaingan Moto3.

Dan untuk mengetahui apakah Aragon hanya menjadi tempat bertemunya dua pembalap atau justru awal dari babak baru karier Veda, publik masih harus menunggu pengumuman resmi.

Naskah ini sengaja menempatkan isu Aspar sebagai spekulasi, sementara informasi kontrak Rp28 miliar juga diberi atribusi agar tidak berubah menjadi klaim faktual tanpa konfirmasi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Maximo Quiles Veda Pratama Aspar Team Moto3 2027 Honda Team Asia