Podium Aragon Bikin Marco Morelli Menjauh dari Veda Ega Pratama

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:25 WIB
Hakim Danish (13), Marco Morelli (97), dan Veda Ega Pratama (9) di Jerez. (Instagram/hakimdanish_13)
Hakim Danish (13), Marco Morelli (97), dan Veda Ega Pratama (9) di Jerez. (Instagram/hakimdanish_13)

RADAR BANYUWANGI – Marco Morelli menemukan kembali momentumnya di Moto3 Aragon 2026. Pembalap Aspar Team itu merebut podium ketiga di MotorLand Aragon, Spanyol, sekaligus memperlebar jarak dari rivalnya, Veda Ega Pratama, dalam persaingan papan atas klasemen.

Morelli mengoleksi 131 poin dan semakin kokoh di lima besar klasemen sementara. Sebaliknya, Veda yang sebelumnya berada tepat di belakang pembalap Argentina tersebut harus pulang tanpa poin setelah hanya finis di posisi ke-20.

Hasil itu membuat Veda turun ke peringkat ketujuh dengan 97 poin.

Podium Keempat Morelli Musim Ini

Balapan Moto3 Aragon menjadi panggung kebangkitan Morelli setelah hasil mengecewakan pada seri sebelumnya di Silverstone, Inggris.

Memulai balapan dari posisi kedua, pembalap berusia 19 tahun tersebut tidak langsung melaju mulus. Morelli sempat terlempar dari kelompok tiga besar sebelum menemukan ritme terbaik untuk kembali merangsek ke depan.

Usahanya berbuah podium.

Morelli finis di posisi ketiga, di belakang dua pembalap yang tampil dominan, yakni rekan setimnya Maximo Quiles sebagai pemenang dan David Almansa di posisi kedua.

Bagi Morelli, hasil tersebut menjadi podium keempat sepanjang musim 2026. Sebelumnya, pembalap Argentina itu juga mencatat podium di Brasil, Spanyol, dan Belanda.

Tambahan poin dari seri ke-13 tersebut menjadi modal penting dalam perburuan posisi papan atas.

Veda Ega Pratama Gagal Tambah Poin

Di sisi lain, akhir pekan Moto3 Aragon berjalan jauh lebih sulit bagi Veda Ega Pratama.

Pembalap Honda Team Asia itu sebenarnya datang sebagai penghuni peringkat keenam dan menjadi salah satu rival terdekat Morelli.

Namun, peluang memangkas jarak justru sirna di Aragon.

Veda hanya mampu finis di posisi ke-20, atau naik dua tingkat dari posisi start. Tidak ada tambahan poin yang bisa dibawa pulang dari MotorLand Aragon.

Konsekuensinya cukup besar.

Veda kini berada di peringkat ketujuh dengan 97 poin, sementara Morelli sudah mengoleksi 131 angka. Artinya, terdapat jarak 34 poin di antara keduanya.

Situasi tersebut membuat persaingan dua pembalap muda itu kembali menarik untuk diperhatikan dalam seri-seri berikutnya.

Morelli Tebus Kegagalan di Silverstone

Podium Aragon memiliki arti khusus bagi Morelli.

Sebelum datang ke Spanyol, ia baru saja melewati akhir pekan yang berat di Silverstone. Pembalap Aspar Team tersebut gagal mencetak poin pada seri sebelumnya.

Morelli pun menyebut hasil di Aragon sebagai bentuk kebangkitan tim dan dirinya.

“Ini balapan yang sangat sulit. Tetapi saya senang dengan posisi ketiga ini karena saya baru saja mengalami akhir pekan yang sangat sulit di Silverstone,” kata Morelli, dilansir Speedweek.

Menurutnya, tim sempat merasa mengalami kemunduran setelah Silverstone. Namun, Aragon memberikan respons berbeda.

“Sepertinya kami mundur selangkah, tetapi di Aragon kami maju tiga langkah,” ujarnya.

Bagi Morelli, kebangkitan tersebut menjadi sinyal positif bahwa tim mampu segera melakukan evaluasi dan kembali kompetitif.

Sempat Buang Waktu karena Kesalahan

Meski naik podium, Morelli mengakui balapan di Aragon jauh dari kata sempurna.

Start dari baris depan tidak otomatis membuat jalannya balapan mudah. Ia sempat melakukan kesalahan yang membuat waktu terbuang dan memaksanya bekerja lebih keras untuk kembali ke rombongan terdepan.

Situasi tersebut bahkan membuatnya harus menggunakan ban lebih keras dari rencana awal.

“Saya melakukan kesalahan dan kehilangan waktu, yang memaksa saya untuk memacu ban lebih keras dari seharusnya agar bisa kembali ke kelompok terdepan,” kata Morelli.

Kecepatan balapan yang tinggi juga membuat setiap kesalahan kecil berpotensi berujung kehilangan posisi.

Namun, Morelli berhasil mengatasi situasi tersebut dan mengamankan podium.

Target Berikutnya: Kejar Quiles dan Almansa

Podium ketiga belum membuat Morelli puas.

Justru, hasil di Aragon memberinya gambaran lebih jelas mengenai pekerjaan yang masih harus dilakukan. Ia mengakui belum mampu menyamai kecepatan Maximo Quiles dan David Almansa.

Quiles kini memimpin klasemen dengan 256 poin, sedangkan Morelli masih tertinggal 125 angka dari rekan setimnya tersebut.

Jarak itu memang lebar. Namun, Morelli memilih menjadikan dua pembalap di depannya sebagai target pengembangan performa.

“Saya ingin berjuang untuk menang, tetapi pada akhirnya saya berada di batas kemampuan dan tidak bisa melakukannya,” ujarnya.

Morelli kemudian menegaskan ambisinya untuk memangkas jarak tersebut.

“Saya finis di belakang Quiles dan Almansa, dan itu akan menjadi tujuan saya mulai sekarang, mengoptimalkan detail dan memperkecil jarak dengan mereka,” imbuhnya.

Aragon akhirnya bukan sekadar podium bagi Morelli. Balapan tersebut menjadi titik balik setelah kegagalan di Silverstone sekaligus membuka babak baru dalam perburuan posisi papan atas Moto3 2026.

Sementara bagi Veda Ega Pratama, hasil tanpa poin membuat tugasnya semakin berat. Ia harus segera bangkit jika ingin kembali mendekati Morelli dan menjaga peluang bersaing di kelompok teratas klasemen. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Radar Jember
Moto3 2026 Aspar Team Moto3 Aragon Marco Morelli veda ega pratama