Mario Aji Start dari Posisi 26 Moto2 Aragon, Bisakah Bangkit dan Kejar Poin?

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:01 WIB
Alonso Lopez menjadi pembalap tercepat pada kualifikasi Moto2 GP Aragon dengan catatan waktu 1 menit 49,405 detik. (MotoGP)
Alonso Lopez menjadi pembalap tercepat pada kualifikasi Moto2 GP Aragon dengan catatan waktu 1 menit 49,405 detik. (MotoGP)

RADAR BANYUWANGI - Persaingan Moto2 di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada Sabtu (29/8), menghadirkan hasil kualifikasi yang kurang ideal bagi pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji.

Pembalap bernomor 64 itu harus memulai Grand Prix Aragon dari posisi ke-26 setelah mencatat waktu terbaik 1 menit 50,967 detik.

Sementara itu, pembalap tuan rumah Alonso Lopez tampil sebagai yang tercepat.

Mengendarai motor Kalex nomor 21, Lopez membukukan waktu 1 menit 49,405 detik untuk mengamankan pole position pada balapan utama.

Bagi pencinta balap di Banyuwangi dan daerah lain di Jawa Timur yang mengikuti kiprah pembalap Indonesia di ajang dunia, posisi start Mario tentu menjadi perhatian.

Memulai lomba dari barisan belakang membuat tugasnya lebih berat, tetapi hasil kualifikasi belum menentukan posisi akhir saat balapan berlangsung.

Mario Aji Tertinggal 1,562 Detik dari Pole

Catatan waktu Mario adalah 1,562 detik lebih lambat dibandingkan torehan Alonso Lopez.

Jarak tersebut menggambarkan tantangan yang harus dihadapi Mario ketika balapan dimulai.

Di sisi lain, persaingan di bagian depan berlangsung sangat ketat. Izan Guevara menempati posisi kedua dengan waktu 1 menit 49,584 detik, hanya terpaut 0,179 detik dari Lopez.

Daniel Holgado berada di posisi ketiga dengan catatan 1 menit 49,634 detik.

Dua posisi berikutnya ditempati Manuel Gonzalez dengan 1 menit 49,658 detik dan David Alonso dengan 1 menit 49,689 detik.

Dengan demikian, lima pembalap teratas pada kualifikasi seluruhnya mencatat waktu di bawah 1 menit 50 detik.

Tantangan Mario Dimulai dari Barisan Belakang

Posisi ke-26 membuat Mario harus menghadapi kepadatan persaingan sejak awal balapan.

Untuk memperbaiki posisi, ia perlu melewati sejumlah pembalap yang berada di depannya sekaligus menjaga ritme agar tidak kehilangan kontak dengan rombongan.

Situasi tersebut membuat lap-lap awal menjadi penting.

Setiap peluang untuk mendapatkan posisi harus dimanfaatkan dengan tetap menjaga konsistensi sepanjang lomba.

Bagi Mario, target berikutnya bukan sekadar posisi start.

Perhatian akan tertuju pada seberapa jauh ia mampu memangkas ketertinggalan dan bergerak menuju posisi yang lebih baik selama balapan.

Peluang mengejar poin pun belum tertutup.

Posisi kualifikasi hanya menentukan tempat pembalap memulai lomba, sedangkan hasil akhir ditentukan setelah seluruh lap diselesaikan.

Alonso Lopez Pimpin Barisan Depan

Alonso Lopez akan memiliki keuntungan berupa posisi start terdepan setelah menjadi pembalap tercepat dalam sesi kualifikasi.

Namun, selisih waktu yang rapat dengan para pesaing di belakangnya menunjukkan bahwa persaingan untuk posisi teratas masih terbuka.

Guevara, Holgado, Gonzalez, dan David Alonso berada dalam jarak waktu yang sangat tipis.

Kondisi tersebut berpotensi membuat perebutan posisi depan menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan dalam balapan utama.

Sementara itu, perhatian dari Indonesia akan mengarah kepada Mario Aji.

Setelah mengamankan posisi ke-26 dalam kualifikasi, pembalap asal Magetan tersebut memiliki pekerjaan lebih besar untuk memperbaiki posisinya di lintasan.

Perjuangan Mario di Aragon menjadi bagian lain dari perjalanan panjangnya di panggung balap dunia.

Hasil kualifikasi memang menempatkannya di posisi yang tidak mudah, tetapi kesempatan untuk bangkit masih tersedia hingga bendera finis dikibarkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : MotoGP
Mario Suryo Aji Moto2 GP Aragon Alonso Lopez Kualifikasi Moto2 Balap Motor Indonesia