MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika Didukung 130 Shuttle Bus Gratis dari Area Parkir

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 10:44 WIB
Shuttle bus gratis disiapkan untuk menghubungkan kantong parkir dengan Pertamina Mandalika International Circuit selama gelaran MotoGP Indonesia 2026. (Antara)
Shuttle bus gratis disiapkan untuk menghubungkan kantong parkir dengan Pertamina Mandalika International Circuit selama gelaran MotoGP Indonesia 2026. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) menyiapkan 130 unit shuttle bus gratis untuk mendukung kelancaran mobilisasi penonton MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Armada tersebut menjadi bagian dari strategi pengelolaan transportasi selama gelaran balap motor internasional berlangsung.

Sebanyak 130 shuttle bus akan beroperasi secara terus-menerus untuk menghubungkan kantong parkir utama, yakni Parkir Barat dan Parkir Timur, dengan gerbang sirkuit.

Skema ini diterapkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus mempermudah penonton menuju area utama penyelenggaraan MotoGP.

Manajemen ITDC menyampaikan informasi tersebut dalam pengarahan pers di Kuta, Lombok Tengah, NTB, pada Agustus 2026.

Penyediaan transportasi pengumpan dari area parkir dinilai penting untuk menjaga pergerakan penonton tetap tertib, terutama ketika arus kedatangan dan kepulangan berlangsung dalam jumlah besar.

“Penyediaan 130 unit shuttle bus ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung serta memastikan kelancaran alur lalu lintas di seluruh area Mandalika,” ujarnya.

Keberadaan shuttle bus gratis tidak hanya berkaitan dengan kemudahan akses menuju sirkuit.

Pengelolaan transportasi yang lebih teratur juga berperan dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi wisatawan dan penonton dari berbagai daerah.

Bagi Mandalika, kelancaran mobilisasi pengunjung turut memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai destinasi sport tourism bertaraf dunia.

Penyelenggaraan ajang internasional seperti MotoGP tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Operasional armada shuttle bus juga berpotensi menyerap tenaga kerja lokal.

Di sisi lain, meningkatnya jumlah pengunjung dapat memberikan dampak lanjutan terhadap pelaku UMKM, usaha penginapan, penjualan suvenir, hingga layanan transportasi lokal.

Pengalaman Mandalika tersebut menjadi gambaran bahwa sektor pariwisata berbasis olahraga membutuhkan dukungan transportasi yang terencana.

Bagi daerah lain, termasuk Banyuwangi yang memiliki potensi wisata dan agenda berskala nasional maupun internasional, pengelolaan mobilitas pengunjung dapat menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
MotoGP Indonesia 2026 shuttle bus gratis itdc Mandalika Sport Tourism