Brian Uriarte Terdepan, Veda Ega Pratama Diam-Diam Terus Mengancam

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Brian Uriarte juarai Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 di Misano.
Brian Uriarte guncang Moto3 2026, Veda Ega Pratama jadi rival terdekat.

RADAR BANYUWANGI – Brian Uriarte menjadi rookie paling mencolok di Moto3 2026 hingga 12 balapan, dengan tiga podium dan dua kemenangan yang membuatnya kokoh di puncak klasemen pendatang baru. Pembalap Red Bull KTM Ajo itu mengoleksi 127 poin dan unggul 30 angka atas Veda Ega Pratama dalam perburuan gelar rookie terbaik musim ini.

Performa tersebut membuat Uriarte bukan sekadar pendatang baru yang sedang belajar beradaptasi. Pembalap didikan Emilio Alzamora, mantan manajer Marc Marquez, itu justru sudah ikut mengusik persaingan papan atas Moto3 2026.

Dua kemenangan Uriarte diraih pada Moto3 Italia 2026 dan Moto3 Jerman 2026. Tambahan satu podium lainnya membuat konsistensinya sulit disaingi para rookie lain.

Dua Kemenangan Mengubah Peta Persaingan Rookie

Label rookie ternyata tidak menjadi penghalang bagi Uriarte untuk langsung tampil kompetitif.

Dalam 12 balapan yang telah dijalani, pembalap Spanyol tersebut mampu mengamankan tiga podium. Dua di antaranya bahkan berujung kemenangan.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Uriarte untuk menempati peringkat keempat klasemen sementara Moto3 2026 dengan 127 poin.

Posisi tersebut juga menunjukkan betapa cepatnya Uriarte beradaptasi dengan kerasnya persaingan kelas ringan MotoGP.

Meski demikian, Uriarte masih memiliki pekerjaan besar jika ingin mengejar gelar juara dunia Moto3 2026. Ia saat ini terpaut 104 poin dari pemuncak klasemen, Quiles, yang menjadi andalan Aspar Team.

Artinya, fokus Uriarte bukan hanya mempertahankan status sebagai rookie terbaik, tetapi juga menjaga peluang untuk ikut meramaikan perebutan gelar juara dunia.

Veda Ega Pratama Menjadi Ancaman Nyata

Di balik dominasi Uriarte di klasemen rookie, terdapat satu nama yang terus menempel: Veda Ega Pratama.

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut memang belum mampu mencatatkan kemenangan di Moto3 2026. Namun, konsistensinya membuat jarak dengan Uriarte belum terlalu lebar.

Veda telah mengoleksi dua podium, masing-masing ketika tampil pada GP Brasil dan GP Prancis.

Dua hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia itu mampu bersaing di level Moto3 meski berstatus rookie.

Hingga 12 balapan, Veda mengumpulkan 97 poin. Ia berada di peringkat keenam klasemen kejuaraan dan hanya tertinggal 30 poin dari Uriarte dalam klasemen khusus rookie.

Situasi tersebut membuat persaingan rookie Moto3 2026 masih terbuka.

Uriarte Unggul Pengalaman, Veda Punya Modal Konsistensi

Jika melihat hasil sejauh ini, Uriarte memiliki satu keunggulan yang paling mencolok: kemenangan.

Dua kemenangan yang diraih di Italia dan Jerman membuat perolehan poinnya melesat. Veda memang mampu dua kali naik podium, tetapi belum mendapatkan kemenangan yang bisa mengubah perhitungan klasemen secara signifikan.

Namun, selisih 30 poin di klasemen rookie belum bisa disebut sebagai jarak aman.

Dengan masih adanya rangkaian balapan Moto3 2026, Veda mempunyai kesempatan memangkas ketertinggalan tersebut. Setiap podium, bahkan finis di posisi tinggi secara konsisten, bisa membuat persaingan rookie kembali ketat.

Bagi Veda, tantangannya kini bukan sekadar mengejar kemenangan perdana. Pembalap Indonesia tersebut harus menjaga konsistensi sekaligus memanfaatkan setiap kesempatan ketika Uriarte kehilangan poin.

Persaingan Rookie Jadi Salah Satu Cerita Menarik Moto3 2026

Persaingan Uriarte dan Veda memberikan warna tersendiri pada Moto3 2026.

Uriarte sudah membuktikan dirinya mampu langsung memenangkan balapan. Sementara Veda menunjukkan bahwa pembalap Indonesia juga mampu berada di barisan depan dalam musim debutnya.

Keduanya datang dengan jalur yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama: menjadi rookie terbaik Moto3 2026.

Untuk sementara, Uriarte masih memegang kendali. Tiga podium dan dua kemenangan membawanya berada di posisi teratas klasemen rookie dengan 127 poin.

Sementara itu, Veda menjadi pengejar terdekat dengan 97 poin.

Dengan selisih 30 angka, pertarungan keduanya masih jauh dari kata selesai. Jika Veda mampu mengubah dua podium menjadi kemenangan, peta persaingan rookie Moto3 2026 bisa berubah drastis pada balapan-balapan berikutnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 2026 rookie Moto3 Red Bull KTM Veda Ega Brian Uriarte