RADAR BANYUWANGI — Veda Ega Pratama tak hanya mengandalkan mesin motor untuk menghadapi seri Aragon 2026. Pembalap muda Indonesia itu menjalani latihan fisik di Spanyol dengan bersepeda dari Barcelona menuju kawasan Montserrat bersama Mario Aji, Tayo Furusato, dan manajer tim Hiroshi Aoyama.
Aktivitas bertajuk “Le Tour de Honda” tersebut menjadi bagian dari persiapan kebugaran pembalap Honda menjelang seri Aragon yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026. Rute Barcelona-Montserrat dipilih dengan tantangan sejumlah tanjakan yang menguji daya tahan dan kemampuan mengatur tenaga.
Latihan itu dibagikan melalui akun Instagram resmi Idemitsu Honda Team. Dalam dokumentasi tersebut, Veda Ega terlihat mengikuti rombongan dengan mengenakan atribut sponsor Red Bull.
Bagi pembalap Moto3, latihan fisik seperti bersepeda bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran. Kondisi fisik yang prima dibutuhkan untuk menghadapi rangkaian akhir pekan balapan yang padat, mulai dari latihan bebas, kualifikasi hingga balapan.
Gowes Barcelona-Montserrat Jadi Ujian Fisik
Rombongan Honda menempuh perjalanan dengan sepeda dari Barcelona menuju kawasan Montserrat. Jalur menanjak menjadi salah satu tantangan utama dalam aktivitas tersebut.
Mario Aji bahkan terlihat menunjukkan ekspresi lelah setelah melewati rute. Tayo Furusato dan Hiroshi Aoyama juga ikut dalam perjalanan tersebut.
Bagi Veda Ega, latihan semacam ini menjadi bagian dari rutinitas menjaga kondisi tubuh sebelum kembali menjalani aktivitas di lintasan.
Bersepeda dapat memberikan beban fisik yang berbeda dibandingkan latihan di atas motor. Pembalap dituntut mempertahankan ritme, mengatur tenaga saat menanjak, sekaligus menjaga stamina agar tidak terkuras terlalu cepat.
Mengapa Latihan Fisik Penting bagi Pembalap Moto3?
Persaingan di kelas Moto3 tidak hanya ditentukan oleh kecepatan motor. Kemampuan pembalap mempertahankan konsentrasi dan kondisi fisik sepanjang sesi juga menjadi bagian penting.
Dalam satu akhir pekan, pembalap harus menjalani beberapa sesi dengan intensitas tinggi. Karena itu, latihan di luar lintasan digunakan untuk membangun daya tahan sekaligus menjaga kebugaran menjelang balapan.
Veda Ega pun masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan sebelum memasuki akhir pekan balapan Aragon.
Namun, latihan fisik bukan satu-satunya pekerjaan rumah. Setelan motor, strategi tim, pemilihan ritme, serta kemampuan membaca kondisi balapan juga akan menentukan performa Veda Ega di Sirkuit MotorLand Aragón.
Aragon Menanti Veda Ega
Seri Aragon 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 Agustus. Ajang tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Veda Ega untuk menunjukkan perkembangan di Moto3 musim ini.
Latihan bersama Mario Aji, Tayo Furusato, dan Hiroshi Aoyama di kawasan Montserrat menjadi salah satu kepingan persiapan menuju balapan.
Setelah gowes menaklukkan jalur menanjak di Spanyol, fokus Veda Ega kini beralih kembali ke pekerjaan utama: mempersiapkan motor, strategi, dan kondisi fisik sebelum menghadapi persaingan di lintasan Aragon.
Pada akhirnya, latihan di luar lintasan hanya menjadi modal awal. Jawaban sebenarnya akan terlihat ketika Veda Ega kembali menarik gas dan beradu cepat di Aragon. (*)
Editor : Ali Sodiqin