RADAR BANYUWANGI – Valentin Perrone akhirnya kembali naik podium setelah melewati periode yang menguji mentalnya. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu finis ketiga pada Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, sekaligus mengakhiri penantian podium yang cukup panjang.
Hasil tersebut terasa istimewa bagi Perrone. Selain menjadi podium keduanya musim ini, finis ketiga di seri ke-12 Moto3 2026 itu mengangkat posisi pembalap Argentina tersebut di klasemen sementara.
Perrone kini mengoleksi 95 poin dan naik satu tingkat ke posisi ketujuh.
Podium Silverstone juga menjadi jawaban atas tekanan yang sebelumnya dirasakan pembalap berusia muda tersebut. Perrone mengakui mentalitasnya sempat surut ketika hasil balapan belum sesuai harapan.
Podium Kedua Perrone Musim Ini
Sebelum kembali merasakan podium di Inggris, Perrone sebenarnya sudah membuka musim 2026 dengan hasil positif.
Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu finis ketiga pada seri pembuka Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand.
Namun, setelah itu Perrone harus melewati sejumlah balapan tanpa kembali naik podium.
Situasi tersebut membuat hasil di Silverstone menjadi sangat berarti. Lintasan sepanjang 5,9 kilometer itu menjadi panggung bagi Perrone untuk kembali menunjukkan konsistensinya.
Finis ketiga juga mempertegas kemampuan Perrone bersaing di barisan depan ketika mampu mengelola tekanan sepanjang balapan.
Naik ke Posisi Ketujuh, Dekati Veda Ega
Tambahan poin dari Silverstone membuat posisi Perrone di klasemen Moto3 2026 ikut berubah.
Ia kini berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 95 poin. Posisi tersebut membuka peluang bagi Perrone untuk kembali naik dalam klasemen pada seri berikutnya.
Menariknya, jarak Perrone dengan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama sangat tipis.
Veda yang membela Honda Team Asia masih berada di posisi keenam dengan keunggulan hanya dua poin.
Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut mengoleksi 97 poin setelah menyelesaikan GP Inggris di posisi kesembilan.
Dengan demikian, seri Moto3 Aragon 2026 bakal menjadi kesempatan penting bagi Perrone untuk memangkas jarak sekaligus menggeser Veda dari posisi keenam.
Mental Sempat Surut, Kini Kembali Percaya Diri
Bagi Perrone, podium Silverstone bukan sekadar tambahan angka di klasemen.
Hasil tersebut juga menjadi bukti bahwa dirinya mampu bangkit setelah melewati periode sulit. Tekanan dari para rival membuat pembalap Argentina itu harus kembali menemukan kepercayaan diri dan menjaga fokus di lintasan.
Perjuangan tersebut akhirnya terbayar dengan podium ketiga.
Perrone pun memiliki momentum untuk melanjutkan tren positif pada seri berikutnya. Dengan hanya terpaut dua poin dari Veda, persaingan keduanya dipastikan semakin menarik.
Jika mampu kembali tampil konsisten di Aragon, Perrone berpeluang mengamankan posisi keenam sekaligus memperbesar tekanan terhadap pembalap-pembalap di atasnya.
Podium Silverstone akhirnya bukan hanya tentang finis ketiga. Bagi Perrone, hasil itu menjadi tanda bahwa mental yang sempat surut mulai kembali dan persaingan menuju papan atas Moto3 masih terbuka lebar. (*)
Editor : Ali Sodiqin