Veda Ega Pratama Berpeluang Podium di Moto3 Aragon 2026, Ini Dua Modal Besarnya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Veda Ega dan manajer Tim Honda Team Asia Hiroshi Aoyama. (Honda Team Asia)
Veda Ega dan manajer Tim Honda Team Asia Hiroshi Aoyama. (Honda Team Asia)

RADAR BANYUWANGI — Veda Ega Pratama belum selesai membuat kejutan di musim debutnya. Setelah menunjukkan kecepatan menjanjikan di Moto3 Inggris 2026, pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu kini punya peluang kembali membidik posisi terdepan saat Moto3 Aragon 2026 digelar di Sirkuit Aragon, Spanyol, 28–30 Agustus 2026.

Bukan tanpa alasan peluang podium tersebut terbuka.

Veda datang ke Aragon dengan dua modal penting: pengalaman panjang di sirkuit tersebut dan konsistensi sepanjang musim Moto3 2026.

Kombinasi keduanya membuat pembalap kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut layak diperhitungkan dalam persaingan barisan depan.

1. Veda Sudah Hafal Karakter Sirkuit Aragon

Pengalaman menjadi salah satu keuntungan terbesar Veda.

Ia bukan pendatang baru di Sirkuit Aragon. Sejak 2024, Veda sudah beberapa kali menggeber motor di lintasan yang menjadi salah satu sirkuit penting dalam kalender balap Spanyol tersebut.

Pada Red Bull Rookies Cup 2024, Veda finis di posisi ketujuh pada race pertama dan posisi ke-11 pada race kedua.

Setahun berselang, performanya meningkat.

Dalam Red Bull Rookies Cup 2025, Veda mampu finis di posisi keempat pada race pertama maupun race kedua.

Catatan positif itu berlanjut ketika Veda tampil di Moto3 Junior 2025. Dalam dua balapan, ia masing-masing finis di posisi keenam dan kedelapan.

Artinya, Veda memiliki pengalaman sekaligus rekam jejak yang cukup solid di Aragon.

Dalam tiga musim kompetisi tersebut, ia relatif mampu menjaga posisinya di kelompok depan.

2. Konsistensi Veda Jadi Modal Berharga

Pengalaman di Aragon bukan satu-satunya alasan Veda layak diperhitungkan.

Performa sepanjang Moto3 2026 juga menunjukkan konsistensi yang cukup impresif.

Berstatus rookie, Veda kini menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 97 poin.

Pencapaian tersebut tergolong istimewa untuk pembalap yang baru menjalani musim perdananya di kelas Moto3.

Di antara para rookie, Veda hanya berada di belakang Brian Uriarte yang menempati peringkat keempat dengan 127 poin.

Konsistensi Veda bahkan terlihat pada seri terbaru di Inggris.

Start Jauh di Belakang, Veda Tetap Finis 9

Pada Moto3 Inggris 2026, Veda harus memulai balapan dari posisi belakang.

Ia start dari posisi ke-16, tetapi mampu memperbaiki posisinya secara signifikan dan menyelesaikan balapan di urutan kesembilan.

Hasil tersebut memberinya tambahan tujuh poin.

Yang menarik bukan sekadar posisi finis. Veda sempat menunjukkan pace kompetitif dan masuk dalam persaingan kelompok depan sebelum sejumlah insiden membuat rombongan terpecah.

Situasi tersebut menunjukkan satu hal: Veda memiliki kecepatan untuk melakukan recovery ketika posisi start tidak ideal.

Jika mampu memperbaiki hasil kualifikasi di Aragon, peluangnya untuk bertarung memperebutkan podium tentu semakin besar.

Aragon Bisa Jadi Panggung Veda Berikutnya

Moto3 Aragon 2026 akan berlangsung pada 28 hingga 30 Agustus 2026 di Sirkuit Aragon, Spanyol.

Bagi Veda, seri ini menjadi kesempatan untuk menerjemahkan pengalaman masa lalu menjadi hasil yang lebih besar.

Ia sudah mengetahui karakter lintasan. Ia juga memiliki pengalaman balapan di sana dengan hasil yang relatif konsisten.

Di sisi lain, performanya sepanjang Moto3 2026 menunjukkan bahwa Veda bukan sekadar rookie yang sedang mencari pengalaman.

Ia sudah mampu mengumpulkan 97 poin dan bertahan di posisi keenam klasemen.

Tantangan berikutnya adalah meningkatkan posisi start dan menjaga konsistensi sejak awal balapan.

Sebab, di Moto3, persaingan antarpembalap berlangsung sangat rapat. Selisih waktu tipis bisa membuat seorang pembalap bergerak beberapa posisi hanya dalam satu rangkaian lap.

Dengan modal pengalaman Aragon dan performa yang terus berkembang, podium Moto3 Aragon 2026 bukan target yang mustahil bagi Veda Ega Pratama.

Dua pekan lagi, Sirkuit Aragon akan menjadi tempat pembuktian apakah rookie Indonesia itu mampu mengubah modal pengalaman dan konsistensi menjadi podium pertamanya di Moto3. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 2026 Moto3 Aragon Sirkuit Aragon podium Moto3 veda ega pratama