RADAR BANYUWANGI – Langkah Marco Morelli di papan atas klasemen Moto3 2026 mulai mendapat tekanan. Andalan Aspar Team itu gagal meraih poin di Moto3 Inggris 2026, setelah hanya finis di posisi ke-16 pada balapan di Sirkuit Silverstone, akhir pekan lalu.
Hasil tersebut terasa semakin pahit karena Morelli menjadi satu-satunya wakil Aspar Team yang turun balapan. Rekan setimnya, Maximo Quiles, harus absen setelah mengalami cedera patah tulang selangka akibat kecelakaan saat sesi kualifikasi.
Start dari posisi ke-13, Morelli sebenarnya memiliki modal cukup untuk memburu zona poin. Namun, performanya justru merosot sepanjang balapan hingga akhirnya melewati garis finis di posisi ke-16.
Artinya, pembalap asal Argentina tersebut harus pulang dari seri ke-12 Moto3 2026 tanpa tambahan poin.
Morelli Kecewa, Aspar Team Kehilangan Poin Penting
Kegagalan tersebut menjadi pukulan bagi Morelli dan Aspar Team. Apalagi, seri Moto3 Inggris menandai dimulainya paruh kedua musim 2026.
Morelli sebelumnya menjadi salah satu pembalap yang konsisten berada di papan atas. Namun, hasil di Silverstone membuatnya harus membayar mahal karena tidak mampu mempertahankan posisi dalam persaingan klasemen.
Dengan tidak mendapatkan poin, Morelli kini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 115 poin.
Posisinya pun mulai terancam pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.
Veda Ega Pratama Mulai Mendekat
Veda menjadi salah satu pembalap yang mampu memanfaatkan situasi di Silverstone.
Pembalap Indonesia tersebut berhasil finis di posisi ke-9 sehingga membawa pulang tambahan poin penting.
Hasil itu membuat persaingan papan atas Moto3 2026 semakin menarik. Morelli yang sebelumnya berada di posisi lebih aman kini harus mulai memperhatikan pergerakan pembalap di belakangnya.
Dengan paruh kedua musim baru dimulai, setiap poin akan sangat menentukan posisi akhir klasemen.
Morelli tentu tidak ingin kembali kehilangan poin pada seri berikutnya. Apalagi, jarak antarpembalap di papan atas dapat berubah drastis hanya dalam satu balapan.
Quiles Absen, Beban Morelli Makin Berat
Situasi Aspar Team di Silverstone juga tidak ideal karena Quiles tidak dapat tampil.
Murid Marc Marquez tersebut mengalami patah tulang selangka setelah mengalami crash ketika menjalani sesi kualifikasi Moto3 Inggris 2026.
Absennya Quiles membuat Morelli menjadi satu-satunya tumpuan Aspar Team dalam balapan utama.
Namun, tekanan tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi hasil positif. Morelli justru kehilangan posisi secara perlahan dan akhirnya finis di luar zona poin.
Kondisi ini membuat pekerjaan Aspar Team menuju seri berikutnya menjadi semakin berat.
MotorLand Aragon Jadi Kesempatan Bangkit
Setelah Silverstone, Morelli tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi hasil buruk tersebut.
Seri berikutnya akan berlangsung di MotorLand Aragon, Spanyol. Sirkuit tersebut menjadi kesempatan bagi Morelli untuk mengembalikan momentum sekaligus menjaga posisinya di papan atas klasemen.
Kerja keras menjadi kebutuhan mutlak. Morelli harus menemukan kembali kecepatan yang hilang sekaligus mengantisipasi ancaman para pembalap di belakangnya.
Sebab, persaingan belum selesai.
Dengan 115 poin, Morelli masih berada di peringkat kelima. Namun, tekanan dari pembalap lain, termasuk Veda Ega Pratama, membuat setiap kesalahan berikutnya bisa berdampak besar terhadap posisinya.
Bagi Morelli, Moto3 Aragon bukan sekadar balapan berikutnya. Seri tersebut bisa menjadi titik penting untuk menentukan apakah ia mampu kembali ke jalur persaingan papan atas atau justru semakin terlempar dari perebutan posisi elite. (*)
Editor : Ali Sodiqin