Raul Fernandez Perpanjang Rekor Unik MotoGP di Silverstone

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:45 WIB
Raul Fernandez merayakan kemenangan Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Hasil tersebut menjadikannya pemenang ke-12 yang berbeda dalam 12 balapan terakhir di lintasan legendaris Britania Raya. (MotoGP)
Raul Fernandez merayakan kemenangan Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Hasil tersebut menjadikannya pemenang ke-12 yang berbeda dalam 12 balapan terakhir di lintasan legendaris Britania Raya. (MotoGP)

RADAR BANYUWANGI - Silverstone kembali menunjukkan karakter sebagai salah satu lintasan paling sulit ditebak di MotoGP. Dalam 12 gelaran Grand Prix terakhir di sirkuit legendaris Inggris tersebut, tak satu pun pembalap mampu mempertahankan status juara pada edisi berikutnya.

Rekor itu kini genap menjadi 12 pemenang berbeda setelah Raul Fernandez tampil sebagai pembalap tercepat pada Grand Prix Inggris 2026. Rider Trackhouse Racing tersebut menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar panjang pemenang unik di Silverstone.

Catatan tersebut dipublikasikan MotoGP.com pada 11 Agustus 2026, setelah balapan utama Grand Prix Inggris berlangsung di Sirkuit Silverstone.

MotoGP menyebut Silverstone sebagai lintasan yang terus menghadirkan kejutan. Dalam ulasannya, situs resmi kejuaraan dunia itu menyoroti keberhasilan Fernandez sebagai babak terbaru dari tradisi 12 pemenang berbeda dalam 12 balapan terakhir.

Rangkaian tersebut bermula dari Jorge Lorenzo pada 2013. Ia memenangi duel sengit melawan Marc Marquez yang berlangsung hingga lap terakhir.

Semusim berikutnya, giliran Marquez yang keluar sebagai pemenang. Dominasi sang juara dunia di awal musim berlanjut dengan keberhasilan menaklukkan Lorenzo di Silverstone.

Pada 2015, Valentino Rossi menjadi pemenang. Balapan yang berlangsung dalam kondisi basah menjadi salah satu penampilan penting Rossi di lintasan tersebut.

Musim 2016 menghadirkan nama baru. Maverick Viñales meraih kemenangan perdana dalam kariernya di MotoGP sekaligus mengantarkan Suzuki kembali ke podium utama.

Setahun kemudian, Andrea Dovizioso meneruskan tren tersebut. Ia menang tipis atas Viñales dan Rossi setelah persaingan ketat pada lap-lap akhir.

Silverstone kembali membuat kejutan pada 2019. Alex Rins menaklukkan Marc Marquez dengan margin hanya 0,013 detik di garis finis. Kemenangan dramatis itu menjadi salah satu finis paling ketat dalam sejarah balapan di sirkuit tersebut.

Pada 2021, Fabio Quartararo menjadi pemenang berikutnya. Ia tampil dominan dan mampu meninggalkan para pesaingnya dengan jarak lebih dari dua detik.

Francesco Bagnaia kemudian mengambil alih pada 2022. Kemenangan tersebut menjadi bagian penting dalam perjuangan Ducati mengejar gelar juara dunia.

Musim 2023 kembali melahirkan pemenang berbeda. Aleix Espargaro memastikan kemenangan setelah terlibat aksi salip dramatis bersama Aprilia pada lap pamungkas.

Setahun setelahnya, Enea Bastianini tampil perkasa dan mengamankan kemenangan di Silverstone. Rekor tersebut kemudian diteruskan Marco Bezzecchi pada 2025 saat mempersembahkan kemenangan bagi Aprilia.

Kini, Raul Fernandez melengkapi rangkaian 12 pemenang berbeda. Keberhasilannya menegaskan kembali reputasi Silverstone sebagai sirkuit yang sulit diprediksi dan terbuka terhadap kejutan.

Fenomena tersebut juga memperlihatkan betapa kompetitifnya persaingan MotoGP di Silverstone. Nama-nama besar seperti Lorenzo, Marquez, Rossi hingga Bagnaia pernah berjaya, tetapi tak ada yang mampu mengulang kemenangan pada gelaran berikutnya dalam rangkaian rekor tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Grand Prix Inggris MotoGP 2026 raul fernandez motogp silverstone