Guenther Steiner Buka Pintu Comeback ke Formula 1, Meski Kini Sibuk Memimpin Proyek di MotoGP

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB
Guenther Steiner masih membuka peluang kembali ke Formula 1 meski kini menjalani tantangan baru di MotoGP. Pengalaman panjangnya bersama Haas membuat namanya tetap diperhitungkan di paddock. (F1)
Guenther Steiner masih membuka peluang kembali ke Formula 1 meski kini menjalani tantangan baru di MotoGP. Pengalaman panjangnya bersama Haas membuat namanya tetap diperhitungkan di paddock. (F1)

RADAR BANYUWANGI - Nama Guenther Steiner kembali menjadi sorotan di tengah aktivitasnya yang kini bergeser ke arena MotoGP. Mantan prinsipal tim Haas Formula 1 tersebut mengaku masih membuka peluang untuk kembali ke panggung balap mobil paling bergengsi di dunia.

Steiner memang telah memasuki fase baru dalam kariernya dengan mengambil peran di lingkungan MotoGP. Tantangan di ajang balap motor tersebut kini menjadi fokus utamanya. Namun, perubahan lintasan karier itu ternyata tidak membuat hubungan Steiner dengan Formula 1 benar-benar berakhir.

Dalam wawancara terkait perjalanan kariernya di dunia motorsport, Steiner menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menutup pintu untuk kembali ke F1. Ia masih bersedia mempertimbangkan peluang apabila muncul proyek yang dinilai tepat serta memiliki prospek yang masuk akal.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Formula 1 masih memiliki tempat penting dalam perjalanan profesional Steiner. Selama bertahun-tahun, pria yang dikenal dengan gaya bicara lugas tersebut menjadi salah satu figur yang cukup menonjol di paddock F1.

Steiner sebelumnya dikenal luas karena kiprahnya sebagai prinsipal Haas. Karakternya yang tegas dan ceplas-ceplos turut membuat sosoknya populer, bukan hanya di kalangan penggemar balap, tetapi juga di mata publik yang mengikuti perkembangan motorsport melalui berbagai platform.

Kini, tantangan baru menantinya di MotoGP. Peralihan dari manajemen tim Formula 1 ke dunia balap motor menjadi salah satu langkah menarik dalam karier Steiner. Pengalaman panjangnya dalam mengelola dinamika tim di level elit menjadi modal penting ketika harus menghadapi karakter kompetisi yang berbeda.

Meski begitu, Steiner tampaknya belum ingin menghapus kemungkinan kembali ke F1. Ia menyadari dunia balap Formula 1 telah menjadi bagian besar dalam kehidupannya selama bertahun-tahun.

Sikap tersebut membuat peluang comeback tetap terbuka, meski belum ada indikasi konkret mengenai tim atau proyek tertentu yang akan membawanya kembali ke grid Formula 1.

Editor : Lugas Rumpakaadi
formula 1 haas motogp f1 guenther steiner