RADAR BANYUWANGI - Veda Ega Pratama menunjukkan daya juang tinggi pada Moto3 Inggris 2026.
Memulai balapan dari posisi ke-16, pembalap Honda Team Asia itu mampu memperbaiki posisi hingga finis kesembilan di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8).
Veda memang belum mampu mengakhiri balapan dengan podium. Namun, hasil tersebut tetap bernilai penting.
Finis kesembilan memberinya tambahan tujuh poin sekaligus menjaga posisinya di peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 97 poin.
Hasil di Silverstone juga menunjukkan bagaimana Veda mampu keluar dari situasi sulit.
Sebab, posisi start yang didapatnya jauh dari gambaran performa pada sesi latihan.
Pada sesi Practice, Veda tampil kompetitif dengan menempati posisi ketiga.
Catatan tersebut membuatnya langsung lolos ke Q2. Bahkan, pembalap muda Indonesia itu sempat memimpin pada menit-menit awal sesi kualifikasi kedua.
Namun, persaingan ketat pada menit-menit akhir membuat catatan waktunya tergeser. Veda akhirnya harus mengawali balapan dari posisi ke-16.
Situasi tersebut tidak membuat Veda kehilangan momentum. Begitu balapan dimulai, ia melakukan start dengan baik dan langsung memperbaiki posisi hingga berada di urutan ke-11 pada lap pertama.
Artinya, Veda sudah memangkas lima posisi hanya dalam satu putaran.
Balapan Moto3 Inggris kemudian berlangsung penuh tekanan. Sejumlah pembalap mengalami kecelakaan, termasuk Scott Ogden, Adrian Cruces, Brian Uriarte, dan Hakim Danish yang merupakan salah satu pesaing Veda dalam persaingan rookie.
Dalam kondisi tersebut, Veda memilih tidak mengambil risiko secara berlebihan.
Ia mampu menjaga konsentrasi ketika balapan memasuki area yang dipengaruhi bendera kuning.
Ketika rombongan pembalap terdepan mulai terpecah menjadi dua grup, Veda berada di posisi terdepan pada grup kedua.
Posisi tersebut kemudian memberinya peluang untuk mengejar finis yang lebih baik.
Momentum penting datang pada putaran terakhir. Kecelakaan Brian Uriarte membuka ruang bagi Veda untuk merangsek ke barisan depan grupnya.
Veda akhirnya melintasi garis finis di posisi kesembilan. Ia terpaut 12,276 detik dari David Almansa yang keluar sebagai pemenang Moto3 Inggris.
Almansa sendiri mengamankan kemenangan setelah melewati persaingan ketat dengan Álvaro Carpe dan Valentín Perrone.
Bagi Veda, tujuh poin dari Silverstone menjadi tambahan penting dalam perjalanan musim 2026.
Total koleksinya kini mencapai 97 poin dan menempatkannya di posisi keenam klasemen sementara.
Veda juga masih berada di depan Valentín Perrone yang mengoleksi 95 poin.
Sementara itu, Hakim Danish berada di posisi kedelapan dengan 86 poin.
Kegagalan Hakim menyelesaikan balapan di Silverstone turut memberi keuntungan bagi Veda dalam persaingan Rookie of the Year.
Finis P9 dengan demikian bukan sekadar tambahan poin. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Veda mengubah posisi start yang kurang menguntungkan menjadi hasil yang tetap kompetitif.
Tantangan berikutnya adalah meningkatkan performa pada sesi kualifikasi.
Dengan start dari posisi yang lebih baik, Veda berpeluang mengurangi pekerjaan berat sepanjang balapan dan memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing langsung di kelompok depan.
Silverstone belum memberikan podium bagi Veda Ega Pratama. Namun, tujuh poin yang dibawanya pulang menjaga posisinya di papan atas klasemen dan mempertahankan peluang dalam persaingan Rookie of the Year.
Editor : Lugas Rumpakaadi