Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Tembus 42 Persen, ITDC Optimistis Target Penonton Tercapai

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:12 WIB
Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai 42 persen pada awal Agustus. (Kemenpora)
Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai 42 persen pada awal Agustus. (Kemenpora)

RADAR BANYUWANGI - Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan secara langsung ajang balap motor dunia MotoGP Indonesia 2026 terus meningkat.

Hingga awal Agustus 2026, penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, telah mencapai 42 persen dari total kapasitas yang disediakan penyelenggara.

Capaian tersebut menjadi indikator tingginya minat penonton terhadap seri MotoGP Mandalika tahun ini.

Seiring meningkatnya pemesanan tiket, penyelenggara terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan infrastruktur sirkuit hingga strategi pemasaran guna menyambut ribuan penggemar balap dari dalam maupun luar negeri.

Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ari Respati, mengatakan tren penjualan tiket menunjukkan perkembangan yang positif.

Menurutnya, pemesanan terus bertambah, terutama pada kategori tribune utama dan VIP, sehingga pihaknya optimistis target jumlah penonton dapat tercapai menjelang hari pelaksanaan balapan.

"Saat ini penjualan tiket MotoGP Indonesia 2026 sudah mencapai 42 persen dari total target yang kita tetapkan. Tren pemesanan terus meningkat signifikan, terutama untuk kategori penonton tribune utama dan VIP," ujar Ari Respati dalam konferensi pers kesiapan MotoGP Mandalika di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (6/8).

Tren tersebut menunjukkan bahwa MotoGP Indonesia masih menjadi salah satu agenda olahraga internasional yang memiliki daya tarik besar bagi masyarakat.

Selain penggemar otomotif dari berbagai daerah di Indonesia, ajang ini juga diperkirakan kembali menarik kedatangan wisatawan mancanegara ke kawasan Mandalika.

Seiring meningkatnya minat masyarakat, ITDC mengimbau calon penonton untuk membeli tiket melalui kanal resmi yang telah disediakan penyelenggara.

Langkah tersebut penting untuk menghindari praktik penipuan maupun risiko kehabisan tiket mendekati hari pelaksanaan.

"Kami mengimbau kepada para penggemar otomotif yang ingin menyaksikan langsung aksi para pebalap dunia agar segera melakukan pembelian melalui kanal-kanal resmi yang telah kami sediakan untuk menghindari penipuan atau kehabisan tiket," lanjut Ari Respati.

Penyelenggara meyakini tren pemesanan akan terus meningkat dalam beberapa pekan mendatang seiring semakin dekatnya pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.

Selain menjadi tontonan olahraga kelas dunia, MotoGP Mandalika juga memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) yang signifikan bagi masyarakat.

Pengalaman penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan kehadiran ribuan penonton mampu meningkatkan tingkat hunian hotel dan penginapan di kawasan Lombok serta mendorong tingginya permintaan jasa transportasi.

Di sisi lain, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, kerajinan, dan suvenir, turut merasakan peningkatan omzet selama penyelenggaraan balapan.

Aktivitas ekonomi yang meningkat tersebut ikut mendukung pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja musiman.

Tidak hanya berdampak pada perekonomian daerah, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia juga memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.

Ajang balap motor dunia ini menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan potensi wisata Nusa Tenggara Barat kepada masyarakat internasional.

Editor : Lugas Rumpakaadi
MotoGP Mandalika 2026