RADAR BANYUWANGI - Pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta, memastikan tekadnya tidak berubah meski masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan performa KTM RC16 di ajang MotoGP. Rider Red Bull KTM Factory Racing itu menegaskan tetap memburu kemenangan perdananya di kelas utama dan percaya kerja keras tim akan segera membuahkan hasil.
Optimisme tersebut menjadi sinyal bahwa KTM belum menyerah bersaing dengan para pabrikan papan atas. Di tengah upaya pengembangan motor yang terus dilakukan sepanjang musim, Acosta yakin peningkatan performa akan membuka peluang meraih podium tertinggi pada putaran-putaran berikutnya.
Pernyataan itu disampaikan Acosta saat berada di paddock Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Kamis (15/8/2024). Menurutnya, perjalanan menuju kemenangan memang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Namun, target yang dipasang sejak awal musim tetap sama.
"Saya tidak pernah menyerah. Memang benar ada beberapa momen di mana situasinya lebih sulit dari yang kita bayangkan, tetapi target utama saya tetap sama, yaitu meraih kemenangan pertama bersama KTM di MotoGP," ujar Acosta.
Sejak promosi ke MotoGP, Acosta langsung menjadi salah satu pembalap yang paling mencuri perhatian. Gaya balap agresif, keberanian saat duel di lintasan, serta kemampuannya beradaptasi dengan motor MotoGP membuat namanya beberapa kali bersaing di barisan depan.
Sejumlah podium yang berhasil diraih pada Sprint Race maupun balapan utama menjadi bukti bahwa pembalap Spanyol tersebut memiliki potensi besar untuk bersaing memperebutkan kemenangan. Konsistensi performanya juga memperlihatkan kematangan yang jarang dimiliki pembalap debutan.
Bagi Acosta, hasil maksimal hanya bisa diraih melalui kerja sama antara pembalap dan seluruh kru di pabrikan KTM.
"Tim terus bekerja keras tanpa henti di pabrik untuk membawa peningkatan, dan tugas saya di lintasan adalah memberikan seratus persen kemampuan. Kemenangan itu akan tiba di saat yang tepat," katanya.
Musim ini KTM masih berupaya menyempurnakan paket RC16 agar mampu tampil kompetitif di berbagai karakter sirkuit. Beberapa lintasan masih menjadi tantangan karena karakter motor belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan balapan.
Meski demikian, proses evaluasi dan pengembangan tidak pernah berhenti. KTM terus menghadirkan pembaruan teknis sebagai bagian dari upaya memangkas jarak dengan para rival yang selama ini tampil konsisten di papan atas MotoGP.
Perkembangan tersebut menjadi alasan Acosta tetap optimistis. Ia meyakini setiap peningkatan yang diberikan tim akan berdampak positif terhadap performanya di lintasan.
Editor : Lugas Rumpakaadi